13 Sialkah ? (www.mediamuslim.info)

"Eeh ..ente dapat nomor urut berapa?" tanya Fulan kepada Si Akhi, "13"
jawab Si Akhi singkat. "Waah..angka sial tuh, mendingan diganti dech,
daripada ente yang kena sial!" sambung Fulan menimpali jawaban dari Si
Akhi. Benarkah angka tiga belas itu sial? benarkah angka tiga belas
itu dapat membawa kemudharatan dan bisa mendatangkan kemashalatan bagi
manusia? mungkin seabreg pertanyaan bakalan muncul dibenak kita ketika
melihat kejadian seperti diatas. Wajar dong ya? hal-hal seperti itu
akan menggelitik khazanah berpikir kita, yang katanya (katanya
loh..!!!) generasi pembaharuan yang selalu ingin tahu akan segala
sesuatu. Apalagi bagi kita yang aktif mempelajari islam secara baik.
Hal kecil seperti ini harus menjadi perhatian dan wajib dicari
jawabannya, sehingga kita ngga' bakalan terjebak didalam informasi
yang sesat dan bisa menyesatkan kita. Salah-salah mencari jawaban
malah dapat merusak aqidah kita, nah loh! Coba deh kita liatin  yuk,
apa pandangan Islam terhadap masalah kayak ginian.

Iman Kepada Ketentuan Alloh Subhanahuwata'ala
Di dalam agama Islam, mempercayai segala sesuatu yang dapat membawa
kemudharatan dan kesialan bagi manusia dengan menampik ketentuan dari
Alloh Subhanahu wa Ta'ala, disebut dengan Tathayyur. Apaan tuh
Tathayyur...? Mudahnya, mempercayai angka tiga belas itu bisa membawa
sial, percaya bahwa suara burung sebagai pertanda akan datangnya nasib
baik ataupun buruk ataupun juga menyandarkan segala sesuatu yang
terjadi di alam ini karena peredaran bintang merupakan beberapa contoh
dari sekian banyak contoh dari sikap Tathayyur yang dapat kita temui
dalam masyarakat kita. Nahh...faham kan.

Islam sebagai agama yang luhur melalui lisan Nabinya yang mulia tidak
mengajarkan kepercayaan akan Tathayyur ini, malahan... Islam berupaya
mengikis habis kepercayaan Tathayyur untuk digantikan dengan
ketauhidan yang benar kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala. Alloh-pun
menegaskan hal ini melalui firmanNya, yang artinya: "Ketahuilah,
sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Alloh, akan
tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui" (QS: Al A'raaf: 13) ataupun
di Surah yang lain Alloh  Subhanahu wa Ta'ala bertanya kepada manusia
akan perbuatan Tathayyur, yang artinya: "Kemalangan kamu itu adalah
karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan ( kamu
mengancam Kami..?). Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui
batas" (QS: Yasin: 19).

Jelaslah sudah bahwa Tathayyur tidak ada apa-apanya dibandingkan
dengan ke-Esaan Alloh Subhanahu wa Ta'ala yang paling berhak
menentukan kebaikan atau kemalangan bagi ummat manusia.

Yang Penting...! Jangan Takut Sial
Hal pertama yang mesti disingkirkan dalam hati kita adalah rasa takut
akan sial, biasanya kebanyakan dari kita-kita terjebak di dalam
Tathayyur diawali dengan rasa takut akan nasib sial, akibat nya...bisa
ditebak dong ? hal yang akan kita lakukan. Anggapan bahwa "dari pada
gue yang kena sial mendingan diturutin aja (Tathayyurnya)!"  akan
segera muncul dibenak kita, terjadilah Tathayyur yang sesat dan
menyesatkan itu. Nabi Muhammad Shalallahu'alahi was allam telah
mengingatkan kita semua melalui lisannya yang mulia kalo yang namanya
perbuatan Tathayyur  itu dapat membawa orangnya ke pintu kemusyrikan,
beliau bersabda, yang artinya: " Barangsiapa yang menunaikan hajatnya
dengan tathayyur, maka ia benar-benar telah berbuat kemusyrikan.
Mereka (para shahabat) berkata,  "lalu apa yang dapat menghapus itu ?"
Ia (Nabi) berkata, " hendaknya orang itu berkata: "Ya Alloh ya Tuhan
kami, tidak ada kebaikan kecuali kebaikan-Mu dan tidak ada kesialan
kecuali kesialan dari Engkau dan tidak ada tuhan selain Engkau ". (HR:
Ahmad dari Hadist Ibnu Amr Radiyallahu'anhu).

Makanya, percaya deh...! Hanya Alloh Subhanahu wa Ta'ala Zat yang mampu
mendatangkan kesialan dan kebaikan. Ngapain juga takut pada kesialan,
kesialan ngga' akan menghampiri kita kalo kita mau berusaha dan
mengembalikan hasil dari usaha yang telah kita lakukan hanya kepada
kekuasaan Alloh Subhanahu wa Ta'ala, lagian kesialan dalam melakukaan
sesuatu menurut kita itu, bisa jadi merupakan keberhasilan tertunda
yang ditangguhkan oleh Alloh Subhanahu wa Ta'ala bagi hambaNya, karena
Alloh Subhanahu wa Ta'ala menginginkan hambaNya berusaha dan berdo'a
dengan sungguh-sungguh dan tidak mudah cepat putus asa serta sabar
menanti rahmat dari Alloh Subhanahu wa Ta'ala, yang artinya:
"Sesungguhnya Alloh bersama orang-orang yang sabar." (QS: Al Baqarah:
153) bukankah kasih sayang dan janji Alloh Subhanahu wa Ta'ala itu
pasti saudara wahai hati ini dan wahai saudara/i ku?

Jalani Hidup Sesuai Tuntunan Syariat
Mari kita Renungkan.....! berapa banyak sikap Tathayyur itu menghiasi
perbuatan kita sehari-hari? membawa kita secara perlahan-lahan menuju
ke jurang kemusyrikan. Jalani hidup sesuai syariat yang telah
diturunkan Alloh Subhanahu wa Ta'ala melalui Rasululloh Muhammad
Shallallaahu'alaihi wa salam. Jadikan diri sebagai insan yang memiliki
tauhid yang benar dan lurus seperti tauhidnya para Nabi dan para
salafush saleh (umat Islam terdahulu yang sholeh) yang mereka selalu
menjaga diri mereka dari perbuatan menyekutukan Alloh Subhanahu wa
Ta'ala dan istiqamah dalam mengabdikan diri hanya kepada Alloh
Subhanahu wa Ta'ala. Dan percayalah akan ampunan Alloh Subhanahu wa
Ta'ala kepada kita yang selalu istiqamah memegang teguh keimanan dan
tauhid kita dengan benar walaupun kita telah banyak melakukan dosa.
Rasululloh Shallallaahu'alaihi wa salam bersabda, yang artinya: "Alloh
Subhanahu wa Ta'ala berfirman: " Hai anak Adam, seandainya kamu datang
kepada-Ku dengan dosa sepenuh jagad, sedangkan kamu ketika mati berada
dalam keadaan tidak berbuat sirik sedikitpun kepada-Ku, niscaya akan
Aku berikan kepadamu ampunan sepenuh jagad pula "  ( HR: At Tirmidzi ).


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi 
setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke