Mohon dibedakan mana perilaku keagamaan dan perilaku kemanusiaan. Jika ada manusia beragama yang masih berbuat tidak baik (korupsi, membunuh, dsb) saya pikir, bukan agamanya yang tidak benar, tapi yang jelas adalah manusianya. Karena ternyata masih banyak manusia lain yang beragama juga santun dalam hubungan kemanusiaan. Yang perlu didoong adalah bagaimana agama dimaknai sebagai gudang prinsip2 nilai yang mendorong visi pemanusiaan yang berkeadilan. Selama ini, kritik yang muncul ke permukaan adalah mengapa orang yang beragama tetapi masih berperilaku buruk dan mengingkari kemanusiaan? Apakah agama sudah tidak lagi berperan dalam mendorong pembentukan kehidupan yang lebih baik? Akhrinya banyak orang yang prustasi bahwa agama tidak memiliki peran apa-apa kecuali hanya mengurusi orang-orang yang ingin masuk surga saja. Untuk itulah, agama harus dimaknai sebagai ruang tafsir yang terbuka. Agama dan seluruh doktrinnya perlu direnungkan dan dimaknai secara relevan dengan tujuan awalnya, yaitu kasih sayang bagi kemanusiaan. Kecuali, kalau kita atau siapapun sudah tidak lagi menganggap penting keberadaan agama itu sendiri.
Pada tanggal 11/07/07, IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Mbak Yanni, Tolong tombol caps lock-nya dimatikan sejenak.. :-) Setidaknya jangan berikan kesan yang kurang baik atas (umat) Islam. Eyang Danar ini memang sudah biasa seperti itu.. maklumi sajalah.. Gaya bahasa beliau memang seperti itu.. lebih banyak menyindir.. khususnya (umat) Islam.. Lagipula, gaya (style) orang" yang kurang/tidak suka terhadap (umat) Islam kadang seperti itu.. memanfaatkan pemberitaan soal Arab Saudi sebagai celah/pintu masuk (backdoor) untuk 'menyerang' Islam.. Kalau sempat kita reply, kalau belum, berdo'a saja agar ada yang sempat meresponnya.. bil haq wal mau 'idzoh hasanah (cara yang benar & baik).. CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 7/11/07, yanni <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > MAS DH, > > KALAU MAU COMMENT YA COMMENT AJA. TAPI GA USAH MENJELEK2AN AGAMA LAIN. > KAN MILIS INI DIBACA OLEH SEMUA GOLONGAN AGAMA LHO. > > PLEASE DONG AH.....LAGIAN ARTIKEL SEPERTI INI AJA DIBAHAS BANGET SICH. > KALO SAYA BACA E-MAIL UNTUK DIJADIKAN HIBURAN BUKAN BIKIN KEPALA TAMBAH > PUYENG.... > > > > ----- Original Message ----- > *From:* RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Wednesday, July 11, 2007 3:04 PM > *Subject:* [mediacare] Muak - Re: Sepasang pengantin Arab ............ > > --- In [email protected], "Budi - Production Control" <budi- > [EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Semoga bisa membantu : > > Sebagai agama yang sempurna, menyeluruh dan menyempurnakan, maka > dalam Islam : > > ****** Hahhh? agama yang sempurna? agama mana yang sempurna? Lalu > dampaknya dimana "ksempurnaan ini", lha kok disemua negara yang > mayoritas Muslim warganya terbelakang, miskin dan tidak tertata rapi? > > Kalau ada yang makmur, seperti negara negara minya, itu karena minyak > dan diukungan technology super canggih dari Barat dan Jepang, semua > masyarakat non Muslim. > > Lagi, kalau sempurna, kok rawan dijadikan latar belakang terorisme > dan kekerasan? > > Plase dong ah? > > DH > >
