Bagi dong pengalamannya ....
 -----Original Message-----
 From: dija dija [mailto:[EMAIL PROTECTED]
 Sent: Wednesday, January 17, 2007 7:35 AM
 To: [email protected]
 Subject: [mediamusliminfo] Re: benarkah pacaran diperbolehkan di Islam


 Alaikum salam,
 Adalah omong kosong jika orang mengatakan pacaran sebagai tahapan awal
untuk mengenal calon suami/istri. Tidak ada yang menjamin kalo kita sudah
mengenal luar dalam calon pasangan akan menjamin sebuah RT akan langgeng.
 Fakta membuktikan, lihat mereka2 yang pacaran lama, apa akhirnya menikah?
tidak mesti, malah banyak juga yang tidak jadi. Kalo toh jadi pernikahan
hanya bertahan sekian tahun malah ada yang sekian bulan atau minggu.
Alasannya macam-macam, mulai dari bosan hingga 'dulu selama pacaran dia
tidak begitu'.
 So.... kalo dulu alasan pacaran untuk saling mengenal, kenapa gak dulu2
ente menemukan 'sesuatu yang tidak disukai?'
 Yang jelas pacaran merupakan jalan menuju zina, atau salah satu bentuk
zina? Meskipun tidak sampai pada perbuatan yang iya-iya.

 Sebagian orang tua-tua dulu juga banyak yang gak pacaran. Pernah saya
tanya sama mereka, dulu jaman Belanda apa ada pacaran? Katanya ada. Tapi
banyak juga yang gak pacaran. Bahkan tidak mengenal bagaimana2nya si calon.
Hanya tahu nama dan nasab, titik. Tapi toh mereka langgeng. Punya RT yang
bisa dikatakan mawaddah wa rahmah. Kuncinya salah satunya adalah menerima
kelebihan dan kekurangan pasangan dan menyadari bahwa RT adalah suatu bentuk
ibadah yang sakral dan harus dijaga bersama. RT bukan semata untuk senang2,
atau sekedar yang penting kawin. Kalo yang terakhir ini - mohon maaf - kelas
hewan juga bisa.

 Dalam Islam tidak ada pacaran.
 Untuk mengenal sebelum menikah adalah tahap perkenalan atau ta'aruf.
 Perkenalan sebatas yang diperbolehkan secara syar'i. Bagaimananya silahkan
baca salah satunya dibuku Panduan Lengkap Nikah dari A-Z tulisan Abu Hafs
Usamah bin Kamal bin 'Abdir Razzaq penerbit Pustaka Ibnu Katsir. Atau buku
lain yang sejenis.

 Takut gak dapat jodoh kalo gak pacaran? Karena gak gaul? Wah anda salah,
untuk yang satu ini silahkan tanya pak admin dan kawan-kawan yang sudah
pengalaman :D

 wassalam,
 dija


 On 1/12/07, guruh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

   ass..
   saya memiliki pertanyaan yang sering kali mengganjal..
   pertanyaan itu ada di judul pesan ini.

   mungkin ada orang yang berkata jika itu tidak ada di Islam..
   tapi ada juga yang mengatakan hal itu merupakan salah satu upaya
   manusia untuk mengenal pasangannya..
   terus yang bena yang mana dong..

   kadang saya merasakan keduanya itu benar, tapi kan hal yang pasti benar
   itu cuman salah satu dari keduanya kan..
   mohon tanggapannya..
   karena sampai sekarang saya masih merasa takut untuk bisa memulai
   sesuatu yang namanya pacaran..
   saya inginnya merasakan itu sekali saja seumur hidup dengan pasangan
   (istri)..
   tapi bagaimana caranya untuk bisa mengenal sebelum kita memulai
   hubungan ini...
   syukron..





--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu "Media 
Muslim Group". (Group Situs www.mediamuslim.info)
Untuk mengirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya kirimkan 
email ke [email protected]

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke