Pernikahan Rasululloh Dengan Khodijah dan Usia Khodijah
www.mediamuslim.info

Lima tahun berselang dari hiful fudhul tepatnya ketika beliau
Shalallahu 'alaihi wa sallam berusia 25 tahun, beliau menikahi
Khodijah bintu Khuwalid seorang janda terhormat, mulia dan kaya raya.
Khodijah sebelum menikah dengan Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa
sallam pernah menikah dengan dua orang. Pertama dengan 'Atieq bin
Aa'idz Al Makhzumi dan melahirkan seorang putri setelah itu ia
menikah dengan Abu Halah Hindun bin Al Nabasy At Tamimidan melahirkan
seorang putra, lalu Abu Halah meninggal pada masa jahiliyah.

Pernikahan beliau dengan Khodijah merupakan perkara yang pasti dan
disepakati oleh kaum muslimin dengan dasar pernyataan Aisyah, yang
artinya: "Nabi tidak menikahi wanita lain atas Khodijah sampai
Khodijah wafat" (HR: Muslim). Imam Ibnu Hajar menyatakan, ini
termasuk yang disepakati para ulama sejarah.

Demikian juga pujian dan keutamaan Khodijah yang banyak disampaikan
Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa sallam adalah bukti nyata bahwa
Khodijah adalah salah satu isti beliau, bahkan ia adalah istri pertama
beliau. Namun riwayat-riwayat yang memerinci proses perkenalan dan
usaha perdagangan beliau mengelola dagangan Khodijah sampai
pernikahannya seluruhnya riwayat yang lemah walaupun sangat terkenal.

Riwayat-riwayat yang lemah tersebut menjelaskan awal perkenalan
keduanya melalui peristiwa Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa sallam
bekerja mengelola perdagangan Khodijah yang memiliki investasi modal
yang besar. Beliau membawa dagangannya dua kali ke kota Jursy -dekat
kota Khomeis Masyieth- Yaman, pernah ke Hubasyah pasar negeri Tuhamah
dan Syam. Beliau berangkat bersama budak laki-laki Khodijah yang
bernama Maisarah dalam perdagangan tersebut, kemudian Maisarah
menceritakan apa yang dilihatnya dari ketinggian dan kemulian Akhlaq
Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa sallam. Penuturan Maisarah tersebut
membuat kagum Khodijah, kemudian Khodijah menyampaikan niatnya untuk
meminta beliau Shalallahu 'alaihi wa sallam menjadi suaminya. Lalu
Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa sallam bermusyawarah dengan para
pamannya dan merekapun menyetujuinya. Kemudian beliau Shalallahu
'alaihi wa sallam berangkat bersama Hamzah bin Abdil Mutholib
meminang Khodijah kepada orang tuanya. Beliau menikahi Khodijah dengan
mahar 20 ekor anak onta.


Para Ulama berselisih siapakah wali dalam pernikahan tersebut. Ibnu
Ishaq menyatakan bahwa yang menikahkannya adalah Khuwalid bin Asad
(Bapak Khodijah), sedangkan yang lainnya menyatakan yang menjadi
walinya adalah pamannya yang bernama Amru bin Asad dan ada yang
menyatakan saudaranya yang bernama Amru bin Khuwalid. Namun yang rojih
(kuat) InsyaAlloh adalah bapaknya sendiri yang menikahkannya
(dirojihkan oleh Imam Ibnu Hajar, Dr Akrom Dhiya' Al Umari, Dr. Mahdi
Rizqullah dll.)

Demikian juga dengan usia Khodijah ketika menikah dengan Rosululloh
Shalallahu 'alaihi wa sallam. Al Waqidi (para ulama menyatakan Al
Waqidi dengan perkataan Matruk atau perawi yang lemah sekali)
menyatakan umur Khodijah kala itu adalah 40 tahun dan inilah yang
terkenal secara umum. Namun Ibnu Ishaq (seorang shoduq dan perawi
hadits hasan) menyatakan usia Khodijah pada waktu itu adalah 28 tahun.
Memang tidak terdapat satu riwayatpun yang shohih mengenai usia
Khodijah ketika menikah dengan Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa
sallam, Namun melihat anak-anak Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa
sallam yang berjumlah 6 orang, semuanya dilahirkan sebelum kenabian
kecuali Abdulloh, tampaknya pendapat Ibnu Ishaq lebih kuat dari pada Al
Waqidi, karena umumnya wanita pada usia diatas 40 tahun sudah mendekati
masa menapous (berhenti haidhnya).

Beliau menikah dan tinggal menetap di rumah Khodijah dan memperoleh
anugrah 6 orang anak, lima orang anak Rosululloh Shalallahu 'alaihi
wa sallam lahir sebelum kenabian dan satu setelah kenabian. Mereka
adalah Al Qasim (meninggal sewaktu masih kecil), Zainab, Ruqayyah, Ummu
Kultsum, Fathimah, Abdulloh (di panggil juga dengan panggilan Al Thohir
atau Al Thoyyib).

Seluruh anak laki-laki Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa sallam
meninggal dunia ketika masih kecil, sedangkan puteri-puteri beliau
berumur panjang dan mendapati masa kenabian serta masuk Islam dan
berhijroh bersama beliau ke kota Madinah.

Demikianlah Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa sallam dan Khodijah
membina rumah tangga di rumah tersebut dan Khodijah meninggal di rumah
itu juga serta Rosululloh Shalallahu 'alaihi wa sallam masih tetap
menghuni rumah tersebut setelah meninggalnya Khodijah sampai berhijroh
ke kota Madinah.

(Sumber Rujukan: Al Siroh Al Shohihah Karya Dr. Akrom Dhiya' Al Umari
dan berbagai sumber)


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu "Media 
Muslim Group". (Group Situs www.mediamuslim.info)
Untuk mengirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya kirimkan 
email ke [email protected]

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke