Mungkin cuma oknum PKS pak... tapi catatan ttg ini banyak dan kabarnya tdk cuma RP. 100jt...
Temen2 PKS mesti periksa juga dana2 yg dr BUMN terutama yg dr JAMSOSTEK.... Rumorsnya besar sekali, perlu diperiksa sehingga PKS tdk seperti partai2 lainnya... Toh PKS kan sdh punya komitmen utk tdk menerima dana2 haram... --- Wido Q Supraha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Kamis, 24 Mei 2007 > > > > PKS Bantah Terima Dana DKP > > > > Ada yang menyatakan, waktu disumbang tidak etis > menanyakan sumber dana. > Catatan sekretaris DKP tidak jelas keakuratannya. > Jadi harus ditegaskan > dengan gamblang dan dibuktikan di pengadilan > kebenarannya. > > > > PK-Sejahtera Online: JAKARTA-Presiden Partai > Keadilan Sejahtera Ir. H. > Tifatul Sembiring menegaskan tidak pernah menerima > dana bantuan dari > Departemen Kelautan dan Perikanan Republik > Indonesia(DKP RI). Hal tersebut > diungkapkannya menanggapi adanya tudingan beberapa > partai politik yang > menerima dana non bujeter DKP. "PKS tidak pernah > menerima dana DKP," tegas > Tifatul di Jakarta, Kamis (24/5). > > > > Mengenai Fachry Hamzah yang disebut-sebut oleh > Sekjen Rokhmin menerima dana > DKP, mengklarifikasi bahwa yayasannya yang bergerak > di bidang riset > disumbang oleh Rokhmin karena sering konsultasi > dengan Fachry dan memberikan > tugas-tugas penyusunan konsep. > > > > Mantan Presiden PKS DR. H. Muhammad Hidayat Nur > Wahid, MA., Lc. menyatakan > tidak ada dana dari DKP masuk ke rekening Bendahara > PKS dan hal ini telah > diaudit oleh KPU. Sementara Pak Suswono secara > pribadi pernah meminjam uang > kepada Rokhmin sebesar Rp. 100 juta dan pinjaman itu > sudah dilunasi kembali, > anehnya catatan sekretaris Rokhmin tidak mencatat > pengembalian itu. > > > > Hasil Tim Investigasi yang dibentuk PKS sementara > menyimpulkan bahwa > beberapa pribadi yang menjadi pengurus yayasan, yang > mengelola kelompok > tani, nelayan dan mengadakan acara-acara baksos > pernah mengajukan proposal > (secara perseorangan) yang mungkin diidentifikasi > sebagai kader PKS, mereka > disumbang Rokhmin. Ada yang menyatakan, waktu > disumbang tidak etis > menanyakan sumber dana. Catatan sekretaris DKP tidak > jelas keakuratannya. > Jadi harus ditegaskan dengan gamblang dan dibuktikan > di pengadilan > kebenarannya. > > > > Presiden PKS Tifatul Sembiring meminta agar > pengadilan tegas dalam > memutuskan perkara ini. Kita menyerahkan sepenuhnya > kepada proses hukum yang > sedang berlangsung. Yang salah ditindak tanpa > pandang bulu. Bahkan kalau ada > kader PKS yang terbukti bersalah, silahkan diadili, > diberi "punishment". PKS > tidak mau jadi "bunker" koruptor , Kami tidak akan > melindungi koruptor, Kita > sudah menyatakan tekad dan komitmen untuk > memberantas korupsi di negeri ini, > tandasnya. > > > > Tapi proses hukum ini harus berlangsung secara > jujur, fair, dan transparan. > Jangan rumor-rumor maupun fitnah. Sebab hanya akan > berakibat negatif bagi > seluruh pihak, padahal substansinya adalah keinginan > kita bersama untuk > memberantas korupsi. > > > > CP: Ir. Tifatul Sembiring 08128564130 > > > > Pengirim: Mohammad Yusuf > > Update: 24/05/2007 Oleh: Mohammad Yusuf > > > > Source : http://www.pks.or.id/2006/index.php?op=isi > <http://www.pks.or.id/2006/index.php?op=isi&id=3147> > &id=3147 > > > > ____________________________________________________________________________________ Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles. Visit the Yahoo! Auto Green Center. http://autos.yahoo.com/green_center/
