Jakarta, 07 Agustus 2007

Di kalangan pecinta cerita silat (cersil), pengarang
Kho Ping Ho bukanlah sosok yang asing. Dialah
pengarang cersil terbesar yang pernah dimiliki
Indonesia dengan karya-karya cersil berlatar belakang
negeri Cina dan juga Tanah Air. 

Buah tangannya yang mencapai ratusan telah diproduksi
ulang dalam sandiwara radio, film, bahkan sinetron di
layar kaca. Hanya saja, sayangnya tidak banyak yang
memperhatikan landasan filosofis dan ajaran moral Kho
Ping Ho yang selalu diusung dalam karya-karyanya. 

Nilai-nilai pluralisme, toleransi antar agama, dan
juga perdamaian yang dilekatkan pada tokoh-tokohnya
semisal Bu Kek Siansu (Si Manusia Setengah Dewa) atau
Suma Han, Sang Pendekar Super Sakti, luput dari kajian
banyak analis dan pengamat, juga akademisi di bidang
sastra. Padahal pengaruh dari cersil cukup besar bagi
pembacanya di Indonesia.

Untuk itulah Lapis Budaya, Laboratorium Pengkajian
Islam dan Budaya, sengaja mengadakan diskusi dengan
tema Cerita Silat Kho Ping Ho, Dari Prinsip
Pluralisme, Filsafat, Hingga Kritik Sastra 

Acara ini sedianya akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal    : Kamis 09 Agustus 2007 pukul 14.00 -
Selesai
Tempat  : Cafe And Bookstore Hybrid, Jl WR Supratman,
depan Villa Graha Hijau I Kampung Utan Ciputat telp
7116866 
Pembicara       : M. Khoirul Moqtafa, Direktur Kajian Agama
dan Perubahan Sosial

Jangan Sampai ketinggalan
Demikian 

Hormat kami,

Fathuri SR                                      
Ketua Yayasan Lapis Budaya



       
____________________________________________________________________________________
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more. 
http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC

Kirim email ke