Supaya Anda tahu. Pendapatan perusahaan - segala onkos [termasuk pajak] = laba atau rugi. Tentu dalam hal ini PTFI memperoleh laba. Laba ini biasanya sebahgian antara lain reinvestasi adan sisanya dibagi-bagi kepada pemegang saham. Makin banyak jumlah saham dimiliki Anda , makin besar duit masuk kantong Anda.
Kalau tidak keliru "Indonesia" hanya memiliki kurang lebih 13% dari saham PTFI, dimana 10% adalah milik privat dan 3 % milik NKRI. Yang menarik ialah siapa saja privat Indonesia yang memiliki 10% itu. ----- Original Message ----- From: irwank To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, September 28, 2007 11:21 AM Subject: [mediacare] Re: Besar, Manfaat Ekonomi PT Freeport Indonesia Bagi Papua Quote: ".. Laporan LPEM FEUI itu menyimpulkan bahwa PTFI telah memberikan kontribusi fiskal dalam meningkatkan penerimaan negara yang tidak kecil, baik bagi pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah. Kontinuitas kontribusi fiskal PTFI tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan penerimaan anggaran pendapatan dan belanja.(*) .." Pajak itu berapa persen dari keuntungan? 'Sisanya' lari ke mana? Lebih besar pajak atau 'sisanya'? Sorry jadi personalnya yang dibahas, LPEM FEUI ini isinya orang pinter atau minterin publik sih? Wassalam, Irwan.K On 9/28/07, Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote: refleksi: Hanya dari satu sumber alam di Papua, pemerintah Jakarta menerima US$ 1,6 milyar pada tahun 2006. Ini tentu hasil pajak, tetapi kalau ditambah dengan deviden dan sumbangan kepada TNI pasti jumlahnya lebih besar lagi. Siapa saja pemegang saham dari pihak Indonesia? http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=4900&ses = 13 September 2007 23 :40:00 Besar, Manfaat Ekonomi PT Freeport Indonesia Bagi Papua JAKARTA-Manfaat ekonomi PT Freeport Indonesia bagi Papua, lumayan besar. Hal itu bisa dilihat dari penerimaan per tahun yang terus meningkat. Seperti penerimaan Papua dari PT Freeport Indonesia (PTFI) pada tahun 2006 sebesar Rp 1,44 triliun, dimana terjadi peningkatan dibanding penerimaan tahun 2005 sebesar Rp 899,12 miliar. Bahkan sejak tahun 2002 hingga 2006, jumlah penerimaan Provinsi Papua dari PTFI itu mencapai Rp 3,41 triliun. Angka-angka tersebut merupakan hasil penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) yang terangkum dalam Laporan Penelitian Analisa Dampak Ekonomi PT Freeport Indonesia Tahun 2006. Masih menurut laporan tersebut, penerimaan tahun 2006 sebesar Rp 1,44 triliun itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 34,06 miliar, Dana Bagi Hasil Pajak Rp 132,50, Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Rp 1,07 triliun, Dana Alokasi Umum Rp 188,82 miliar dan Dana Lokasi Khusus dan Otonomi Khusus Rp 13,66. Penerimaan Papua dari PTFI tahun 2006 sebesar Rp 1,44 triliun itu merupakan bagian dari total manfaat ekonomi yang diterima Pemerintah Indonesia dari PTFI selama tahun 2006 yaitu sebesar 1,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14 triliun yang telah dibayarkan PTFI. Laporan LPEM FEUI itu menyimpulkan bahwa PTFI telah memberikan kontribusi fiskal dalam meningkatkan penerimaan negara yang tidak kecil, baik bagi pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah. Kontinuitas kontribusi fiskal PTFI tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan penerimaan anggaran pendapatan dan belanja.(*) ------------------------------------------------------------------------------ No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.13.33/1034 - Release Date: 9/27/2007 5:00 PM
