Wah gimana ni pak MOD? Mediacare ditantang agar buka-bukaan, gak sembunyi di belakang nama samaran?
Saya berpendapat, Mediacare cukup OK, kalau gak suka ya delete lahh gitu aja kok repot? Kalau menarik ya ditanggapi. salam Danardono --- In [email protected], Martin Widjaja <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Perasaan saya Mas Satrio tetap monitor milis mediacare > cuma nggak komentar aja hehehe... > Abis dikeroyokin terus, gimana yah ... > Padahal kalau saya monitor yg kasih selamat pada Mas > Satrio ketika dapat putra lagi kayaknya banyakyang > simpati pada Mas Satrio. > Memang nggak gampang bangsa kita menghargai > pendapat orang lain, bisa berdiskusi dan bertukar > pikiran secara jernih dan benar2 demi kepentingan bangsa ini. > Saya jadi ingat P Sinyo Belanda yg saya kira juga masih monitor > milis ini selain mengelola kincir angin... > Saya nggak tahu apakah Kincir angin atau jurnalisme > memang laku kayak mediacare, tapi bobot mediacare > buat saya cukup baik oleh karenanya saya malah nolak > buat gabung dg kincir angin dll itu.. > > Salam , martin - jkt > > > ----- Original Message ---- > From: tbk62 <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Monday, July 16, 2007 10:15:00 PM > Subject: [mediacare] Milis Mediacare di mata Satrio Arismunandar > > Ngutip dari rekan yang member di Jurnalisme, ada komentar Satrio > Arismunandar tentang milis Mediacare: > > Milis Mediacare adalah milis yang provokatif, banyak provokator disana. Sedangkan milis Jurnalisme adalah milis terbuka, bukan milis > "uler ijo" seperti dituding oleh beberapa pihak. Banyak anggotanya > bersikap jentel, terang-terangan. Identitasnya jelas. Orang boleh > anonim di milis Jurnalisme. Tetapi, ketika dia melontarkan tuduhan > atau mengeluarkan pernyataan yang provokatif bagi anggota lain, > sepatutnya dia berani bertanggung jawab dengan menampakkan identitas > dirinya. Keberanian dan kejujuran semacam, ini TIDAK dikembangkan di > milis Mediacare. > > Milis Jurnalisme bukan tempat yang cocok untuk orang-orang > pengecut dan licik seperti mereka yang bergabung di milis Mediacare yang suka mengeksploitasi, dan mengompori suatu topik. > > Itulah sebabnya, orang-orang yang suka lempar batu sembunyi tangan, > melempar tuduhan dan hinaan tapi bersembunyi di balik nama samaran, > memang gerah jika harus ikut aturan main yang menuntut keterbukaan di milis Jurnalisme. > > Itulah sebabnya saya lebih sreg dengan milis Jurnalisme dan memilih > keluar dari milis Mediacare, karena tak mau terus jadi alat mainan mereka. > > > Satrio Arismunandar
