Sementara itu kemiskinan ditutup-tutupi bahkan si miskin di Cilegon itu
justru dianiaya batinnya gara2 secara kebetulan diekspose kemiskinannya.
LIBIDO AGAMA yang bersifat jasmaniah dibesar-besarkan sementara itu sikap,
perilaku, kepribadian, kepedulian, spiritualitas, ketangguhan psikis menahan
angkara, dll.dll. tidak pernah diasah dan ditingkatkan. Seolah-olah dengan
mengenakan jilbab otomatis suci dan dianggap suci luar dalam. Sekalipun ada
ayatnya tak harus diartikan apa adanya, kupaslah inti spriritnya : untuk dan
agar supaya berperilaku sopan, tidak vulgar.. itu saja cukuplah.






On 9/6/07, godamlima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   GILE,MANIAK UGAMAK?
> 5 SEPTEMBER 2007,REBO KEPARAT
>
> Hmm,guweh bener2 enggak habis mingkir.
>
> Apah gaweannyah,para wangkil maksiat di gedong pari pari,DPR.
>
> Apah cuman melocoh dan ngerumpih bini katiganyah?
>
> Sementara ulah para uler ijoh ituh,tambah mangkak hajah.
>
> Enggak ketulungan betina2nyah jugak,
>
> Yang berdemo DENGEN ARI JILBAB SAK-DUNIAH NYAH?
> Hari Jilbab Internasional; Jilbab Hak Azasi
>
>
>
> Semarang, WASPADA Online
>
> Hari Jilbab Internasional diperingati di Semarang dengan aksi damai,
> Selasa (4/9). Peringatan ini dihadiri sekitar 300 mahasiswi yang
> tergabung dalam Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Kota Semarang.
>
> Koordinator aksi, Lulu Jamaliah, mengatakan, hari jilbab tahun ini
> merupakan peringatan yang kelima sejak tahun 2003. Namun dia
> menyayangkan masyarakat Muslim di Indonesia belum banyak yang
> mengetahui akan hal ini. Maka, aksi ini sekaligus sebagai
> sosialisasi.
> "Awalnya, 4 September itu diperingati untuk solidaritas umat Muslim
> di Perancis yang ketika itu para Muslimahnya dilarang mengenakan
> jilbab, tetapi tahun 2002 menjadi awal ditetapkannya Hari Jilbab
> Internasional," katanya.
>
> Lulu yang juga mahasiswi Jurusan Psikologi Undip ini mengatakan,
> dalam aksi ini, mereka mengusung dua tema, yakni simpatik jilbab dan
> jilbab simpatik. "Simpatik jilbab berisi pesan moral bahwa
> permasalahan jilbab merupakan bagian dari HAM yang tidak boleh
> diganggu siapapun. Negara tidak boleh melarang warganya memakai
> jilbab," kata Lulu dengan bersemangat.
>
> Dia menambahkan, "Jilbab simpatik berisi ajakan agar Muslimah di
> Indonesia yang belum berjilbab agar memakai jilbab. Apalagi ini
> momen yang tepat karena menjelang Ramadan".
> Para mahasiswi yang ikut dalam aksi tersebut berjalan kaki dengan
> mengambil rute dari depan Masjid Baiturrahman, Simpanglima, menuju
> gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah.
>
> Dalam aksi tersebut, para mahasiswi membagikan bunga dan selebaran
> kepada pengguna jalan di Simpanglima. Selain itu, mereka juga
> mendirikan posko di depan Masjid Baiturrahman sebagai tempat untuk
> membagikan jilbab kepada masyarakat secara gratis.
> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
>
> Ah..bener2 Islam tambah jadi sampar buat duniah!!
>
> Lalu apah sih yang bisak dibanggaken ke maniakan ugamak inih?
>
> >>>>>>>>>>>>>>>>>
>
> 
>

Kirim email ke