Dear Pak Eka, Nah, oleh sebab itulah dibutuhkan definisi terorisme. Supaya kita tahu, bahwa setiap perang pasti ada yang memulai dan kita dapat mengatributkan teroris kepada orang/organisasi yang memulai kerusuhan yang meresahkan masyarakat.
Kalau gak ada definisi, beginilah jadinya. Semua merasa dirinya benar. On 6/29/07, wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Untuk Ambon dan Poso, jangan bawa kata muslim karena yang kristen juga jadi korban dan itu kemudian menjadi perang antar pemeluk agama. Untuk yang Membom Istiqlal, sepakat itu adalah teroris Densus 88 sudah.. fair koq, mereka sudah pajang poto tersangka dimana-mana..apakah ia menggunakan hak nya untuk menjawab ketidakbenaran nama-nama mereka dipajang? TIDAK.. mereka lebih memilih bersembunyi seperti TIKUS GOT. Harusnya sebagai warga negara yang baik..orang-orang yang namanya di/ter pajang bisa langsung datang kepolsek terdekat untuk klarifikasi bahwa ia/mereka bukan teroris...ia juga bisa kontak TPM untuk mendampinginya.... Teroris itu orang pengecut, tahu poto dipajang tapi tidak mau klarifikasi, mereka berlindung pada masyarakat yang pada saat tertangkap terkena juga imbasnya mereka berlindung pada keluarga, untuk mendapatkan pembelaan. mereka makan dari pemerintahan yang mereka perangi mereka makan dari hasil PAJAK yang dibayar oleh para korban dan keluarga, Mereka hidup dan makan karena kewajiban yang dibayar oleh KORBANnya kepada pemerintah.. TERORIS adalah PARASIT. Kalau densus 88 akhirnya menembak(sayang bukan tembak mati), ya wajar dong...kalau lari lagi bagaimana? Orang-orang yang mendukung teroris, selalu bawa-bawa HAM, coba anda pikirkan ratusan yang mati dan juga anak istri dan anak istri yang ditinggalkan seketika bagaimana perasaan mereka..(bayangkan juga itu melanda anda)..kemana HAM saat itu terjadi? Perasaan keluarga korban yang dibom dan teroris yang ditembak ada bedanya: 1 keluarga korban BOM, tidak tau apa2 sama sekali..tapi mereka terkena getahnya 2 keluarga teroris yang ditembak, mereka tahu ada sebabnya kenapa ditembak... TERORIS adalah PARASIT dan PENYAKIT. salam yang juga bingung. ---------------------------------------------------<<<<< From: M. Irwan Hrp [EMAIL PROTECTED] Dear Mas Danar, Dengan adanya definisi, kita bisa segera memberikan cap kepada seseorang/organisas i. Tampaknya dalam upaya mengaburkan definisi terorisme anda berusaha menjauhkan topik dengan memanfaatkan "perasaan". Saya tau, orang yang mem-bom Marriot, Bali, dll adalah teroris. Tapi, apakah orang/organisasi yang membunuh ratusan Muslim di Ambon dan Poso, membom Istiqlal disebut teroris ? That's not fair. Dengan adanya definisi, akan memudahkan masyarakat dalam mengidentifikasi dan memudahkan Densus 88 menciduk para pelakunya. ----------- Dear Pak Mahmud, Dengan adanya definisi memudahkan kita untuk menjaring lebih banyak orang dan memberikan cap-nya sebagai teroris. Jadi jelas, jika orang/organisasi telah dicap sebagai teroris, Densus 88 tinggal langsung menyiduk-nya. Masalahnya apakah ada yg berani memdefinisikan terrorisme ? .
-- - Irwan -
