Pertama kali saya bertemu 'Cinta' anjing saya ketika dia berusia 3 thn, orang tua/pemilik Cinta adalah sepasang suami istri muda yg baru saja dikarunia seorang bayi, Cinta adalah bagian buah hati keluarga yg bahagia itu, hanya saja setelah sang istri melahirkan bayi pertamanya, Cinta sering marah2 dan cemburu, kadang2 mengeram seakan ingin melukai dan menerkam sang bayi dalam gendongan ibunya, suami istri itupun memasang iklan di surat kabar ttg pengadopsian Cinta, Cinta adalah full breed Akita, jenis anjing yg paling saya sukai selain german shepherd, saya menjawab iklan dikoran, lalu janjian utk saling bertemu di rumah pasangan ini, ketika mobil saya memasuki pekarangan rumah megah ber cat putih ini sudah terdengar raungan suara Cinta yg waktu itu msh bernama Kelly dari dalam rumah, tuan rumah begitu ramah mempersilahkan saya masuk dan kami ngobrol seputar hal2 keseharian saya, pasangan ini rupanya sudah didatangi banyak pengadopsi anjing, tetapi setelah di cek background pelamar ini mereka gagal, entah apa penyebabnya, " We're looking for some one who really would taking care of Kelly, she needs a good love and good home, she is the sweetest thing that we' d ever have " kata sang nyonya seperti menahan keharuan yg tersekat ditenggorokan nya. " Of qourse, any animal deserves protection" jawab saya " We love her so very much, and this is very tough decision to let her go, we've been checkin up your criminal background and we were so happy to see the result, Kelly is belongs to some one like you, Omie..." Ohhhh saya senang sekali, lalu sang suami muncul dari dalam bersama Kelly, Kelly tampak tak suka melihat saya, suaranya mengeram dan bulu rambutnya yg lebat diatas tengkuk nya mulai berdiri, inilah sikap Akita, keturunan anjing yg hanya mencintai keluarga sendiri dan selalu berusaha melindungi mereka cenderung obssesion. Kelly duduk dekat saya sambil bermain dengan bola mainan nya, dlm waktu 30 menit dia sudah terbiasa dengan keberadaan saya, lalu dia mendekati saya dan mulai mengendusi tubuh saya, setelah puas menciumi saya Kelly berlalu keluar ruangan lalu dalam 2 menit kembali lagi mendekati saya, kali ini wajahnya mulai tengadah menatap saya minta di belai, lalu dgn hati2 saya mengulurkan tangan saya utk menyentuhnya, pertama dia mengeram, lalu saya berkata " Ok , I'm just gonna let you the one who come to me then, if you want me to touch you, then just put your head on my lap...." Kelly berlalu meninggalkan ruangan, lalu kembali lagi mendekati saya...wajahnya mulai diletakan kan ditelapak tangan saya yg sengaja saya buka, dalam sekejap Kelly dan saya sudah merasa bersahabat, sekarang saya tinggal memberikan Kelly kesempatan dan waktu utk mempercayai saya. Dalam perjalanan pulang kerumah, Kelly duduk disamping saya, kepalanya menjulur keluar sambil menikmati belaian angin, dibelakang bertumpuk barang2 mainan dan kasur serta makanan2 Kelly yg msh tersisa, saya tersenyum melihat ulah Kelly yg sedikit gelisah, tidak terbiasa duduk didalam mobil sedan yg sempit utk ukuran tubuhnya yg besar, saya menepuk tubuhnya " don't worry darling, mommy akan tukar mobil ini dengan mobil yg besar supaya kamu leluasa ya..." Dalam rumah baru dengan suasana baru bertemu orang2 baru seperti suami dan anak kami Emilie, Kelly agak tersiksa, seharian dia duduk diatas tempat tidurnya, hanya saya yg bisa mendekatinya, seharian itu Kelly tak mau makan dan minum, esok paginya kami ajak Kelly jalan2, dlm waktu singkat persahabatan kami pun mulai tumbuh dan Kelly tak lagi merasa dirumah asing. Sekarang usia Kelly yg namanya saya ganti dengan Cinta sudah menjelang 8 thn, setiap ulang tahun nya kami belikan kue khusus utk doggie yaitu adonan roti dan daging2 campuran yg dibentuk spt kue bolu lapis dihias dgn design yg lucu2.. Ketika saya sakit dan terbaring ditempat tidur, Cinta tak pernah beranjak dari sisi saya, setiap saya bergerak Cinta segera bangkit dan menatap saya seakan berkata " I m here mommie, please tell me what to do to help you....." Saya sering melihat kekhawatrin diwajahnya yg bundar menggemaskan, bila saya dan suami sedang perang mulut Cinta biasanya pasang kuda2 utk membela saya, lalu biasanya saya menangis dan lari keatas Cinta pun segera bergegas menaiki tangga mengikuti saya kekamar, saya biasanya langsung ambruk ditempat tidur krn kesal dan Cinta akan duduk menunggui saya ditepi tempat tidur. Bila ada pesta dirumah, teman2 biasanya akan menyukai Cinta karena sikapnya yg manis, mereka selalu membelai nya dan Cinta selalu sibuk mencari saya yg sedang sibuk melayani tamu2, setelah dia melihat saya barulah dia lega dan kembali ketempat nya, ketika saya terbenam dalam computer ber jam2, Cinta biasanya akan duduk dibelakang saya, bila saya keasyikan ngetik Cintapun sadar saya sibuk tak ada waktu utk mendekatinya, lalu diapun mendekat dan menempelkan hidungnya ketangan saya utk minta di sentuh....setelah disentuh CInta kembali merasa tenang dan puas kembali ketempat nya. Yg paling menyedihkan berpisah dengan Cinta bila saya berlibur ke Indonesia, saya akan pergi sebulan dan tentu saja saya akan buat list panjang diatas pintu kulkas utk suami atau mertua saya utk mengurus Cinta dari kapan hrs makan camilan, obat cacing sampe potong kukunya. Suatu hari Cinta keluar dari pintu pagar dan nyelonong sampe nyasar, saya tentu saja sedih tak kepalang, poster Cinta dipasang di mana, keesokan harinya saya diberi tahu seseorang bahwa Cinta sedang tergolek diujung jalan krn tergilas mobil, untung Cinta memakai kalung yg berisi initial nama keluarga, nomor telpon rumah dan alamat kami, saya pun segara tancap gas menemui Cinta, wajahnya sangat kuyu menahan sakit, sampai rumah segera saya obati, saya beri muscle relaxer dan obat penahan sakit, saya balut kakinya yg pincang dan saya temani dia berbaring, saya pikir kalau dlm 4 hari belum sembuh juga sakitnya saya akan bawa dia ke doctor, saya tidak menemukan tulang yg patah atau fracture, seharian Cinta tak mau makan dan minum, mungkin agak teler juga dengan obat2 yg saya kasih, lalu hari kedua kondisinya mulai membaik, mulai makan dan minum, hari ketika mulai jalan walau sempoyongan, lalu hari ke 7 saya buka balutan kakinya, pertama agak limbung, tetapi lama2 mulai berjalan normal lagi, Bravo ! kalau saya bawa dia ke doctor tentunya akan menghabiskan biaya sekitar 4000 dollar utk biaya X-Ray, MRI dan tetek bengek . Banyak diantara kita yg menduga bahwa hewan tidak memiliki perasaan, banyak diantara kita yg masih suka menyiksa hewan, banyak diantara kita menganggap hewan adalah sosok yg tidak perlu dihormati atau dilindungi, bagi saya hewan, anak2, orang tua jompo atau orang yg menderita sakit jiwa adalah kelompok yg wajib kita lindungi karena mereka tidak bisa melindungi dirinya sendiri, di Indonesia tidak ada pemandangan yg lebih menyakitkan hati saya selain melihat para tunawisma dengan borok disekujur tubuhnya me ngais2 sampah mencari makanan, atau anak2 sakit tidak bisa berobat, kelaparan atau tidak bisa sekolah, orang2 jompo yg menunggu kematian dengan cara yg paling menyakitkan seperti kelaparan krn tidak bekerja dan punya pensiun atau dirawat keluarga, juga hewan2 yg disiksa tanpa perikemanusiaan spt merusak ekology sistem, anjing2 kurus berkudis dan disiksa krn dianggap hewan haram, atau penyiksaan2 lain nya. Kalau saja kita bisa saling menjaga dan perduli, tentunya dunia tidak akan pernah seamburadul spt ini . This is just a lil story that I wrote in my spare time ! Salam omie
