http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=35130&ik=5


Wartawan Tewas Ditembak 


Rabu 4 Juli 2007, Jam: 20:49:00 
LAMPUNG (Pos Kota) - Setelah beberapa bulan masuk daftar pencarian orang (DP0), 
Safuan,45, akhirnya tewas ditembak polisi. Warga Gunungsugih, Lampung Tengah, 
ini diduga terlibat pemerkosaan dan pemerasan bersama dengan oknum polisi. 

Oknum wartawan surat kabar mingguan (SKM) di Lampung Timur ini tertangkap 
ketika mengisi bensin di SPBU Bedeng 29, Metro Utara, Metro. Penangkapan 
sekitar pukul 19:00 WIB itu langsung dipimpin Kasat Reskrim Lampung Tengah AKP 
Hasibuan. 

Tim buser sudah mendapat informasi bahwa tersangka akan kabur ke Jakarta 
bersama istri kedua dan anaknya yang berusia 4 tahun beserta sopirnya, 
Solikin,38, yang kini diamankan polisi. 

Ketika ditangkap, tersangka sempat berontak. "Petugas terpaksa menembaknya 
sampai dua kali dan mengenai paha serta pinggang," kata Kapolres Lampung Tengah 
AKBP Lukas Arry Dwiko Utomo. 

Akibat mengalami pendarahan hebat, di tengah perjalanan menuju Rumah Sakit 
Harapan Bunda, Seputihjaya, Gunungsugih, Safuan menemui ajalnya. "Ketika sampai 
di ruang ICU, ia sudah tidak bernafas lagi," ungkap Lukas. 

PISTOL RAKITAN 
Polisi juga menyita mobil kijang warna hijau lumut B 2279 HG dan mengamankan 
sepucuk pistol rakitan jenis revolver. Selain Safuan, empat oknum anggota 
Polres Lampung Tengah juga terlibat dalam menggauli dua pelajar berinisial 
RT,16, dan In,17. 

Selain itu, mereka juga memeras dua rekan mereka, Ismanan,42, warga Tanjungaji, 
Melinting, Lampung Timur, dan Dimas,23, warga Nabangbaru, Margatiga, Lampung 
Timur. 

Oknum polisi tersebut kini sudah meringkuk di tahanan di Polda Lampung. 

(koesma) 

Kirim email ke