Film: Kisah atau Sejarah? Kineforum menyambut saat menimbang kembali tentang religi dan kepercayaan. Kami mengumpulkan beberapa film cerita dari Indonesia dan film-film pendek Asia Tenggara yang mengangkat tema bagaimana agama berperan dalam kehidupan. Para anak muda yang kritis di Asia Tenggara berpikir ulang tentang agama di tengah peningkatan kecenderungan kekerasan atas nama agama. Dalam bulan ini kineforum bersama the Embassy of Italy dan Istituto Italiano di Cultura menyelenggarakan Festival Film Italia untuk mengenang salah satu maestro film dunia, Michelangelo Antonioni, yang meninggal dunia 30 Juli 2007 yang lalu. Masih tentang mengenang, kineforum ingin menanggapi peristiwa pelarangan buku sejarah yang mengulas kembali Tragedi 1965 dengan sudut pandang baru. Kami memutarkan film-film cerita yang berlatar belakang peristiwa ini untuk menunjukkan bahwa, meskipun fakta sejarah disembunyikan terus, peristiwa itu akan tetap hidup dalam imajinasi kita semua dan terus diceritakan kembali lewat cara yang berbeda-beda. Selamat menonton dan berdiskusi di kineforum! Jadwal Pemutaran : Jumat, 14 September 2007 14.15 : Atheis 17.30 : (MAYBE) LOSING MY RELIGION 19.30 : Titian Serambut Dibelah Tujuh Sabtu, 15 September 2007 14.15 : Titian Serambut Dibelah Tujuh] 17.30 : Aku Ingin Menciummu Sekali Saja 19.30 : Atheis Minggu, 16 September 2007 14.15 : Titian Serambut Dibelah Tujuh 17.30 : Betina 19.30 : Aku Ingin Menciummu Sekali Saja Senin, 17 September 2007 14.15 : Cronaca di un amore 17.30 : L’avventura 19.30 : L’eclisse Selasa, 18 September 2007 14.15 : Il Deserto Rosso 17.30 : Blow-Up 19.30 : Professione: Reporter Rabu, 19 September 2007 14.15 : Al di la’ delle nuvole 17.30 : Cronaca di un amore 19.30 : L’avventura Kamis, 20 September 2007 14.15 : L’eclisse 17.30 : Il Deserto Rosso 19.30 : Blow-Up Sinopsis : (MAYBE) LOSING MY RELIGION (10 – 16 September 2007) (MAYBE) LOSING MY RELIGION (64’ short film program) Betina (2006), 70 menit. Sutradara: Lola Amaria. Pemain: Kinaryosih, Agastya, Fahmi Al-Attas. Seorang perempuan muda bekerja di peternakan sapi sebuah kampung kecil. Keingintahuannya akan kisah cinta ibunya dengan pemimpin ritual kampungnya membuatnya ingin menggantikan tempat ibunya. Penerima The Netpac Award di Jogja-Netpac Asian Film Festival 2006. Aku Ingin Menciummu Sekali Saja (2002), 93 menit. Sutradara: Garin Nugroho. Pemain: Lulu Tobing, Octavianus R. Muabuay, Adi Kurdi, Sonya S. Baransano. Arnold (Muabuay) terpana melihat gadis (Lulu Tobing) berurai air mata sejak kedatangannya ke dermaga pelabuhan kota. Ia juga melihat gadis itu terus menerus menuliskan “Jangan Takut” yang diambilnya dari Injil. Hidup Arnold berada di persimpangan antara: masa remaja dan kedewasaan, kulit gelap dan kulit terang, cinta dan kekaguman, penundukan dan perjuangan Titian Serambut Dibelah Tujuh (1982), TT. Sutradara: Asrul Sani. Pemain: Tatiek Malyati, S. Effendy, Enny Rochaeni, A Hadi, Ali Yugo. Pembuatan ulang dari film berjudul sama dari tahun 1959. Seorang guru muda mencoba menentang cara berpikir dan sistem pendidikan kolot. Tantangan datang dari guru lama, juga dari godaan istri guru itu yang menebar memfitnahnya. Atheis (1974), 106 menit. Sutradara: Sjuman Djaya. Pemain: Deddy Sutomo, Kusno Sudjarwadi, Farouk Afero, Emmy Salim. Hasan (Sutomo) adalah santri yang pendidikannya tanggung, sehingga mudah terombang ambing. Hasan menunjukkan bagaimana manusia modern berusaha menempatkan Tuhan dalam hidupnya. Penerima Plakat Djamaluddin Malik untuk Film adaptasi Novel terbaik FFI 1975. Cronaca di un amore / Chronicle of a Love (1950), 96 menit. Pemain: Lucia Bosé, Massimo Girotti, Ferdinando Sarmi, Gino Rossi. Paola adalah perempuan muda dan cantik yang menikah dengan seorang pengusaha kaya. Ia bertemu dengan mantan kekasihnya, Guido, setelah tujuh tahun, tapi hubungan mereka diwarnai kejadian-kejadian tragis. L’avventura / The Adventure (1959), 145 menit. Pemain: Gabrielle Ferzetti, Monica Vitti, Lea Massari, Dominique Blanchar, Renzo Ricci. Seorang perempuan hilang saat berlayar di Mediterania. Dalam pencarian, kekasihnya dan sahabatnya mulai saling tertarik. L’eclisse / Eclipse (1962), 124 menit. Pemain: Alain Delon, Monica Vitti, Francisco Rabal, Louis Seigner. Seorang perempuan muda bertemu dengan laki-laki muda yang penuh gairah, tapi kisah cinta mereka terancam gagal karena sifat lelaki muda yang materialistis.
Il Deserto Rosso / Red Desert (1964), 115 menit. Pemain: Monica Vitti, Richard Harris, Carlo Chionetti, Xenia Valderi. Giuliana, istri manajer pabrik di Ravenna, kesepian dan mengalami masalah kejiwaan. Ia merasa ingin dibutuhkan orang lain, sementara suaminya sering bepergian karena pekerjaannya. Apakah pertemuannya dengan seorang lelaki akan menyelesaikan masalahnya? Blow-Up (1966), 111 menit. Pemain: Vanessa Redgrave, Sarah Miles, David Hemmings, John Castle. Seorang fotografer fashion di London yakin ia telah memotret suatu pembunuhan… Professione: Reporter / The Passanger (1975), 119 menit. Pemain: Jack Nicholson, Maria Schneider, Jenny Runacre, Ian Hendry. Wartawan yang sedang melakukan riset di gurun Sahara menyadari bahwa mukanya sangat mirip dengan seseorang yang baru meninggal. Ia menyamar sebagai si Mati dan menerima segala akibatnya. Al di la’ delle nuvole / Beyond the Clouds (1995), 112 menit. Disutradarai bersama Wim Wenders. Pemain: Fanny Ardant, Chiara Caselli, Irène Jacob, John Malkovich, Sophie Marceau. Empat cerita pendek yang dihubungkan dengan cerita yang difilmkan oleh Wenders. Tokoh utama tiap film adalah seorang perempuan. Tiap film mengajak kita pada perjalanan ke dalam diri. Program ini bisa diselenggarakan karena kerjasama kineforum dengan Konfiden, Istituto Italiano di Cultura, Embassy of Italy, Sinematek Indonesia, SET Film Workshop, Miles Films, Rapi Films, Salto Films, Studio 21, dan MD Production. Kineforum Studio 1 Studio 21 TIM, Jl Cikini Raya 73, Jakarta Pusat 10330. Tel. 021-3162780 (Anita) email: [EMAIL PROTECTED] website: www.dkj.or.id Lihat jadwal bulanan dan program pemutaran kineforum di blog: http://kineforum.wordpress.com/ Akan diputar : 1 9 6 5 (24 September – 4 Oktober 2007) Djakarta 66 (1982), 135 menit. Sutradara: Arifin C. Noer. Pemain: Umar Kayam, Amoroso Katamsi, Ikranagara, Cok Simbara. Rekonstruksi proses terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret yang menandai awal rezim Orde Baru. Jakarta dipenuhi demonstrasi mahasiswa dan keadaan genting, Presiden Soekarno memberi wewenang kepada Letjen Soeharto untuk memulihkan keamanan negara. Puisi Tak Terkuburkan (1999), 86 menit. Sutradara: Garin Nugroho. Pemain: Ibrahim Kadir, Berliana Febriyanti, El Manik, Amak Baldjun. Pengalaman 22 hari di penjara berdasarkan kisah Ibrahim Kadir, seorang penyair didong yang dipenjara tahun 1965 di Tanah Gayo, Aceh. Di penjara ia terus mencipta puisi dan mendapat tanggapan dari sesama penghuni penjara, laki-laki dan perempuan. Silver Video Leopard Award, Locarno Film Festival, Swiss (2000). Pasir Berbisik (2000), 104 menit. Sutradara: Nan. T. Achnas. Pemain: Dian Sastrowardoyo, Christine Hakim, Slamet Rahardjo Djarot, Karlina Inawati. Menghindari kerusuhan di kampung mereka, Daya (Sastrowardoyo) dan keluarganya harus pindah ke daerah gurun pasir. Si Ayah meninggalkan Daya dan ibunya yang berupaya menyambung hidup. Latar sejarah pendudukan Jepang dan situasi teror 1965 ikut membentuk absurditas pengalaman para perempuan dalam hidup Daya. Aktris terbaik (Dian Sastrowardoyo) dari Deauville dan Singapore International Film Festival (2002). Klayaban (A Tale Of An Outcast) (2005), 15 menit. Sutradara: Farishad I. Latjuba. Pemain: Ronny Suryomartono, Karel, Teddy Sunardi. Dua orang Indonesia yang tinggal di sebuah negara asing bertemu. Sejarah bisa saja membuat mereka bermusuhan. Tapi… Gie (2006), 147 menit. Sutradara: Riri Riza. Pemain: Nicholas Saputra, Jonathan Mulia, Thomas Y. Nawilis, Lukman Sardi, Sita Nursanti, Wulan Guritno. Biografi fiktif berdasarkan kisah catatan harian Soe Hok Gie, aktifis gerakan mahasiswa tahun 1960-an di Jakarta. Gie adalah utopis. Ia menghadapi perubahan politik yang begitu cepat pada zamannya dan tersadar, bahwa pilihan-pilihan yang diambilnya menyeret Indonesia lebih jauh dari utopia. Lentera Merah (2006), 100 menit. Sutradara: Hanung Bramantyo. Pemain: Laudya Cynthia Bella, Dimas Beck, Firrina, Teuku Wisnu, Fikri Ramdhan. Lentera Merah adalah majalah kampus yang menjadi rebutan para mahasiswa baru. Dalam proses ini para calon anggota Lentera Merah bertemu dengan kenyataan mengerikan dari masa lalu. Sinengker (2007), 27 menit. Sutradara: M. Aprisiyanto. Pemain: Film berbahasa Jawa ini menggambarkan dampak peristiwa di sekitar kekacauan politik tahun 1965 bagi para korban. Asih menceritakan bagaimana hidupnya yang dulunya penuh kegembiraan berubah menjadi kegelapan sejak ia kehilangan satu per satu keluarga yang dicintainya Informasi Kineforum, Ayo lihat www.kineforum.wordpress.com --------------------------------- Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers
