Kalau raja dunia (eropa/inggris) bilang boikot semua negara akan mengikuti, sepertinya ada rasa gengsi bergaul sama negara 2 yang dianggap teroris, setelah itu singapura dan malaysia menyusul.
________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of ati gustiati Sent: Tuesday, July 17, 2007 8:29 AM To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED] Subject: [mediacare] Re: Saudi Pun Cekal Garuda Inilah ironik nya teman2, banyak bangsa kita yg "worship" alias mengagungkan Saudi Arabia, tapi nyatanya Arab hanya melihat sebelah mata terhadap kita, apa alasan Arab menghentikan penerbangan Garuda kesana? belum pernah rasanya ada kecelakan yg mengakibatkan kerugian Arab ? kita memang tidak bisa berpihak ke mana2 dalam kondisi ini, kalau misalnya pesawat Singapore Airline nabrak gunung mulu atau nyungseb kelaut mulu saya pun gak mau bangsa saya naik itu kapal sial, jadi sama aja gak bisa kita salahkan org2 luar yg gak boleh naik garuda karena reputasinya, tapi sikap Arab dan Uni Eropah sangat tidak adil dalam memperlakukan kebijakan penerbangan antar negara, mereka tidak bisa sekaligus menghanguskan ladang usaha Garuda begitu saja, Garuda dan Indonesia sudah benyak memberikan peluang ekonomi penerbangan2 Uni eropa dan Arab keluar masuk Indonesia, apalagi Arab tiap thn menyiduki jutaan dollar US uang Indonesia lewat musim naik haji, apakah sebenarnya dibalik Boikot beruntun ini? Saya terus terang kasian sama penerbangan Indonesia ini, walau saya tau kenapa penerbangan kita lama2 bisa tak diminati dunia luar selain oleh pengguna2 domestik saja, hanya maunya pihak penerbangan luar ada kebijakan dong, bantu penerbangan Indo, berikan peraturan yg membuat Garuda memaksa diri nya utk mensejajarkan Professional Quality yg sesuai dengan International standard (AVIA). Kasian, hanya itu yg bisa saya rasakan, sangat prihatin akan nasib yg harus disandang dibahu bangsa dan Indonesia, karma atas sikap pemerintah yg buruk sudah mulai bisa kita rasakan, saatnya berbenah diri, Garuda adalah maskapai andalan Indonesia dalam menjadlin hubungan dengan antar negara, bila jembatan garuda dipatahkan, apakah Indonesia akan benar menjadi negara yg terisolir....inikah yg diinginkan oleh dunia luar? salam prihatin omie sumarsastrowardoyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: "Kalau pesawat kita dilarang, kita juga bisa menghentikan penerbangan Saudi ke Indonesia" Saudi Pun Cekal Garuda a.. Ikuti Jejak Uni Eropa b.. Belum Ada Perubahan Jadwal JAKARTA, BPOST - Pemerintah Arab Saudi akan mengikuti langkah Uni Eropa (UE), yang telah mencekal seluruh maskapai penerbangan Indonesia terbang ke negaranya. Namun, sebelum resmi diberlakukan, mereka masih memberi kesempatan Indonesia untuk memberi penjelasan terkait keamanan penerbangan. Vice President Safety and Economic Regulation dari General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi, Mohammed R Berenji, sudah melayangkan surat yang isinya memuat rencana larangan tersebut kepada pemerintah Indonesia. Surat itu pun sudah diterima pemerintah. "Kita sudah menerima surat tentang pelarangan terbang itu dari Kerajaan Arab Saudi tertanggal 15 Juli yang baru kita terima hari ini (Senin, red)," kata Kapuskom Publik Departemen Perhubungan, Bambang S Ervan, Senin (16/7). Bambang menjelaskan, dalam surat itu, Berenji memaparkan rencana larangan terbang itu didasari atas keputusan yang sama dari Uni Eropa. "Kerajaan Arab Saudi akan mengadopsi larangan terbang yang disampaikan Uni Eropa," ujar Bambang. Menyikapi hal ini, pemerintah Indonesia juga sudah mengirimkan surat kepada pihak GACA. Surat itu meminta kesediaan pihak GACA untuk mengirimkan tenaga ahlinya guna menilai kondisi penerbangan di Indonesia. "Kita mengharapkan mereka secepatnya datang," tuturnya. Bambang menambahkan, pemerintah Indonesia melalui Departemen Luar Negeri juga sudah menghubungi Kedubes Arab Saudi di Indonesia mengenai situasi ini. "Kedubes Arab Saudi mengatakan akan membantu mencarikan solusi terbaik," terangnya. Pemerintah Arab Saudi sendiri memberikan waktu bagi Indonesia untuk mengklarifikasi hingga 4 Ramadhan 1428 Hijriyah atau tanggal 15 September 2007. Jika tidak, Arab akan ikut keputusan Uni Eropa. Kepentingan Bisnis Ketua Kaukus Penerbangan DPR RI, Alvin Lie menilai, keinginan Arab Saudi melarang maskapai Indonesia adalah mengada-ada. Arab Saudi melakukan ini hanya untuk mencaplok angkutan haji Indonesia. "Kalau saya melihat, Uni Eropa memang melarang karena didasari masalah keamanan, tapi kalau Arab Saudi, saya kira ini kepentingan bisnis," ujar Alvin. Alvin sudah melihat upaya Arab Saudi untuk mencaplok angkutan haji Indonesia sejak beberapa tahun terakhir. Bila Arab Saudi berani melarang pesawat Indonesia, menurut Alvin, seharusnya pemerintah Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama. "Kalau pesawat kita dilarang, kita juga bisa menghentikan penerbangan Saudia ke Indonesia," tutur anggota DPR ini. Indonesia bisa saja menyewa pesawat-pesawat dari luar untuk menjadi angkutan haji sebagai penggantinya. "Kalau Arab Saudi melarang pesawat kita, ya kita jangan mau menggunakan pesawat Saudi. Kalau dia nonjok, ya kita tonjok juga," ujar Alvin geram. Terlepas dari itu, menurut Alvin, masalah ini merupakan sinyal jelas bahwa pemerintah perlu melakukan pembenahan dalam pengelolaan penerbangan. "Bila peningkatan keselamatan kita benahi, nanti tidak ada pihak-pihak yang mendompleng seperti Arab Saudi ini," ujar dia. Membantah Sementara itu, PT Garuda Indonesia membantah adanya pelarangan tersebut. "Seluruh penerbangan Garuda Indonesia yang melayani rute ke Arab Saudi pada hari ini berjalan normal," kata Kepala Komunikasi PT Garuda Indonesia Pujobroto. Pujobroto menjelaskan, Senin kemarin, Garuda masih menjadwalkan dua penerbangan. Pertama, GA 9802 rute Jakarta- Jeddah, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 11.35 WIB, membawa 241 penumpang. Kedua, GA 980 rute Jakarta-Jeddah, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 16.30 WIB, membawa 236 penumpang. Jadwal penerbangan Garuda Indonesia ke Arab Saudi sebanyak delapan kali seminggu. Rute Jakarta-Jeddah-Jakarta dilayani sebanyak lima kali per minggu dan rute Jakarta-Jeddah- Riyadh-Jakarta sebanyak tiga kali per minggu. Pujobroto menambahkan, selama periode April- September, Garuda justru harus menambah jadwal penerbangan dengan rute Jakarta-Jeddah hingga dua kali lipat. Penambahan ini untuk melayani permintaan masyarakat yang ingin melaksanakan umrah maupun pelayanan tenaga kerja. "Sampai saat ini belum ada perubahan jadwal penerbangan baik dari Indonesia-Arab maupun sebaliknya," kata Pujobroto. _________________________ SASTRA-PEMBEBASAN, wacana sukasamasuka sastrakitakita Yahoo! Groups Links ________________________________ Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles. Visit the Yahoo! Auto Green Center. <http://us.rd.yahoo.com/evt=48246/*http://autos.yahoo.com/green_center/; _ylc=X3oDMTE5cDF2bXZzBF9TAzk3MTA3MDc2BHNlYwNtYWlsdGFncwRzbGsDZ3JlZW4tY2V udGVy> ________________________________ Get the free Yahoo! toolbar <http://us.rd.yahoo.com/evt=48226/*http://new.toolbar.yahoo.com/toolbar/ features/norton/index.php> and rest assured with the added security of spyware protection.
