Saya dapat titipan press release dari acara pameran lukisan korban lumpur Sidoarjo. Mungkin ada yang berminat.
Wahyu --------------------------------------------------- PRESS RELEASE ------------- MIRANDA S. GULTOM "BORONG" LUKISAN TERMAHAL "Saya ambil," singkat Deputy Gubernur Bank Indonsia Miranda S Gultom berkata ketika pertama melihat "Mahakarya Java Anyer Panarukan" lukisan tiga panel karya Jansen Jassien. Lukisan termahal di arena pameran roadshow Komunitas Seniman dan Korban Lumpur (KSKL) Sidoarjo ini pun terpasang pita merah bertuliskan sold. MIRANDA pun bersama tujuh dewan gubernur BI yang lain, ramai-ramai memborong karya pelukis lumpur Sidoarjo. Dibanding yang lain, Miranda memang lebih akrab dengan seni rupa termasuk karya lukis. Harga mahal, untuk Ketua Yayasan Seni Rupa Indonesia ini bukan halangan. Seperti hari itu, meski bandrol 21 juta di balik label belum ia singkap, ia sudah bilang ambil. Hanya untuk lukisan kaligrafi karya Okid, berjudul "Ada Mudah di balik Kesukaran, Miranda kalah langkah. Meski sudah bilang ambil, label sold malah terpasang lebih dulu atas nama yuniornya MULYAMAN D HADAD. Ketika label sold atas nama MULYAMAN dipasang, MIRANDA hanya bisa bilang kalau ia batal memajangnya di kamar sang anak. Dan saling "berebut" dua deputy ini pun jadi warna dalam roadshow seniman dan korban lumpur Sidoarjo BI Jakarta yang digelar tiga hari, sejak senin (2/7) sampai (4/7.Rencana roadshow seniman korban lumpur sendiri, 22-25 Juli mendatang akan dilanjutkan di Sanur Bali. --------------------------------------------- KOMUNITAS SENIMAN DAN KORBAN LUMPUR SIDOARJO CHOIRUL ANWAR 0811347466
