Saya kira pemerintah Indonesia mempunyai masalah untuk mengambilkan sesuatu tindakan terhadap Malaysia. Bukan saja kali ini dalam hal illagal logging. Lihat saja pencaplokan pulau -pulau Sipadan dan Liputan. Kemudian ada lagi pengeboran minyak dalam wilayah Indoensia, selalin hiruk pikuk TNI, tetapi kemudian diam teduh sunyi senyap. Masalahnya ini tidak ada berita bagaimana penyelesaiannya. Jangan dilupakan juga masalah pengusiran 300.000 TKI dengan alasan tidak memiliki izin tinggal. Apakah ada kongkalikong antara kaum berkuasa, walahualam. Only Mr Iblis knows.
----- Original Message ----- From: eka zulkarnain To: [email protected] Sent: Tuesday, June 05, 2007 7:12 AM Subject: Re: [mediacare] DPR: Eropa dan AS Akui Malaysia Terlibat Illegal Logging IYA, Tapi yang goblok orang Indonesia dan aparatnya. Orang/pengusaha Malaysia tertawa karena bisa ngadalin orang Indonesia. Coba kalau peraturan betul-betul diterapkan, orang/pengusaha Malaysia tidak akan seenaknya menebangi hutan-hutan di negeri ini. --- Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > http://www.antara.co.id/arc/2007/6/5/dpr-eropa-dan-as-akui-malaysia-terlibat-illegal-logging/ > > 05/06/07 09:15 > > DPR: Eropa dan AS Akui Malaysia Terlibat Illegal > Logging > > Jakarta (ANTARA News) - Wakil dari Uni Eropa dan AS > dalam pertemuan G-8 Illegal Logging di Berlin pada 4 > Juni 2007 mengakui sejumlah pengusaha Malaysia > terlibat dalam "illegal logging" (pembalakan liar) > di Kalimantan dan Papua. > > Siaran pers Komisi IV DPR yang diterima ANTARA di > Jakarta, Selasa, menyebutkan Ketua Komisi IV DPR, > Yusuf Faishal, yang mewakili Indonesia dalam > pertemuan di Berlin itu mendengar langsung pengakuan > dari wakil Uni Eropa dan AS tersebut mengenai > pencurian kayu Indonesia oleh pengusaha Malaysia. > > Dalam pertemuan G-8 Illegal Logging itu, kata Yusuf, > anggota Parlemen Eropa, Ana Maria Gomes, yang juga > mantan Dubes Portugal di RI periode 1999-2003 > menyatakan bahwa dalam kunjungan kerja tahun 2003 di > Kalimantan, dia mendapati pengusaha-pengusaha > Malaysia melakukan pembalakan liar di Kalimantan. > > Suasana pertemuan G-8 menjadi panas, kata Yusuf, > karena wakil Menteri Perkebunan Malaysia yang hadir > di forum itu membantah tuduhan Gomes. > > Yusuf menambahkan wakil Badan Investigasi Lingkungan > AS yang ambil bagian di pertemuan Berlin itu juga > mengungkapkan keterlibatan para pengusaha Malaysia > dalam Pembalakan liar di hutan Papua dan hasil kayu > curian itu direekspor di China. > > Yusuf mengatakan sebagai Ketua Komisi IV DPR, > pihaknya merasa aneh bahwa informasi pencurian kayu > Indonesia oleh pengusaha Malaysia itu justru datang > dari lembaga Eropa dan AS, bukan dari Departemen > Kehutanan RI. > > "Komisi IV DPR berencana untuk mengundang Dubes > Malaysia di Jakarta untuk membahas pembalakan liar > oleh pengusaha Malaysia," kata Yusuf. (*) > > > Copyright © 2007 ANTARA > Eka Zulkarnain __________________________________________________________ Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online. http://smallbusiness.yahoo.com/webhosting ------------------------------------------------------------------------------ No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.472 / Virus Database: 269.8.7/830 - Release Date: 6/3/2007 12:47 PM
