----- Original Message ----- 
  From: Kabar Blitar 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, September 28, 2007 1:48 PM
  Subject: Video Mesum dan Wartawan Semprul


  http://blitar.blogspot.com/
  Ini sebetulnya kabar agak lama. Tentang sepasang remaja Blitar yang lalai. 
Mereka berhubungan badan lalu merekamnya dengan handphone berkamera. Itu sudah 
jadi heboh sejak April 2007. Berkat wartawan, kabar buruk itu tersiar luas. 
Hingga jauh melampaui ruang kota Blitar yang kecil dan nyaman ini. Juga 
terdokumentasi. Dokumentasi jadi sangat awet karena wartawan yang medianya tak 
punya website, menyimpan beritanya sendiri di blog. Ada juga berita serupa di 
media online. Mungkin ada di media lain tapi tak terlacak di mesin pencari. 
Kalau berita itu tidak dihapus dari kitab-kitab Internet, sampai kapanpun 
remaja yang lalai tadi akan mudah dikenali. Celakanya, dan di situlah letak 
kesemprulan wartawan, nama sepasang remaja itu ditulis lengkap. 

  Mari membayangkan ketika mereka kelak kuliah atau coba memulai hidup baru di 
lingkungan baru. Lalu, ada kawannya yang iseng-iseng mengetikkan namanya di 
mesin pencari dan mendapati informasi tentang masa lalunya yang lalai. Oke, 
mungkin wartawan ini tak semprul betul. Banyak kasus video mesum serupa yang 
juga dibeber nama terangnya oleh wartawan. Jadi, kira-kira, ada semacam 
kesemprulan wartawan berjamaah. Entah siapa imamnya.

  Tapi yang di Blitar ini mahasemprul. Si remaja pria itu berusia 17 tahun, 
sedangkan pasangannya baru 15 tahun. Menurut Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 
tentang Perlindungan Anak, "Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 
(delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan." Jadi, mereka 
masih di bawah umur. Masih panjang tempo untuk berbenah. Selayaknya justru 
dilindungi. Kalau soal ini luput dari pantauan Komisi Perlindungan Anak 
Indonesia, mungkin pejabatnya sedang sibuk mengurusi komisi. Maklum juga, 
lembaga agak baru, butuh dana yang bermutu. Tidak bisa kerja maksimal tanpa 
anggaran yang rasional. Rasional menurut ukuran mereka sendiri. 

  Back to semprul. He, tuan wartawan! Mengapa engkau tulis inisialnya saja 
kalau ada pejabat yang baru jadi tersangka korupsi, sedangkan untuk bocah 
Blitar yang lalai itu engkau beber-beber, engkau gelar-gelar namanya? Sebab 
mereka tak kuasa pasang iklan atau sekadar kasih "uang bensin"? Sialan.


------------------------------------------------------------------------------
  Boardwalk for $500? In 2007? Ha! 
  Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.13.33/1034 - Release Date: 27/09/2007 
17:00

Kirim email ke