Inilah rupanya contoh atau sample seoramg separatis Papua yang keji, seenaknya 
saja menuduh Presiden perempuan pertama Indonesia secara kotor. Nyata-nyata 
mereka menghalalkan semua cara dan fitnah dalam upaya memecah bangsa kita. 
Perempuan Indonesia dimana saja harus lebih aktif bersama pria untuk 
melestarikan Tanah Air kita yang indah dan luas ini.
   
  MLM

Papuan Diary <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Ibu Mega, seorang perempuan yang tangannya berlumuran darah! PDI-P 
katakan dana Otsus Papua sudah ditingkatkan menjadi 40 Trilyun rupiah, seperti 
dilansir antara news beberapa waktu lalu. Taufik Kiemas dan beberapa anggota 
PDI-P, maaf saya bilang saja: BANDIT-BANDIT POLITIK, mengaku didepan kongres 
amerika bahwa mereka telah berbuat banyak untuk "KEADILAN dan KESEJAHTERAAN" 
rakyat Papua, kenyataan menunjukkan lain. Ini terjadi seminggu sebelum 
kedatangan Eni Faleomavaega ke Indonesia. 

Bung Alex, bisa kami memperoleh pernyataan resmi dari PDI-P? Tolong katakan, 
bahwa kalian turut bertanggung jawab atas kegagalan pembangunan di Papua, juga 
tolong sampaikan kepada mitra koalisi anda: GOLKAR, karena hanya kalian 
berdualah, yang selama ini berkuasa di Tanah Papua dan selama 45 Tahun 
"INTEGRASI," Papua tidak maju-maju, jalan ditempat, seakan-akan berangkat dari 
nol menuju titik nol kembali, inilah kenyataan politik, kenyataan sosial, yg 
kita hadapi. 

Barnabas Suebu, Gubernur yang diusung PDI-P waktu itu, katakan bahwa selama 6 
tahun pemberlakuan Otsus, dana otsus yang baru diterima hanya tahun 2007 saja 
dan dananya hanya sebesar 1 Trilyun, bukan 20 trilyun atau 40 trilyun spserti 
yang disampaikan bandit-bandit PDI-P di AS beberapa waktu lalu. 

Mengapa rekan-rekan Bung mempromosikan sesuatu yang tidak benar? Emang enak 
gitu kalau dikadalin? Payah.

  On 7/9/07, Alex Simanjuntak < [EMAIL PROTECTED]> wrote:            
    Tak Ada Jalan Pintas      Monday, 26 February 2007 
  Perjuangan saya belum berhenti.

Walaupun kereta reot ini sarat dengan kaleng rombeng di belakangnya, akan tetap 
berjalan seiring dalam perjalanan.

Perjuangan saya adalah cita-cita semua, rakyat Indonesia, karena saya adalah 
bagian daripada rakyat. 

Tujuan perjuangan kita adalah amanat leluhur pendiri Republik tercinta ini,

KEADILAN DAN KEMAKMURAN SELURUH RAKYAT INDONESIA DALAM KEUTUHAN NEGARA KESATUAN 
REPUBLIK INDONESIA.


  Yang harus dicapai sekalipun melewati jalan panjang berkelikil dan penuh 
dengan pengorbanan.

Kita harus bangit, kuat dan bersatu menepis semua bentuk disintegrasi yang akan 
merambah masuk ke lubuk hati. 

Kita harus jadikan negeri ini kokoh dan mandiri di tengah-tengah bangsa lain 
yang juga berpacu ke arah yang sama.

Semoga buku yang berisikan tentang apa yang sudah saya kerjakan dan apa yang 
akan saya lakukan dapat dijadikan bahan informasi untuk koreksi apa yang belum 
saya laksanakan, sehingga kita dapat menyatukan gerak dan langkah dalam 
perjuangan meraih cita-cita 

Megawati Soekarnoputri
  
  
---------------------------------
  Ask a question on any topic and get answers from real people. Go to Yahoo! 
Answers.   
  






  

         

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke