Bagi yang punya laptop bekas atau komputer bekas, ...daripada dijual bikin sakit hati harganya...mendingan disumbangkan ke sekolah - sekolah di pedalaman Kalimantan Tengah.

Usai lebaran saya berangkat ke Kalimantan. Yang mau nitip bisa kontak saya.

HB
On Sep 26, 2007, at 1:04 PM, BDG KUSUMO wrote:



----- Original Message -----
From: May Teo
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, September 25, 2007 4:31 PM
Subject: [pepicek-post] Fw: BBC NEWS




Laptop '$100 dijual untuk umum


Penggemar komputer di negara maju akan segera mendapatkan apa yang disebut "laptop $ 100". Organisasi dibelakang proyek itu telah meluncurkan program "beri satu, dapat satu" yang membolehkan warga Amerika membeli dua laptop dengan harga $ 399.

Satu laptop akan dikirim ke pembeli sedangkan satu lagi ke dikirimkan ke seorang anak di negara berkembang.

Program G1G1 akan menawarkan laptop selama dua pekan mulai 12 November.


"Sejak hari pertama banyak orang menyatakan berminat kepada cara dimana masyarakat di negara maju dapat berpartisipasi dalam program itu," ujar Walter Bender, kepala pengembang piranti lunak One Laptop per Child (OLPC) kepada BBC.

Laptop XO telah dikembangkan untuk digunakan anak-anak dan harganya murah, tahan lama dan mudah digunakan.

Terdapat beberapa inovasi dalam laptop ini seperti layar yang bisa dibaca di bawah sinar matahari sehingga dapat digunakan di luar ruangan.

Laptop ini tidak memiliki bagian-bagian dapat lepas, dapat diberi tenaga surya, pompa kaki atau pengisi bateri dengan tali dan ditempatkan dalam penyimpan tahan air.

Harga komputer ini baru-baru ini naik dari $ 176 menjadi $ 188 meskipun tujuannya menjual laptop seharga $ 100.

Pemerintah dapat membeli laptop berwarna hijau dan putih ini sampai 250.000 buah.

Bulan Juli, pemasok perangkat keras itu diberi lampu hijau untuk menambah produksi semua komponen yang diperlukan membuat komputer murah ini.

Keputusan itu menandakan organisasi itu telah memenuhi atau melebihi tiga juta pesanan yang diperlukan agar produksi itu memadai.

Nama-nama pemerintah yang membeli komputer di gelombang pertama belum diumumkan.

Namun menurut OLPC perhatian yang besar juga datang dari invididual di negara maju terhadap laptop XO.

"Saya tidak tahu berapa kali orang menambahkan pertanyaan dalam situs wiki kami 'bagaimana saya bisa mendapatkannya?' atau 'saya senang jika membayar satu untuk seorang anak jika saya dapat satu'," kata Bender.




Organisasi sebelumnya memberikan petunjuk bahwa mereka sedang mempertimbangkan penjualan laptop dengan program beli satu dapat satu namun tidak secepat ini.

Bulan Januari, Michalis Bletsas, pejabat tinggi proyek ini mengatakan kepada BBC bahwa OLPC berharap menjual laptop ini untuk umum "tahun depan".

Nicholas Negroponte, pendiri OLPC, juga sebelumnya mengatakan, "Banyak program komersial telah dipertimbangkan dan diusulkan mungkin tahun 2008 atau sesudahnya, salah satunya 'beli 2 dan dapat 1'."

Menurut Bender, OLPC melihat beberapa keuntungan menawarkan laptop ke negara maju.

"Akan banyak orang mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan isi, perangkat lunak dan pendukungnya," ujar Bender.

Namun terutama, katanya, cara memperluas proyek laptop ke negara- negara yang tidak mampu berpartisipasi.

Negara pertama yang menerima sumbangan laptop ini adalah Kamboja, Afghanistan, Rwanda dan Haiti.


        







HARDI BAKTIANTORO

CENTRE FOR ORANGUTAN PROTECTION
World Trade Centre Complex
Wisma Metropolitan II, 6th Floor
Jalan Jenderal Sudirman Kav.29
Jakarta 12920 INDONESIA
T : +6221 71426 911
M: +62 81398229 911
E:  [EMAIL PROTECTED]
www.orangutanprotection.com




Kirim email ke