Ulama di Indonesia kesusupan Islam Shiah? Rasanya belum sejauh dan separah itu Ny. Mus....hanya kurang informasi dan kurang pengetahuan saja. Bagaimana mungkin bisa memberikan penilaian yang akurat bila dasarnya tidak jelas?
Ada nggak yang melihat dari sudut pandang lain misalnya: - berapa banyak sekolah yang dibangun - berapa banyak rakyat Iraq sekarang mahir dengan komputer - berapa banyak rakyat Iraq sekarang yang bebas berpakaian - mengapa hanya Sunni dan Shiah...dan mengapa Kurdistan di utara relative lebih aman? - siapa dalang dibelakang Shiah - invasi Syria dan Iran lalau Al Qaeda? - dimana bantuan negara Arab ke Iraq - bila Iraq maju bukankah ini ancaman bagi pemasok minyak lainnya Bila ada sebagian yang mundur dan memikirkan hal ini maka tak akan ada makian akan tetapi berusaha mancari jalan keluar. Middel east itukan bisa dikategorikan aneh dan brutal sesama negara tetangga saling sikat. Mesir dan Jordania tak lepas dari pelampiasan bom..JANGAN lupa lho otu pemain piano dari Indonesia kalau tidak salah namanya "SUKAT" salah satu yang selamat dari kebrutalan mereka. SUKAT itu org Indo lho....lalu masa iya lupa sama pemerkosaan TKW? Pusing mikirin ARAB kenapa nggak mikirin negara sendiri sih.... Saya sering senyum sendiri mendengar ulasan-ulasan seperti ini dimana saja di bandara hampir dimana saja...wah banyak yang berkomentar al;....Wah ini ulahnya Amerika....begini...begini...., Tsunami, gempa, lumpur, busung lapar, tanah longsor, pesawat terbakar, kapal tenggelam, kelaparan......semuanya ulah Amerika termasuk juga ...saat perut kosong...ke MacDee makan ice cream gratis lalu semua dilalap dan pencernaannya tidak bisa menerima...perut kembung...lalu kentut...menebarkan aroma keseluruh pelosok....Nah ini gara-gara ulah Amerika.... Info yang beredar di Indonesia kebanyakan dari milis, dari media-media liberal seperti CNN dll dan bukan aneh lagi majority dari media adalah liberal .....karena itulah caranya mencari uang. Apakah kita belum tahu bahwa majority dari "kita" tak memiliki minat membaca? hal seperti ini umum di US sendiri bukan hanya para liberal kaum kiri yang miring, termasuk juga para jendrral-jendral yang tak pernah tahu lapangan, senator seperti Clinton dan Obama ikut nimbrung ngobrol dan tentu saja ini menyesatkan. Dan ini makanan empuk media. Bila media itu keluar dari lapangan dan biarkan militer menyelesaikan masalah di iraq wah sebentar itu selesai...clean...sekali lagi hal ini kan tak mungkin, nanti berhadapan dengan HAM dan ratusan badan nggak jelas lainnya yang cari nama. Masih ingatkan John Kerry calon president Amerika era 2004 ke Vietnam hanya 3 bulan bawa kamera sendiri untuk memotret dirinya yang tergoresuntuk bahan buat protes besar-besaran, sebaliknya ada John McCain yg bahkan dipenjara selama 5 tahun di Vietnam tak banyak omong. Org bukan lupa pada kasus Bosnia dll dari bekas Jugoslavia setelah YB Tito, tapi memang tidak tahu, karena kebanyakan ilmunya Instant dan ngocehnya banyak. Banyak lho org yang tidak tahu dan bukan lupa tapi tidak tahu akan PD II. Mungkin bisa dihitung dengan jari berapa yang tahu bahwa Churchil bermukim cukup lama di White House. Sepintas tahu kekejaman Hitler tapi hanya sebatas itu saja.....dan tak ingat siapa membangun Eropah kembali, berapa lama waktu yang dibutuhkan? Siapa yang membuat Jepang menyerah sehingga Indonesia bisa merdeka? Dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun Jepang kembali?Yang ada...maki, ganyang Amerika. Saya hanya takut bagi bangsa yang tidak bisa berterima kasih akan dikutuk Tuhan. HH ----- Original Message ----- From: Hafsah Salim To: [email protected] Sent: Tuesday, September 25, 2007 11:22 PM Subject: [mediacare] Arab Saudia dan Dunia Islam Sunni Kuatir Amerika Keluar Dari Irak Arab Saudia dan Dunia Islam Sunni Kuatir Amerika Keluar Dari Irak Ulama Islam di Indonesia sangatlah berbeda dengan ulama2 di Mesir maupun Arab Saudia. Sebagian besar ulama dan umat Islam di Indonesia mengharapkan keluarnya Amerika dari Iraq. Bahkan suara2 di Amerika sendiri juga mendorong presiden Bush untuk segera menarik keluar pasukan Amerika se-segera mungkin. Berbeda dengan Kerajaan Arab Saudia maupun ulama2 di Mesir, mereka sangat mengharapkan agar pasukan Amerika bisa dipertahankan lebih lama lagi, karena keluarnya pasukan Amerika sama halnya menyerahkan Iraq kepada kekuasaan Islam Syiah. Jutaan penganut Sunni di Irak terancam pembunuhan massal untuk menebus dosa2 mereka terhadap umat Syiah yang juga dibunuhi secara massal dibawah presiden Sadam Hussein. Usul Amerika untuk menciptakan negara sekuler di Irak telah secara tidak langsung ditolak oleh pihak Syiah. Pada mulanya pihak Syiah memang se-olah2 menerima usul Amerika tsb. Namun secara bertahap, semua menteri dan semua wakil2 yang berasal dari Islam Sunni telah ditendang keluar dari kabinet. Hingga kini kekuatan politik di Irak dikuasai keseluruhannya oleh pihak Syiah yang semakin lama semakin keras dan terang2an mengingini keluarnya pasukan Amerika dari wilayah Iraq. Bisa dipastikan, pengaruh Islam Syiah didunia akan makin berkembang pesat dengan keberhasilan Shiah menguasai iraq dimasa depan. Arab Saudia sangat kuatir melihat perkembangan ini dan mengharapkan agar Amerika mau menunda keluarnya pasukan2 yang sekarang ini. Upaya untuk rekonsiliasi antara Sunni dan Syiah yang dilakukan oleh raja Arab Saudia mengalami kegagalan total. Pengaruh Syiah sementara ini sudah menyusup jauh kedalam wilayah Mesir. Ulama2 Sunni sudah meminta umat Sunni berwaspada dan bersiap untuk perang jihad melawan pengaruh Shiah ini. Sudah banyak ulama2 Sunni yang kemudia beralih menjadi Syiah di Mesir yang membuat berang Arab Saudia. Dipihak Amerika sendiri, banyak pendapat yang menolak untuk turut campur melindungi umat Sunni di Iraq, mereka menganggap Islam Sunni telah mengkhianati Amerika dalam teror 911 sehingga wajar kalo Iraq diserahkan kepada kekuatan mayoritas Shiah dan membiarkan mereka melakukan pembunuhan massal balas dendam menumpas Islam Sunni punah dari wilayah Iraq. Usul2 ulama2 dari Indonesia untuk secepatnya Amerika angkat kaki dari Irak juga kemungkinannya ulama2 di Indonesia sudah kesusupan Islam Shiah. Ny. Muslim binti Muskitawati. Ny. Muslim binti Muskitawati.
