Air mataku lepas mengalir Kutatap Bintang Kejora Kutanyai bathin Mengapa kau dibakar?
Aku tak rela Aku tak mampu bicara Aku hanya bisa menangis Kain suci ini telah dinodai Dinodai oleh mereka yang tidak paham Dinodai oleh mereka yang menjai hamba modal Air mataku lepas mengalir... Bukan benci Aku hanya katakan Saudara kau salah Kau tidak memahami aku Kau tidak menghargai aku sebagai manusia Bukankah kiat satu ibu? Bukahkah kita satu ayah? Ayah kitalah manusia itu Ibu kitalah manusia itu Air mataku lepas mengalir.. Kusesali kau masih gampang ditipu Ditipu nasionalisme sempit Dibohongi nasionalisme kekanak-kanakkan! Air mataku mengalir lepas... Aku katakan pesanku disini Cukup! Janganlah kau ditipu saudaraku Pahamilah apa yang kami mau Pahamilah arti perjuangan kami Pahamilah jeritan rakyatku Pahamilah senandung jiwa kami "Hai, Tanah-ku Papua"
