Paspor Indonesia itu ada tulisannya: berlaku di seluruh dunia. (Dulu sih ada 
tulisannya: "kecuali Afrika Selatan"). Tidak ada tulisannya: kecuali Israel.
Lagipula masuk ke Israelnya via Yordania, walau paspornya tidak dicap, 
karena capnya hanya dibuat di kertas terpisah (kayak Taiwan juga, karena 
memang tidak ada hubungan diplomatik).

Selain itu, ini yang juga penting, orang Indonesia (orang Kristen) ke Israel 
itu mau ibadah. Ada juga yang mau berobat, karena keunikan lingkungan di 
Laut Mati.

gono
Re: KOMPAS Promosikan Israel
Posted by: "Priyo Husodo" [EMAIL PROTECTED]   robertuspriya_husada
Tue Sep 18, 2007 11:27 pm (PST)
Bung kayaknya kalo ngga ada bangsa israel, agama samawi juga ngga ada tuh...
dulu Indonesia juga banyak yang ngga ngakui kok... politik luar negari itu
sebaiknya dilihat pada hubungan timbal balik, bukan dalam kacamata agama.

makanya indonesia ngga pernah pinter-pinter hubungan politik luar negeri
dengan timur tengah kok cuman sama arab saja.

capee deeh...

cheers,
rph

On 9/19/07, axmals <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu`alaikum Wr. Wb.
>
> imagePemuatan advertorial tentang pariwisata Israel pada rubrik
> perjalanan (Klasifikasi Iklan) harian KOMPAS dinilai sarat kepentingan
> mendukung negara zionis itu.
>

Kirim email ke