Maaf, Bung. Pikiran kita ini jangan terlalu picik begitu. Orang mau
berinvestasi, artinya dia mau memberi dan menerima. Itu biasa! Mengapa harus
dihubung-hubungkan lagi dengan penjajahan.
Orang dagang cari untung, dan dia bawa ke negerinya, ya iyalah...! Kalau dia
mau invasi ke mana kek, itu urusan dialah. Peduli amat. Indonesia juga pernah
melakukan invasi dan menjajah bangsa lain.
Kalau soal penajajahan, sekarang ini saja kita sedang dijajah. Siapa yang
jajah? Ya itu, koruptor-koruptor yang saban hari berkhotbah dan berkoar-koaar
atas nama agama. Kapan UUD 45 berhasil menghapus penjajahan koruptor. Tetapi
soal investasi, emangnya yang kau harapkan itu investasi yang dilakukan oleh
malaikat?
Bung, penjajahan itu juga ada gunanya. Kalau bukan karena penjajahan Belanda
apa ada yang namanya Indonesia? Bepikirlah dengan pikiran yang jernih, bukan
dengan kecurigaan melulu.
Pak Menteri Peridustrian Fahmi Idris sudah kasih contoh cara berpikir yang
sehat. Mengapa Anda curiga? Jangan bicara soal "ada kemungkinan" yang negatif
melulu. Undang-Undang Dasar kita tidak bicara soal pelarangan orang berdagang
dan investasi.
Tenangkan pikiran, jauhkan yang buruk-buruk sangka. Bangsa ini jangan dibikin
bodoh terus dengan khotbah-khotbah yang keliru.
IUR
Muchammad Taufiq <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
hmm,, ada kmungkinan hasil investasi di indonesia ini mereka bawa ke sono
(israel mksdnyee) trus buat invasi negeri seberang...(yang kata di UUD '45
negeri ini neh, "Penjajahan harus dihapuskan dimuka bumi")
jadi yah bisa jadi ada hubungannya gituh.... kecuali umbu emang demen ama yg
namanya menjajah...
Piss ah..
On 9/6/07, Umbu Rey < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
Akh, jangan percaya pada orang Indonesia model Nurwahid itu. Pikirannya bikin
bangsa ini tengeelam dalam kebodohan dan kemiskinan. Dagang kok
dihubung-hubungkan dengan ras, agama dan politk.
Politisi yang lain, biar saja mereka kebakaran jenggot. Rambut dan baju
celananya sekalian terbakar juga tidak apa-apa. Di Provinisi NTT investasi
Israel malah sudah akan dijajaki. Masa bodoh amat dengan Nurwahid. Biar saja
dia berkoar-koar.
Saya setuju dengan pendapat Menteri Perindustrian Fahmi Idris.
IUR
Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel.