Mungkin benar P Fauzi yg paling buruk ?
Heran gitu banyak orang bagus di Jakarta
kemana yah pikiran tokoh partai di Jkt ini, 
hingga ada calon yg cuma P Fauzi itu ?

Kalau saya mikir yg logik aja, barangkali ada
yg saya nggak ketahui hingga calon bisa cuma 
satu dari 20 parpol, atau politik ini sdh begitu 
buruk hingga menghasilkan pilihan yg ter
buruk .
Saya memperhatikan sejak awal sdh ada usaha 
menggagalkan cuma ada 1 plihan dr parpol yg 
banyak yg menyebabkan PKS mau mundur atau
begitu mempersiapkan landasan nuntut paska 
pilkada.
Akhirnya hitungan buat yg golput dan ga puas 
akan pilihan yg ada , pasti menguntungkan 
yg militan dan hebat memobilisir yg bisa digarap 
memilih kontestan yg satu sedang yg dijagoin 
20 parpol terbukti berhasil menjadikan pemilih golput
atau nasib digembosin yg sakit hati sama parpol
hingga bisa jadi juru kampanye lawan P Fauzi 
[ P SK, FB , Jen SK dll itu..]
Rasanya pilkada DKI ini telah bercermin pada hasil 
pilkada Banten,Depok dan Bekasi.
Hanya apakah P Fauzi memang begitu jelek yah ?

Salam , martin - jkt


----- Original Message ----
From: bayu pelangi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, August 6, 2007 11:46:01 AM
Subject: [mediacare] Adang dan Foke sama buruknya - Re: pilkada dki

Buat saya dua-duanya (Adang dan Foke) sama buruknya.
Saya menghargai mereka yang golput.

Untuk yang memilih, asal jangan yang terpilih paling buruk saja!

Menurut saya FOKE paling buruk diantara yang buruk.

Ingat kata Faisal Basri? Foke akan membawa gerbong paradigma Orde Baru
kembali bercokol di Pemda DKI.
Kemenangan FOKE sama dengan kemenangan Orba (beserta partai-partai koruptor
yang mendukungnya).
Untuk proses reformasi birokrasi, Foke adalah kartu mati!

Dua-duanya mungkin tidak memberi perbaikan yang berarti, tapi menurut saya
FOKE berpotensi lebih membawa Jakarta pada keterpurukan, terutama dalam
korupsi dan perbaikan layanan birokrasi.

Jadi, kalau memilih diantara yang buruk, jangan kejeblos memilih yang paling
buruk. :)

Salam
bayu


On 8/5/07, Martin Widjaja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Mas Felix, saya 'cuma' ngikutin posting anda tgl 7 Juli
> yg mengatakan APBD puluhan triliun terlalu enak
> buat dilewatkan begitu saja ...
>
> Kalau setahun puluhan triliun , 5 tahun kan ratusan triliun?
> Sengaja saya tekankan jadi ratusan triliun karena bingung
> bagaimana P Fauzi membagikan seluruh APBD ke partai
> yg banyak itu, tanpa menyisakan buat pembiayaan riel
> proyek2 di Jakarta ini, sereem bener memang ......
>
> Secara nggak langsung anda telah melakukan perbaikan
> mungkin 'hanya'puluhan atau ratusan milyar ya ?
> Mohon maaf statement ini juga kayaknya merendahkan
> kapasitas PKS yg wakil2nya menguasai 25% DPRD ?
> Gimana yah caranya P Fauzi bisa membagi2kan ratusan
> milyar tanpa diketahui PKS ? Mudah2an nggak tidur tuh
> wakil2 rakyat kita terutama dr PKS ....
>
> Bagi2 proyek di Jakarta sekarang ini menurut pengamatan
> saya sudah nggak segampang sebelumnya.
> Kasus dirut PLN yg dimata2i oleh P S yg jago intelejen , dr
> konsep surat sampai hasil rapat dll mengakibatkan sang dirut
> sempet nyobain hotel prodeo di Mabes Polri.
> Padahal bisnis kawan2nya P S [ anggauta DPR sekarang , bekas
> sekjen Dephut ] juga sudah diakomodasikan oleh sang dirut
> cuma kabarnya kurang cukup ... Lebih menyolok bisnis P JK .
> atau P ARB , hingga kenalah si dirut itu.
>
> Di milis ini pernah di posting 3 X secara serial 'daftar dosa '
> sang dirut EW , yg sebagai hasil intel dr P S yg juga kader
> partai bersih kita.
>
> Pak Felix , saya juga kurang setuju dgn anda soal kepesimisan
> P AD memenangkan pilkada ini.
> Saya kuatir PKS marah tuh, abis kalau saya lihat sebenarnya
> secara strategi memang PKS sungguh hebat dan sangat mungkin
> juga memenangkan pilkada .
> Walau orang baru di pemerintahan DKI, walau sudah janji akan
> memecat semua yg KKN , walau akan menghadapi DPRD yg 75%
> sebal dgn kearoganan PKS, mungkin saja P AD ini menang !
> Apalagi setelah menyaksikan unjuk kekuatan PKS sbg pendukung
> habis P AD ini pada hari terakhir kampanye nya.
> Juga setelah mendengar beberapa kawan saya yg jendral polisi
> baik yg aktif maupun yg sdh purna ternyata memobilisasi kekuatan
> buat P AD dan mereka menyatakan yakin P AD menang!
> Buat saya strategi PKS ini sungguh hebat dan manjur seperti
> pemilu 2004 yl.
>
> Mudah2an strategi2 PKS ini akan selalu hebat dan nggak keblinger
> setelah kader2nya memenangkan pilkada2 dimana2 , kmd memang
> retorika dan janji jadi kosong , sebab yg akan terjadi adalah mirip
> kemenangan2 PAS di Malaysia yg setelah 2 X pemilu ditinggalkan
> rakyat karena sudah kelihatan mutu dan belangnya ....
> Saya nggak akan kecewa Mas Felix siapapun yg terpilih, karena
> saya cukup realistis, janji ngeberesin banjir,kasih pekerjaan, atasi
> macet cuma retorika belaka, cuma pengen liat kambing hitam
> mana lagi yg mau dipotong buat negbelain muka yg sdh janji2
> setinggi langit itu.
>
> Kalau APBD masih dikuasai manusia2 serakah DPRD termasuk
> dr PKS [ yg menyetujui peralihan budget PKT dan BKB ke busway]
> maka sang gubernur juga nggak bisa apa2..
>
> Kalau pemerintah pusat sdh mau klenger dgn subsidi minyak tanah
> dan mau bebas dgn ganti gas, apa yg bisa diperbuat sang Gubernur ?
> Kalau prioritas APBD yad nggak nyentuh ngebebasin uang sekolah
> anak SMA , sang Gubernur bisa apa , apa lagi kalau P AD yg musuhnya
> banyak itu di DPRD.
>
> Banyak lagi yg mesti dipahami buat jadi nggak kecewa dgn janji2
> cagub kita , sekarang ini hanya memilih yg terbaik dr yg buruk ...
>
> Salam , martin - jkt


Web:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Klik: 

http://mediacare.blogspot.com

atau

www.mediacare.biz

====================
Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links










      
____________________________________________________________________________________
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us. http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 

Kirim email ke