Produk2 jeans Levi's, Coca Cola, McDonalds, KFC, belum lagi alat2 berat kan semua produk Amerika, kenapa kita mesti menyantap produk mereka. Kalau bisa jangan terlalu menjelek2 kan negara maju, karena kita masih banyak ketergantungan pada mereka. Kalau tidak ada satelite apa kita bisa mengunakan Internet. Jika amerika kolot karena menganut agama katolik baru kita ejek ingatkan kata "Tatwa masi" artinya kamu adalah saya dan saya adalah kamu. Jika katolik baik menurut amerika hormati saja kan sama2 menjalankan kebaikan.
________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Hafsah Salim Sent: Sunday, July 08, 2007 2:47 AM To: [email protected] Subject: [mediacare] Re: Kita gak mampu memboikot produk luar > ati gustiati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Memang lucu banget ketika demo utk memboikot produk2 america, HOW ? > memangnya apa yg sudah dilakukan America terhadap bangsa kita ? mana > ada bangsa amrik yg merugikan Indonesia, tetapi coba lihat ribuan > bangsa Indonesia numpang hidup dan kerja di America walau banyak yg > tak memiliki izin yg syah? Bangsa dan Negara Amerika dianggap oleh umat Islam di Indonesia dan umat Islam didunia sebagai musuh karena menolak untuk ikut menyembah Allah seperti halnya umat Islam. Ketahuilah, ajaran Islam yang paling penting, paling utama, adalah: MENYEMBAH HANYA ALLAH DAN TAK ADA YANG LAIN YANG BOLEH DISEMBAH. Berbeda dengan perjuangan Negara Amerika yang selalu menekankan untuk menegakkan HAM dan Demokrasi diseluruh dunia, yang isinya bertentangan dengan ajaran agama Islam. HAM mewajibkan untuk melindungi kebebasan setiap orang untuk memilih agama yang ingin dipeluknya, untuk pindah agama yang diingininya, juga untuk memilih cara2 beribadahnya menurut yang dianggapnya baik untuk dirinya. Bahkan memberi kebebasan setiap orang untuk menyembah satu Allah dengan sepuluh dewa dewi. Menyembah Allah dan Dewa Semarjuga merupakan bagian penting dari HAM yang justru diharamkan dalam Islam dan dianggap sebagai musuh Islam. HAM mewajibkan melindungi dan menghormati setiap orang sama sederajat yang tidak boleh dibedakan dari agama yang dipeluknya, sangatlah berbeda dari ajaran Islam yang justru mem-bedakan derajat dan harkat manusia dari agama yang dipeluknya. Semua mereka yang menolak menyembah Allahnya dianggap lebih rendah daripada binatang dan halal untuk menumpahkan darahnya. Hanya dengan dasar2 penting yang saya tulis diatas sebagai perbandingan, seharusnya anda menyadari bahwa Ajaran Islam dan umatnya tidak mungkin bisa memandang Amerika sebagai sahabat melainkan sebagai musuhnya. Meskipun dalam hal ini Amerika tidak memusuhi umat Islam. Ny. Muslim binti Muskitawati.
