****** Inilah yang lucu. Agama di sembah-sembah seolah pembawa damai, rahmatan dsb, pembawa kasih... tetapi kenyataan di lapangan menunjukkan ketiga agama Ibrahim yang bersaudara ini selalu gebuk gebukan. belum cukupkah darah mengalir sejak sebelum abad pertengahan sampai sore ini? cappekk dehhh....
Salam danardono --- In [email protected], "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > REFLEKSI: Kekerasan atas nama agama? Bila demikian halnya maka timbul pertanyaan: "Mengapa organisasi-organisasi dan para petingginya tidak membuka mulut melarang perbuatan kekerasan atas nama agama?" Mungkin saja akar kekerasan terletak dalam agama yang dianut jadi harus berlagak bisu, tuli dan buta. Alangkah kejam Sang Pencipta! > > KOMPAS > Jumat, 27 Juli 2007 > > > > Kekerasan atas Nama Agama > > > Azyumardi Azra > > Insiden ancaman yang kerap berujung kekerasan tampaknya masih berlanjut di negara ini. Kasus terakhir, 20 Juli, saat sekitar 2.000 orang datang ke Lembah Karmel, Puncak, memprotes pelaksanaan Konferensi Tritunggal Mahakudus yang diikuti sejumlah umat Katolik pada 24-29 Juli.
