W A W A S A N   K E B A N G S A A N
  Pandji R. Hadinoto / KorNas KERABAT 45
   
  
   MERDEKA      adalah Salam Nasional sejak 1       September 1945, yang terasa 
masih relevan dipekikkan oleh      segenap anak bangsa Indonesia.
   Bahwa sesoenggoehnja kemerdekaan itoe ialah hak segala      bangsa dan oleh 
sebab itoe, maka pendjajahan diatas doenia haroes      dihapoeskan, karena 
tidak sesoeai dengan peri kemanoesiaan dan peri      keadilan [Pemboekaan 
Oendang Oendang Dasar, 18 Agustus 1945]
   Kini, saat 62 tahun      Proklamasi Indonesia Merdeka, Indonesia dirasakan 
telah Merdeka ketika      menyatakan Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa 
serta kebebasan      berserikat, berkumpul dan berpendapat, namun di lain pihak 
belum terasakan      Indonesia Merdeka ketika menghadapi ancaman kebodohan, 
kemiskinan, ruang      kedaulatan rakyat dan Negara di tengah dampak kampanye 
sistemik      globalisasi, yang bilamana tidak diwaspadai dapat berpotensi 
disintegrasi.
   Bangsa      adalah orang2 yang memiliki kesamaan asal keturunan, adat, 
bahasa dan      sejarah serta berpemerintahan sendiri. Bangsa adalah kumpulan 
manusia yang biasanya terikat karena      kesatuan bahasa dan wilayah tertentu 
di muka bumi [Kamus Besar Bahasa Indonesia,      DepDikBud]
   Oleh karena itulah,      perlu senantiasa diperhatikan bahwa KEBESARAN dan 
KEJAYAAN Leluhur suatu      bangsa di masa silam, adalah merupakan kebanggaan 
dan kebesaran bagi      generasi Ahli Warisnya. Tetapi sayang, Kebesaran dan 
Kejayaaan Leluhurnya      itu bagi Ahli Warisnya yang berjiwa kecil dan kerdil 
hanya merupakan      Dongeng dan Cerita Pelipur Lara Dikala Duka. Tetapi bagi 
Ahli Warisnya      yang berjiwa besar adalah sebaliknya, Kebesaran dan Kejayaan 
Leluhurnya      dimasa silam itu merupakan Inspirasi untuk menciptakan Karya 
Yang Lebih      Besar atau setidaknya mempertahankan apa yang pernah dicapai. 
[JAMALUDIN      AL AFGHANI, Tokoh Pembaharu Afganistan abad-19]
   Belajarlah Sejarah,      sebab sejarah akan membuat kalian Bijaksana 
terlebih dahulu; Sebenarnya      Sejarah, telah banyak memberikan Pelajaran 
kepada kita, sayang kita jarang      memperdulikannya; Bahkan sebagai Amanat 
Terakhir, diakhir pemerintahannya,      dikatakan “Jangan Melupakan Sejarah” 
[Bung KARNO, Proklamator Indonesia      Merdeka abad-20]
   Dalam pengertian      itulah pemahaman tentang siklus hidup Nusantara 
menjadi penting bagi      generasi pengawal Indonesia Merdeka [lampiran Teori 
Siklus Hidup Dr Arnold      Toynbee], yang menunjukkan misalnya bahwa kejatuhan 
kekuasaan penjajah      Nusantara bernama VOC diakibatkan oleh virus Korupsi. 
Fakta sejarah ini      selayaknya tidak terulang kembali di persada Nusantara 
ini, 
   Sementara itu dari      hasil terawang para pakar kearifan lokal diperoleh 
proyeksi Indonesia      Merdeka kedepan [Spiral-1, 2, 3], hal mana menunjukkan 
bahwa ada optimisme      bagi generasi pengawal Indonesia Merdeka sejak tahun 
2009 sampai dengan      tahun 2049. Bahkan, Price Waterhouse dalam makalah The 
World in 2050      menerawang bahwa Indonesia      menjadi kekuatan ekonomi 
yang ke-6. Jadi ada koinsidensi.
   Namun demikian, masih      diperlukan cadangan strategis berupa sikap 
kebangsaan agar supaya dicapai      kriteria best fit atas      pencapaian 
proyeksi Indonesia Merdeka tersebut diatas, yakni a.l. Pakta      Kebangsaan 
berwujud tekad kawal 9 Pusaka Bangsa, tekad waspadai 7      Ketahanan Bangsa 
dan tekad tumbuh kembangkan Kepemimpinan Kebangsaan 45,      sebagaimana telah 
ditandatangani oleh beberapa tokoh masyarakat yang hadir      pada tanggal 28 
Agustus 2007 saat Seminar Aset Strategis Nasional di Ruang      Rapat DHD45 DKI 
Jakarta, kelanjutan dari Dialog Lintas Generasi KERABAT 45      di Ruang GBHN, 
Gedung Nusantara V, MPR RI tanggal 24 Agustus 2007 tentang      Bina Patriot 
Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Adapun awal penandatangan      Pakta Kebangsaan 
ini adalah oleh Forum Kader Bangsa 973 pada 10 Agustus      2006, diikuti a.l. 
oleh Forum Komunikasi KERABAT 45 di Sorong, Papua Barat      pada 14 April 2007 
dan Komisi II DPRD Kota Pakanbaru pada 3 Agustus 2007  
    ybl.
   Oleh karena itulah,      kehadiran Politik & Hukum Pertahanan Non Militer 
Pendidikan Bela      Negara oleh MenHan RI [Kompas, 31 Agustus 2007] adalah     
 sungguh menyegarkan.
   
  Jakarta, 31 Agustus 2007
   
  eMail : [EMAIL PROTECTED]
www.asiabersama/kerabat45 
 
   
  
       
---------------------------------
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
 Play Sims Stories at Yahoo! Games. 

Kirim email ke