Mohon kehadiran rekan-rekan pada peluncuran buku antologi puisi Amien
Kamil. Sebuah tonggak baru dalam sejarah sastra Indonesia :

TAMSIL TUBUH TERBELAH
Asal mula segala amsal, bermula dari tiada menjadi ada

Jumat, 27 Juli 2007 | 20:00
Peluncuran buku antologi puisi karya Amien Kamil
Bataviase Cafe - Cuba Libre cigar lounge
Jl. Veteran I no.32 - Jakarta 10110

Informasi dan konfirmasi:
344 6203, 384 0127, 0888 116 9957
[EMAIL PROTECTED]

dari kata pengantar buku:
-------------------------
...... lantas kenapa berjudul "Tamsil Tubuh Terbelah"?
Tak ada pretensi apa-apa, selain puisi itu adalah salah satu puisi
dari beberapa puisi yang saya senangi dan seringkali dibacakan pada
beberapa kesempatan di kantong-kantong budaya, komunitas seni yang
peduli terhadap perkembangan kebudayaan yang berkembang di masyarakatnya.
Juga bukan pula antologi ini berkeinginan untuk menjadi kontekstual.
Saya hanya berusaha menuruti krentek kata hati, menggali dan mengolah
kemungkinan yang ada, hingga kemungkinan yang paling mustahil sekali pun.
Oleh sebab itu, sejak 6 bulan lalu saya mengumpulkan dan menyeleksi 
puisi-puisi, merancang sampul depan dan membuat gambar-gambar untuk 
ilustrasi dalam buku.
Kemudian menerbitkannya sendiri! ......

dari isi buku:
-------------
IN MEMORIAM
mengenang Saut Sitompul

Via Dolorosa.....
Jalan penderitaan telah dilewati
serta kau tuntaskan malam jelang pagi itu
namun puisi terakhir tak sempat kau selesaikan
saat melintas jalan depan bioskop Rivoly
kau terbang diterjang taxi
Naas!

Entah,
supir taxi ngantuk atau kau yang mabuk

Masih terkenang dalam ingatan
kau melintas bebas berbaju gombrong
celana komprang dan sepatu kebesaran
Keriting rambutmu berkibar
kilat jidatmu terlihat dari kejauhan
paras wajahmu berbinar
senyum mengembang, tawamu lantang

Suatu sore, kau menghampiriku
"Punya papier?:
Kutatap matanya yang dalam
"Buat apa, Bang?"
"Awak mau menulis puisi!" ujarmu
senyum sambil menggaruk kepala
("mungkin") titik-titik terang muncul seketika

Subuh, aku masih mlungker dibalik selimut
via sms, seseorang kirim kabar duka
engkau telah tiada tinggalkan segala

"Selamat jalan, kawan"

Ach, Apa yang terjadi
tak sempat kau tulis menjadi puisi

Jakarta, Januari 2005

tentang penyair:
----------------
Amien Kamil lahir di Jakarta 1963. Selain menulis puisi dan melukis,
ia juga aktif menggumuli dunia pentas.
1983 - Sinematogradi Institut Kesenian Jakarta, drop-out
1986-1996 - Bengkel Teater Rendra
1988 - tampil di The 1st New York International estival of Arts, New
York, USA; workshop di Bread & Puppet Theatre, Vermont, USA
1990 - pentas di Tokyo dan Hiroshima, Jepang
Team Kreatif konser musik troubador Iwan Fals di kota-kota besar Indonesia
2003-2005 - kolaborasi dengan Brigitte Oleschinski, penyair Jerman:
pentas multi media di Berlin, Koln, Bremen dan Hamburg. Workshop
teater di universitas Hamburg, Leipzig, dan Passau; tampil di Letras
del Mundo, International Literature Festival di TamaulipasTampico, Mexico
Kini - memimpin Republic of Performing Arts


Kirim email ke