Katanya peraturan mengenai hal ini sudah ada. Sama ketika kasus kematian Alda Risma yang semua infotainment menayangkan mayat Alda tanpa adanya sensor.
Kalo inget kasus Abepura memang bener banget tuh Mas Ludi, NGEEERIIIIIII banget !!!!!!!! Bayangin aja kepala seorang polisi yang sudah tersudut dan meminta ampun dan TIDAK PUNYA SALAH (karena tidak ada hubungan dia/polisi dengan kasus) harus disiksa secara brutal dan pada puncaknya kepalanya yang sudah penuh dengan darah itu di pukul sama batu gede.... Dan Metro TV pertama kali menayangkan itu pada pagi hari sekitar jam 5.00 (kalo gak salah... karena kebetulan saya bangun pagi pada saat itu...) Jadi inget juga kasus Madura dan Dayak di Kalimantan yang terlibat pertikaian. Banyak photo-photo dan rekaman video ketika beberapa orang Madura di bunuh dengan cara yang mengenaskan, kepala dijinjing, dll.... Tapi ketika itu TIDAK ada satu pun stasiun TV yang berani menayangkan. Juga ketika pertikaian di POSO, dll... Kenapa sekarang mereka (Stasiun TV) lebih berani ya... Tapi ya itu lah.... kadang peraturan ya tinggal peraturan... Kalo ada yang melanggar tetep aja didiemin. Yang harusnya mengontrol ini siapa ya??? Adakah organisasi pemerintah yang punya tanggung jawab ini??? On 6/5/07, donnie123s ludi hasibuan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pagi hari ini, Selasa 5 Juni 07 Menyaksikan tayangan berita di Metro Teve. Fokus berita tentang musibah/kecelakaan yang menimpa seorang anak kecil bernama Livia yang jatuh dari tangga berjalan (eskalator) di ITC Mega Grosir Surabaya. Metro Teve menayangkan sebuah gambar yang diambil dari CCTV bagaimana proses terjatuhnya Livia dari tangga berjalan (eskalator) tersebut. Berdasarkan hasil gambar dari CCTV tersebut, Livia yang sendirian berdiri diujung eskalator kemudian dia melongok/memiringkan badannya untuk melihat ke bawah tapi tangan dan badannya menempel di ban berjalan untuk pegangan tangan. Yang membuat badannya (tanpa ia sadari) terbawa ban berjalan terangkat dan terjatuh (terjun bebas) ke bawah. Berikutnya dari CCTV di lantai dasar tampak tubuk Livia terjatuh kemudian ada dua orang lari menghampiri tubuh Livia untuk menolongnya. Sebuah adegan yang dramatis. Metro teve berulang kali menayangkan ulang peristiwa ini secara slow motion dan memberikan tanda berupa lingkaran merah di Livia. Maksudnya agar fokus ke dirinya. Terus terang secara gambar bagus. Secara berita bagus. Tapi apakah etis menayangkan hal ini? Jadi teringat akan kasus di Abepura, ketika kepala seorang polisi di tumbuk dengan batu besar oleh demonstran. Mungkin hal ini bisa dijadikan bahan diskusi atau pemikiran yang matang. Jika menghadapi/memperoleh gambar seperti ini (pada situasi yang berbeda). Bagaimana cara menyikapinya? Apa sebenarnya panduan yang baku terhadap sebuah tayangan berita yang etis atau tidak etis? Ada yang bisa membantu memberi penjelasan? Trims Ludi Hasibuan ------------------------------ Be a PS3 game guru. Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games. <http://us.rd.yahoo.com/evt=49936/*http://videogames.yahoo.com>
-- Sincerely yours, Ardie Anggadipura PR & Promotion Radio ZORA 90.1 FM Bandung Cell : 081 5711 5811
