Moderator, Nanti kalau saya pulang dari Balikpapan saya akan kirim kepiting saos tiram yang memang mejadi salah satu oleh oleh khusus dari Balikpapan.
Tapi saya mau tanya email saya sebelum topic kepiting sudah saya kirim koq belum muncul yaa ? Apakah masih mau di sortir dulu baru di publish ke milist ini ? ---------- Forwarded message ---------- From: Batul <[EMAIL PROTECTED]> Date: Jul 24, 2007 2:51 PM Subject: [mediacare] Kepiting juga haram? To: Media <[email protected]>, [EMAIL PROTECTED], Budi Suwanto <[EMAIL PROTECTED]>, Bagus Gedeetana <[EMAIL PROTECTED]>, siauw ve < [EMAIL PROTECTED]> Sorry tidak ada hubungannya dengan daging babi. Biasanya kalau saya pulang tugas dari Balikpapan saya selalu bawa kepiting saos tiram 2 porsi. Ketika saya sampai di kantor saya memberinya kepada teman dekat saya ditempat bekerja, dengan halus dia menolak pemberian saya karena beliau adalah seorang muslim, dan kepiting ia anggap haram. lalu teman saya yang satu lagi juga seorang muslim menerimanya dan memberi comment kepada teman saya yang menolak pemberian saya dan mengatakan, "Sekarang kepiting tidak haram, sebelumnya memang haram dan sekarang sudah tidak haram lagi" dan satu porsi kepiting saya diterima dan dibawa pulang. Apa memang benar ada saatnya haram dan ada saatnya halal? Untuk mengatakan halal atau haram apa dasarnya? Moga-moga ada yang memberi penjelasan di milis ini. Salam, Jereweh MOD: Pak Batul, boleh dong kirimin kepiting Kalimantan. Menurutku kepiting nggak haram kok.....malah bikin stamina meningkat....:))
