Senangnya menyaksikan permainan timnas kita, pantang menyerah ! Meski akhirnya
kalah menyakitkan di menit terakhir, setidaknya itu bisa memotivasi pemain
untuk tetap tampil ngotot melawan Korea Selatan. Harus diakui, faktor stamina
menjadi titik lemah kebanyakan pemain kita yang diawal pertandingan sudah
menguras banyak energi. Jadi segi ini tampaknya musti mendapat perhatian khusus.
Saya gemas melihat wasit asaql UEA yang cenderung “memihak” pemain Arab
Saudi. Sudah TKW kita sering disiksa dan diperkosa para majikan disana, eh
sampai dukungan pak presiden RI pun bisa mereka “kadalin”. Apaan tuch fairplay,
kalo wasitnya bersikap berat sebelah ? AFC ada “main” dengan para emir2 arab
sana ?
Untung timnas Indonesia tidak bermain ala kesebelasan “ayam sayur” Malaysia,
kalo nggak bisa kompleks Senayan bisa gonjang-ganjing dan porak poranda, he he…
Sekali lagi bravo buat timnas kita. Maaf untuk sementara nama Fauzi Bowo ama
Adang Darajatun terlupakan dulu. Hidup Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono,
Ponaryo Astaman, Firman Utina, Ellie Aiboy, Yandri Pitoy, de el el….
---------------------------------
Sekarang dengan penyimpanan 1GB
http://id.mail.yahoo.com/