Fobia dan sentimen rasisme merupakan stereotif berpikir yg sempit dalam cara memandang berkheidupan dan berkomunitas di muka bumi ini ...
Seyogyanyalah para pemimpin kelompok2 komunitas di dunia itu tdk menggiring anak didik, pengikut dllnya dalam scheme paradigma terkotak2 tsb Manusia diciptakan di dunia bermacam bentuk, rupa, etnis, kelompok, bahasa dsb .... Dan sudah mjd kenyataannya spt itu yg digariskan sang pencipta di atas muka bumi ini ... Dan mereka tdk bisa membantah ada nya perbedaan2 tsb ... Karena perbedaan yg ada dan yg diciptakan itu mengharuskan mereka utk saling memahami dan saling mengenal satu sama lain, bahwa anda atau siapa pun Anda blom lah menjadi jaminan terbaik sbg manusia baik2, karena anda barulah dikenal dimuka bumi, belomlah dapat diakui sbg manusia by all ppl or by God in the world as best ppl org good ppl ... Kira2 segitu aja dulu ... Regards, Nofrizal --- In [email protected], Sie Kanchil <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > kita tau sejarah eropa memang berdarah, dulu ada kolonialisme, perang-perang dunia. tapi sekarang rupanya lain. ada kan yang namanya sebab akibat? beberapa taun yang lalu dikabarkan ada sutradara filem di belgi, kalau engga salah, ditaman tengah kota dipotong lehernya oleh pendatang maroko soal filemnya tentang sunat perempuan. jadi eropa pada miris kan? Kalau ada sutradara kita yang kondang disembelih pendatang dari luar negeri ya kita kan akan ngeri juga, lalu mikir-mikir tentang para pendatang, ya engga pak wido? sk > > > Wido Q Supraha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Eropa Dicekam "Penyakit" Phobia dan Rasisme > > Sabtu, 26 Mei 07 15:11 WIB > > Rasisme, rasa takut terhadap orang asing dan sikap tidak toleran ternyata sedang menghinggapi masyarakat Eropa, dan kadarnya terus meningkat. Komisi hak asasi manusia Uni Eropa dalam laporan terbarunya, bahkan menyebut kondisinya sekarang sudah sangat komplek dan mengkhawatirkan. > > Laporan Council of Europe's Commision against Racism and intolerance (ECRI) yang dirilis Jumat (25/5) itu menyatakan berbagai bentuk rasisme dan sikap tidak toleran masyarakat Eropa terlihat hampir di semua negara anggota pan Eropa yang berjumlah 46 negara. Salah satu manifestasi dari sikap tidak toleran adalah pernyataan-pernyataan banyak politisi di Eropa yang mengandung prasangka buruk dan menunjukkan ketidaksukaan pada orang-orang yang berasal dari luar Eropa. > > "Kita menutup akses orang luar yang bukan dari komunitas kita, ini merupakan perkembangan yang sangat menyedihkan. Eropa dibangun dengan nilai-nilai seperti toleransi dan pendekatan secara kemanusiaan. Tapi kelihatannya, tiba-tiba saja, yang paling penting sekarang adalah keamanan, dan hal lain dikorbankan, ' papar Presiden ECRI Eva Smith-Asmussen dalam keterangannya pada para wartawan. > > Menurut laporan ECRI, hampir setiap hari terjadi kasus diskriminasi di banyak negara-negara Eropa. "Banyak orang yang menderita akibat diskriminasi di bidang-bidang penting seperti pendidikan, perumahan, kesehatan dan lapangan kerja, " kata Eva. > > ECRI mengungkapkan, diskriminasi kini menjadi masalah serius di Eropa. Kelompok yang kerap mengalami diskriminasi adalah kalangan Yahudi, warga kulit hitam dan tentu saja warga Muslim. > > "ECRI prihatin dengan makin meningkatnya tindakan buruk terhadap warga Muslim atau mereka yang diyakini sebagai Muslim, " tulis ECRI dalam laporannya. > > Presiden ECRI menyatakan, di beberapa negara Eropa, aparat kepolisian membuat semcam pos pemeriksaan dan warga Muslim menjadi target utama dibandingkan warga masyarakat lainnya. ECRI juga menyebutkan bahwa perang melawan terorisme telah memicu munculnya produk undang-undang yang isinya diskriminatif di banyak negara Eropa. > > ECRI menuding para politisi di Eropa telah berperan besar memicu rasisme dan sikap intoleran Eropa terhadap warga asing. "Banyak politisi yang beranggapan bahwa inilah yang ingin didengar publik, " kata Eva Smith-Asmussen. > > "Nada perdebatan politik bukan hanya makin membuat situasi makin tegang, tapi juga bertendensi menimbulkan stigmatisasi terhadap kelompok-kelompok masyarakat secara keseluruhan, " sambung Eva. Dan hal itulah yang menurut Eva menumbuhkan bibit-bibit atas sikap dan tindakan dikriminasi ras terhadap sebagian populasi di Eropa. (ln/iol) > > Source : http://www.eramuslim.com/berita/int/7526151048-eropa-dicekam-penyakit-phobia-dan-rasisme.htm > > > > > > > > --------------------------------- > Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Tryit now. >
