benar sekali pak samiaji! pbb bisa digugat misalnya 1 triliun dolar,
kalau menang, juga bisa kan hasil gugatan diserahkan sama kaum duhafa seperti
dalam kasus time, jadinya beliau kan bisa lagi jadi bapak pembangunan dan
pengentasan kemiskinan?
sk
samiaji <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sesudah Suharto "menang" menggugat TIME, -- seharusnya pencuri nomor satu ini
juga menggugat PBB!
Kalau ada pencuri memang melawan PBB, akan sungguh-sungguh menggemparkan
seluruh dunia!
----- Original Message -----
From: Umar Said
To: HKSIS
Sent: Wednesday, September 19, 2007 4:45 AM
Subject: [HKSIS] PBB nyatakan Soeharto sebagai pencuri nomor satu
Stop press, stop press dan stop press !!!
PBB nyatakan Soeharto sebagai
pencuri nomor satu !
Tidak disangka-sangka, dan bagaikan petir yang menggelegar di siang hari
bolong, dari New York disiarkan berita yang pasti akan menjadi pembicaraan
ramai di seluruh Indonesia, dan yang akan menimbulkan berbagai effek besar ,
yaitu : PBB dan Bank Dunia telah menyatakan Soeharto sebagai pencuri nomor
satu di dunia.
Berita besar yang mengagetkan banyak orang ini telah disiarkan oleh Kompas
Cybermedia tanggal 18 September. Dinyatakannya oleh PBB dan Bank Dunia bahwa
Soeharto adalah pencuri nomor satu di dunia, dan mengungguli koruptor-koruptor
besar lainnya di skala dunia, membenarkan perjuangan gerakan berbagai kalangan
dan golongan di Indonesia, yang melawan KKN Suharto dan telah sejak lama
menuntutnya supaya diadili.
Sikap yang diambil PBB (dan Bank Dunia) ini juga merupakan pukulan besar dan
tidak tanggung-tanggung terhadap dimenangkannya oleh Mahkamah Agung gugatan
Soeharto terhadap majalah TIME. Lebih jauh dan lebih luas lagi, sikap PBB dan
Bank Dunia yang merupakan hukuman moral yang berat sekali untuk Soeharto ini,
juga merupakan pukulan berat bagi para pendukung setianya, yaitu orang-orang
yang masih bermental Orde Baru.
Tindakan yang diambil PBB dan Bank Dunia terhadap Soeharto ini pastilah akan
membangkitkan banyak reaksi, yang akan sama-sama kita saksikan dalam waktu
dekat yang akan datang. Tulisan singkat ini hanyalah sebagai pengantar dan
sekaligus sebagai penyambut atas tersiarnya berita besar ini.
Umar Said
============
Berikut adalah teks lengkap berita yang disiarkan Kompas Cybermedia tanggal
18 September 2007 :
New York, Selasa. Mantan Presiden Soeharto kembali menjadi perhatian dunia.
Bekas penguasa Orde Baru selama 32 tahun menyandang predikat sebagai pemimpin
politik dunia yang diperkirakan mencuri kekayaan negara dalam jumlah berkisar
15 miliar dollar hingga 35 miliar dollar AS. Tidak tanggung-tanggung, Soeharto
menempati urutan pertama dari sepuluh daftar mantan kepala negara yang
dinyatakan sebagai pencuri
Seperti berita yang dilansir kantor berita Antara, daftar ini tercantum dalam
buku panduan yang dikeluarkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Bank Dunia
bersamaan dengan peluncuran Prakarsa Penemuan Kembali Kekayaan Yang Dicuri
(Stolen Asset Recovery Initiative-STAR) di Markas Besar PBB, New York, Selasa
(18/9) WIB.
Peluncuran prakarsa dihadiri Sekjen PBB Ban Ki-moon, Presiden Bank Dunia
Robert B. Zoellick, dan Direktur Kantor PBB untuk Masalah Obat-obatan Terlarang
dan Kejahatan (UNODC) Antonio Maria Costa. Turut hadir para pejabat tinggi
sejumlah negara anggota PBB, termasuk Deputi Wakil Tetap RI untuk PBB
Adiyatwidi Adiwoso dan Direktur Perjanjian Internasional Deplu RI Arif Havas
Oegroseno.
Daftar tersebut mencamtumkan Mohamad Soeharto (1967-1998) pada urutan teratas
tabel Perkiraan dana yang Kemungkinan Dicuri dari sembilan Negara, dengan
kekayaan yang diperkirakan dicuri Soeharto berjumlah 15 miliar dollar hingga 35
miliar dolllar AS.
Temuan PBB Bank Dunia itu menyebutkan perkiraan total PDB Indonesia setiap
tahunnya pada rezim Soeharto. 1970-1998 sebesar 86, 6 miliar dollar AS.
Indonesia seperti yang diungkapkan Arif Havas Oegroseno akan mengajukan
permintaan bantuan kepada STAR Initiative untuk berusaha mengembalikan kekayaan
negara yang diperkirakan dicuri Soeharto.
Menurut rencana, Havas, bertemu dengan pihak Bank Dunia di Washington D.C.
untuk membahas rencana Indonesia.tersebut, Jumat (21/9) . Pembahasan di
Washington nanti , kata Havas yang ditemui sebelum peluncuran STAR Initiative,
akan berkisar kepada penaksiran kemungkinan mengumpulkan kembali kekayaan yang
diperkirakan dicuri Soeharto serta langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan
setelah itu. Dengan demikian, saat ini belum diketahui di mana saja kekayaan
yang diperkirakan dicuri Soeharto tersebar dan dapat dikumpulkan kembali
(Persda Network, 18 September 2007)
* *
Daftar 10 Pencuri Kekayaan Negara
1. Soeharto (Indonesia) 1967-1998 kerugian negara : 15 35 miliar dollar
AS
2. Ferdinand Marcos (Filipina) 1972-1986 kerugian negara :5-10 miliar
dollar AS
3. Mobutu Sese Seko (Zaire) 1965-1997 kerugian negara 5 miliar dollar AS
4.Sani Abacha (Nigeria) 1993-1998 kerugian negara 2-5 miliar dollar AS
5. Slobodan Milosevic (Serbia/Yugoslavia) 1989-2000 kerugian negara 1
miliar dollar AS
6.Jean Claude Duvalier (Haiti) 1971-1986 kerugian negara 300-800 juta
dollar AS
7. Alberto Fujimori (Peru) 1990-2000 kerugian negara 600 juta dollar AS
8.Pavlo Lazarenko (Ukraina) 1996-1997 kerugian negara 114-200 juta dollar AS
9. Arnoldo Aleman (Nikaragua) 1997-2002 kerugian negara 100 juta dollar AS
10. Joseph Estrada (Filipina) 1998-2001 kerugian negara 70-80 juta dollar AS
* * *