Refleksi: Lain kali kalau ada yang mengebor minyak atau gas, sebaiknya para pengusaha harus juga disumpah pocong bin moncong, supaya bisa bertanggung jawab menganti kerugian terhadap pendudk setempat atau yang berdiam disekeliling pengeboran, apabila terjadi kecelakaan yang merugikan. Kerusakan alam antara lain di Papua, Kalimantan, pihak pemerintah NKRI berpura-pura tidak tahu.
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0708/08/nus02.html Soal Perbedaan Luas Tanah Warga Korban Lumpur Siap Sumpah Pocong Sidoarjo - Sumpah warga korban lumpur yang dipimpin budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun) beberapa waktu lalu dinilai belum efektif. Saat ini muncul gagasan untuk meningkatkan nilai sumpah tersebut, dari sumpah biasa menjadi sumpah pocong. Hal ini berkaitan dengan perbedaan data tentang luas bangunan yang akan mendapatkan ganti rugi tunai. Kepala Desa Kedungbendo, H Hasan, mengatakan kalau hanya mengucapkan sumpah saja, mungkin tidak langsung terlihat dampaknya jika sumpah itu palsu. Tetapi, kalau sumpah pocong, akan langsung terlihat dampaknya jika mereka berbohong. "Hingga saat ini berbagai pihak mendukung rencana ini. Warga pun menyatakan siap," kata H Hasan usai bertemu Ketua Tim Verifikasi Yusuf Purnama di Sidoarjo, Selasa (7/8). Ia menambahkan, sumpah pocong ini akan dilakukan pada warga Desa Kedungbendo Kecamatan Tanggulangin yang memiliki luasan bangunan berbeda dengan data Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS). Jika ada warga yang mengaku bangunan miliknya lebih luas dibanding data ITS, dan mereka siap disumpah pocong atas pengakuannya tersebut, maka H Hasan akan menandatangani data warga untuk diserahkan pada tim verifikasi BPLS. "Jika mereka mengaku bangunannya lebih luas dari data ITS, tetapi menolak menjalani sumpah pocong, saya tidak akan menandatangani data mereka," tambahnya dengan nada serius. Untuk prosesi sumpah pocong ini, pihaknya sudah menyiapkan jadwal dan tempatnya. Demikian juga sudah disiapkan tiga kiai yang akan memimpin pelaksanaan sumpah pocong tersebut. "Waktunya akan kami gelar Jumat (10/8) siang di salah satu masjid. Sedangkan tiga kiai yang akan memimpin di antaranya Kiai Mahfudz dari Kecamatan Candi, Sidoarjo," tuturnya. (chusnun hadi)
