Di kawasan Timor Leste, tatkala masih dalam lingkungan
RI, membangun rumah ibadah agama mana saja
bebas-merdeka. Di Papua, dan di Sulawesi Utara,
sekarang ini juga (masih bebas-merdeka) demikian.
--- RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Netral Agama
> Oleh Anick H.T.
> 15/08/2007
>
>
> Sejauh ini, justru Perber itu digunakan oleh massa
> pro-kekerasan
> untuk bukan saja menuntut perijinan pembangunan
> gereja, namun juga
> menuntut hengkangnya warga Nasrani dari kampung
> mereka.
>
> Sudah sejak 1997, jemaat Gereja Pantekosta Imanuel
> Sukapura
> beribadah di suatu lokasi yang tak bisa disebut
> layak. Karena
> statusnya hanya lahan pinjaman, mereka membangun
> semacam bedeng
> untuk beribadah. Jadilah bedeng itu sebagai gereja,
> tanpa aral
> sedikitpun. Setiap tahun, mereka juga ikut
> berpartisipasi dalam
> peringatan Idul Fitri yang dirayakan oleh para
> tetangganya yang
> muslim. Begitu juga ketika Natal, para tetangga
> mereka yang muslim
> berdatangan sekadar mengucap selamat kepada para
> jemaat yang
> merayakannya.
>
> Sebelum mendapat pinjaman lahan tersebut, sejak 1989
> mereka
> beribadah dari rumah ke rumah. Kegiatan ini juga
> beberapa kali
> mendapat tentangan lain lagi, mengingat Surat
> Keputusan Bersama
> (SKB) Dua Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri
> Nomor 1 Tahun 1969
> yang berlaku saat itu melarang rumah tinggal sebagai
> tempat ibadah.
>
> Sampai 15 April 2007 lalu, ketika si pemilik lahan
> hendak memakai
> tanah tersebut, pihak gereja harus berpindah ke
> lokasi baru yang
> sebenarnya juga sudah dipersiapkan selama 10 tahun,
> bahkan sudah
> bersertifikat gereja. Sejak 29 April 2007, sampai
> minggu kemarin,
> warga sekitar lahan kosong tersebut menolak
> diadakannya kegiatan
> ibadah di tempat tersebut dan beberapa kali
> memblokir jalan masuk
> gereja. Sejak itu pula, 400 jemaat pemakai gereja
> tersebut
> menjalankan ibadahnya dalam situasi mencekam, dan
> bahkan sempat
> beribadah di jalanan. Teriakan "bakar", "usir",
> "hancurkan" sudah
> terlalu sering mengiringi ibadah khidmat mereka.
>
> Sejak itu pula aparat kepolisian maupun pemerintah
> setempat tak
> kunjung menemukan solusi yang menentramkan dan
> berorientasi
> kerukunan. Justru yang terlihat di lapangan adalah
> pembiaran
> terhadap anarkisme massa yang mengatasnamakan
> mayoritas itu. Bahkan
> dalam beberapa kasus menyangkut agama seperti ini,
> nampak nyata
> bahwa mereka berpihak kepada kaum pro-kekerasan yang
> sejatinya anti-
> konstitusi. Mungkin karena aparat negara ini juga
> beragama.
>
> Sementara di sisi lain, Peraturan Bersama (Perber)
> Menteri Agama dan
> Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8
> Tahun 2006 yang
> mengatur pendirian rumah ibadah, alih-alih menjadi
> aturan yang
> berorientasi pada pemeliharaan kerukunan, justru
> malah menjadi
> justifikasi untuk mempersulit, untuk tidak
> mengatakan memustahilkan,
> pendirian rumah ibadah kaum minoritas.
>
> Sejauh ini, justru Perber itu digunakan oleh massa
> pro-kekerasan
> untuk bukan saja menuntut perijinan pembangunan
> gereja, namun juga
> menuntut hengkangnya warga Nasrani dari kampung
> mereka.
>
> Gereja Sukapura hanyalah satu kasus betapa aparat
> dan aturan hukum
> yang sejatinya ada untuk menjaga harmoni, justru
> menjadi alat
> pemecah belah masyarakat.
>
> Masih ada beberapa Gereja HKBP di Jatimulya, GKI
> Jatibening, Gereja
> Baptis Bojongmenteng, Bekasi, dan beberapa gereja di
> Tangerang yang
> dengan modus yang hampir sama mengalami diskriminasi
> dan penutupan
> paksa. Rasanya sudah hampir 62 tahun kita merdeka.
> Rasanya
> konstitusi kita juga menjamin kemerdekaan setiap
> warga negara ini
> untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya.
> Rasanya Perber
> Tahun 2006 juga diberlakukan dalam semangat untuk
> mengakui bahwa hak
> beragama adalah hak asasi manusia yang tidak dapat
> dikurangi dalam
> keadaan apapun; bahwa pemerintah berkewajiban
> melindungi setiap
> usaha penduduk untuk melaksanakan ajaran agama dan
> beribadah.
> Rasanya sebagai bangsa kita sudah sepakat bahwa
> negara ini bukan
> negara agama.
>
> Rasanya sudah saatnya kita bertanya ulang kepada
> aparat pemerintah
> kita: sudahkah mereka netral-agama dalam menjalankan
> tugas negara?
> Sudahkah mereka ber-Indonesia?
>
>
>
>
>
____________________________________________________________________________________
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play
Sims Stories at Yahoo! Games.
http://sims.yahoo.com/