Kekalahan itu karena kesalahan fatal pemain pengganti Ismed Sofyan.
Seharusnya di saat kritis seperti itu dia tidak melakukan pelanggaran di
daerah berbahaya. Tapi dia sangat sembrono dan menjatukan pemain Saudi
setelah beberapa menit turun ke lapangan. Akhirnya dia bukan membantu malah
merugikan. Pasti Kolev menyesal memasukan Ismed Sofyan, yang sebetulnya
pemain yang lumayan bagus tapi sabtu kemarin dia melakukan kesalahan besar.

On 7/15/07, bagus_bch <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  Kita jelas harus sangat bangga dengan semangat juang tim Indonesia.

Meski jelas-jelas kalah stamina, kalah postur, dan kalah individual
skills, yang artinya kelasnya satu atau dua dibawah Arab Saudi, tim
kita pantang menyerah hingga habis tetes keringat terakhir.

Dan kapan lagi bisa lihat supporter semenggila ini?

Semoga semangat yang sama masih menyertai ketika melawan Korsel.
Menang kalah itu urusan nanti, yang penting semangat dulu Bung!

Saya cuma mau tanya, gimana caranya me-mute suara komentator, dengan
tetap bisa mendengar riuhnya stadion? Suara komentator dari RCTI
annoying banget!

Terus view replay-nya kelamaan, dan diulang-ulang terus, nyebelin.


.



Kirim email ke