Masalahnya adalah orang Indonesia mau menjadikan Indonesia seperti negara
Arab ?
Begicuuu masalahnya, sehingga banyak problem di Indonesia ini, karena banyak
yang ingin merubah Indonesia menjadi Arab, padahal Arab ada di padang pasir.

Sama halnya ketika Amerika, Inggris menyerang Irak, Afganistahn, Palestina
maka banyak gereja dibakar/ditutup paksa, sekolah kristen dibakar/ditutup
dan masih banyak yang lainnya , padahal tidak ada hubungan antara orang
Kristen Indonesia dengan Amerika dan Inggris.

Amerika, Inggris menyerang negara Islam maka agama mayoritas selalu
menghubungkanya dengan kristen.


---------- Forwarded message ----------
From: joeprasetyo <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Jul 17, 2007 10:20 AM
Subject: [mediacare] Re: Mencuri kemenangan
To: [email protected]



Mas-mas dan Mbak-mbak jangan pernah lupa kalau sepak bola tidak punya
agama. Jadi jangan disangkut pautkan. Banyak negara atheis tapi
urusan bal-balan menangan.

--- In [email protected] <mediacare%40yahoogroups.com>, IrwanK
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Quote:
"..
Secara psikologis, nabi Muhammad adalah orang Arab, sedangkan orang2
Indonesia juga beragama Islam yang bangga menjadi orang Arab.
Sehingga kalo harus bertanding mengalahkan Arab, tentunya wajar kalo
ada perasaan berdosa, atau lebih tepatnya perasaan minder dan tidak
boleh percaya diri.
.."

Mus ini super ngawur.. gak boleh denger kata Arab.. langsung
dikaitkan
dengan
Islam.. main bola saja dikaitkan dengan perasaan berdosa kalau
mengalahkan
Arab.. Dasar 212.. gendeng..

Atau topik lain.. kebanyakan dikait"kan dengan Islam.. tapi dari
sudut
pandang
negatif..

Wassalam,

Irwan.K

On 7/15/07, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > "Daniel H.T." <danielht@> wrote:
> > Satu lagi kebiasaan media Indonesia, terutama cetak dalam
menulis
> > berita menggunakan kalimat yg tidak tepat adalah
kalimat: "mencuri
> > kemenangan." Kalimat ini sering digunakan dalam menulis berita
olah
> > raga. Di mana ada satu tim/individu menang atas tim/individu
lain
> > ditulis: "si A berhasil mencuri kemenangan dari B."
Kata 'mencuri'
> > mempunyai konotasi negatif walaupun bukan mempunyai arti
harafiah.
> > Dalam konteks ini seolah-olah A memang atas B dgn cara2 yg tidak
> > terhormat. Contoh: Kompas, Minggu, 15 Juli 2007 menulis: "Arab
Saudi
> > mencuri kemenangan dari Indonesia." Seolah-olah Aras Saudi
berhasil
> > menang dgn cara yg tidak fair. kemenangan seharusnya milik
> > Indonesia, tetapi Arab Saudi "mencuri"-nya dari Indonesia dgn
suatu
> > trik tertentu.
>
> Betul!!!
> Komposisi individu team Arab dibandingkan team Indonesia:
> Individu team Arab lebih tinggi badannya, lebih besar posturnya,
lebih
> baik teknik menggocek bola, lebih baik kerjasama teamnya, lebih
baik
> kualitas pelatihnya, lebih baik persiapannya, lebih baik gizi
> makanannya, bahkan lebih baik keturunannya (keturunan nabi). Kalo
mau
> dibandingkan sejarah prestasinya, lebih jelas lagi, team Arab
Saudia
> ini memang merupakan team yang punya reputasi dunia yang berulang
kali
> pernah masuk perempat final piala dunia.
>
> Secara psikologis, nabi Muhammad adalah orang Arab, sedangkan
orang2
> Indonesia juga beragama Islam yang bangga menjadi orang Arab.
> Sehingga kalo harus bertanding mengalahkan Arab, tentunya wajar
kalo
> ada perasaan berdosa, atau lebih tepatnya perasaan minder dan
tidak
> boleh percaya diri.
>
> Jadi diatas kertas secara teoritis, team Indonesia enggak mungkin
> menang melawan team Arab Saudia. Dan kenyataan dari hasil
> pertandingan juga membuktikan bahwa team Indonesia memang kalah
mutlak.
>
> Harusnya beritanya ditulis sbb:
> TEAM MERAH PUTIH GAGAL MENCURI KEMENANGAN, DAN TEAM ARAB BERHASIL
> MEMBUKTIKAN DIRI DENGAN KEMENANGANNYA.
>
> Ada yang mau berbeda pendapat???
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>



Kirim email ke