Jadi ingi mengomentari. 

Kalau urusannya narkoba dan korupsi, berarti sudah
jadi musuh bersama masyarakat. 

Ingat bangsa ini tidak pernah maju karena generasi
mudanya sudah diracun narkoba, mulai dari pil BK tempo
dulu, shabu, ekstasi dan  heroin saat ini. 

Bangsa ini sudah tertinggal jauh bung dari Malaysia
dan Singapura, karena mereka tegas soal narkoba. 

Nah soal korupsi, ini sama-sama maling teriak maling.
Sama-sama korupsi kok saling sikut menyikut. Tapi
berkat korupsi inilah, bangsa Indonesia terpuruk di
mata internasional, dan banyak rakyat yang tidak
sempat makan tiga kali sehari.  

Ngapai dibela-bela...toh mencoreng nama baik
kawan-kawan sebagai pekerja pers yang "masih bisa
lurus" juga kan. 

Mending kasus narkobanya Gogon, paling-paling yang
kebakaran jenggot ya anggota Srimulat yang jumlahnya
tidak begitu banyak....

Sorri bos...
  
--- bujang kelana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ingat bung wartawan juga manusia, dia tidak kalis
> dari perkara pidana, jangan sembunyi di balik jaket
> wartawan lalu bisa minta keistimewaan dari jerat
> hukum. Narkoba dan korupsi bisa membawanya ke
> penjara, dan tak perlu solidaritas untuk
> mengiba-iba. salam
> living on deadline <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:          Ini maksudnya minta simpati atau
> bagaimana?
> lha wong kedua wartawan tersebut melakukan perbuatan
> kriminal, wajar dong kalau mereka harus nerima
> resikonya.
> 
> 
> jordan fahmi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:      
> 
> Note: forwarded message attached.
>   
>   
> ---------------------------------
>   Luggage? GPS? Comic books? 
> Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search. 
> 
> 
> Date: Tue, 25 Sep 2007 00:35:56 -0700 (PDT)
> From: jordan fahmi <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Fwd: Dua Mantan Wartawan Senior Jawa Pos
> Masuk Penjara
> To: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> Note: forwarded message attached.  
>   
> ---------------------------------
>   Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that
> gives answers, not web links. Date: Tue, 25 Sep 2007
> 00:33:33 -0700 (PDT)
> From: jordan fahmi <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Fwd: Dua Mantan Wartawan Senior Jawa Pos
> Masuk Penjara
> To: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> Note: forwarded message attached.  
>   
> ---------------------------------
>   Shape Yahoo! in your own image. Join our Network
> Research Panel today! Date: Tue, 25 Sep 2007
> 00:27:44 -0700 (PDT)
> From: jordan fahmi <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Dua Mantan Wartawan Senior Jawa Pos Masuk
> Penjara
> To: [email protected]
> CC: [EMAIL PROTECTED]
> 
>   Assalamu alaikum wr wb.-
>   Di Bulan Ramadan ini saya ingin mengetuk hati
> semua rekan-rekan wartawan dan aktivis media
> mengenai nasib dua orang mantan wartawan Jawa Pos
> yang sekarang mendekam di penjara Medaeng Surabaya.
> Keduanya adalah R Widjojo Hartono (46 tahun) dan
> Baharmi (47 tahun).
>   Keduanya masuk penjara karena kasus yang berbeda.
> Baharmi ditangkap polisi karena kedapatan membawa
> narkoba dan sekarang divonis empat tahun. Semasa
> aktif menjadi wartawan, Baharmi pernah menjadi
> redaktur pelaksana Tabloid Nyata milik Jawa Pos
> Group.
>   Nasib Widjojo Hartono alias Tony lebih
> mengenaskan. Dia pernah menjadi redaktur pelaksana
> Harian Jawa Pos. Terakhir sebelum dipecat dia
> menjadi direktur keuangan Jawa Pos Radar Timur yang
> membawahi penerbitan radar-radar JP di Jateng,
> Jatim, dan Bali.
>   Tony dipecat karena diduga menggelapkan uang
> perusahaan kurang lebih Rp 4 miliar. 
>   Ia melawan dengan melaporkan bos JP dahlan Iskan
> ke polisi karena penggelapan pajak dan laporan
> keuangan palsu. Kasus ini pernah dimuat dua halaman
> penuh di Majalah Tempo.
>   Dahlan melaporkan balik Tony ke polisi. Tony
> diadili dan divonis empat tahun. Sekarang dia sudah
> 14 bulan menjalani hukumannya di Medaeng. Dia sedang
> menunggu putusan kasasi, tetapi merasa harapannya
> tipis karena berhadapan dengan raksasa JP.
>   Dia sangat membutuhkan bantuan teman-teman untuk
> meringankan penderitaannya.
>   Yang unik, baik Tony maupun Baharmi hari ini
> menulis sendiri laporannya secara bersambung di
> Harian SURYA Surabaya (Surya.co.id). Per hari ini,
> keduanya sudah menulis serial ''Pengalaman Nyantri
> di Medaeng'' sebanyak 7 (tujuh) seri dan
> kelihatannya masih terus akan bersambung.
>   Jadi, kalau Dahlan Iskan menulis 30 seri lebih
> soal sakitnya dari China dan banyak orang memuja dan
> memuji, sebaiknya Anda semua memperhatikan nasib dua
> orang sahabat kita yang sedang menderita dari balik
> jeruji besi ini.
>   Tony dan Baharmi adalah sisi lain dari potret
> buram Jawa Pos. Mudah-mudahan ada yang peduli
> terhadap nasib mereka dan keluarga mereka.
>   Wassalam
>   
>   
> ---------------------------------
>   Shape Yahoo! in your own image. Join our Network
> Research Panel today! 
>     
> ---------------------------------
>   For ideas on reducing your carbon footprint visit
> Yahoo! For Good this month.   
> 
>                          
> 
>        
> ---------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di
> bidang Anda di Yahoo! Answers


_____________________  
  ---Yondaryono----  
  Tribun Batam  
  Jl Kerapu Kompl. MCP  
  Batu Ampar - Batam  
  Telp 0778-414326   
  Fax .0778-413937
  http://yondaryono.blogspot.com
  


       
____________________________________________________________________________________
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more. 
http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC

Kirim email ke