assalamu'alaikum...anti dr indonesia.anti menerima pesan via email.salam 
ukhuwah buat radiokita malaysia, semoga kita bisa menjalin ukhuwah sebagai 
layaknya saudara yang seiman.ana bisa panggil anti dengan nama Nida.
wassalam

----- Pesan Asli ----
Dari: Radiokita Malaysia <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 10 September, 2007 3:17:54
Topik: [mediamusliminfo] PERBEDAAN ULAMA' DULU - ULAMA' KINI

  ASSALAMUALAIKOM..
   
  ULAMA' yang seringkali kita kaitkan dengan pewaris Nabi manakala kita semua 
dijadikan Tuhan sebagai Khalifah untuk membantu Ulama'.
  ana percaya ramai dikalangan kita juga daripada Khalifah menjadi Ulama' ini 
berkat kesungguhan mereka memperkemas dan memperkukuhkan Akidah, Iman dan 
ketaqwaan kepada yang Maha Esa kepada satu Genarasi ke satu Genarasi.
   
  Namun begitu zaman berubah - peredaran inilah juga membabitkan semua golongan 
termasuk kita sendiri - Khalifah - Ulama'.
   
  Kita (bukan semua) dinodai dengan gejala Budaya Perosak iman maupun pewaris 
Nabi....sehingga mengegarkan iman - mengoncang akidah - kecuali mereka yang 
berpegang teguh tali Allah - nescaya Syurgalah balasannya insyaallah.
   
  Kita kembali kepada topik kali ini "Perbedaan Ulama' Dulu Dan Ulama'
 terkini" ana masih ingat dan teringat waktu masih remaja sekitar 30 tahun 
lampau..sebagaian besar para ulama' kita waktu itu berdakwah hanya dengan 
ganjaran makan dan minum atau memberikan pakaian atau sedikit sumbangan uang 
untuk belanja oleh anak murid atau pengikutnya.
   
  Zaman akhir dan penghujung umur dunia ini sudah banyak berubah, sudah menjadi 
sebahagian besar ulama' kita tidak lagi sanggup berkorban masa dan waktu untuk 
berdakwah - maksudnya ulama' tidak menerima sumbangan makan atau minum daripada 
anak murid atau pengikutnya.
   
  Kedapatan ulama' apabila diundang untuk berceramah kerapkali bertanya 
berapakah yang sanggup kita biayakan...ada yang sampai 10juta rph untuk 1 jam 
atau 1 jam lebih untuk berceramah.
   
  Kenapa ini terjadi? jawabannya ulama' hari ini sudah punyai izajah atau 
diploma selain daripada kenaikan belanja sara hidup.
   
  Kedua-
 ulama' yang tersuhor seringkali menjadi rebutan oleh orang ramai untuk 
diundang berceramah.......
   
  Ini akan menjadi persaingan biaya penceramah dikalangan mereka katakan 
kampung A maukan ulama' berkenaan manakala kampung B dan C juga maukan 
juga...ini menjadikan tarik menarik harga untuk  membiayai penceramah tersebut.
   
  Bagaimana pun ana tidak berani membuat kesimpulan atau membuat tafsiran 
apakah patut perkara itu berlaku atau ulama' meletakan biaya - hanya kita 
serahkan kepada Allah Yang Maha Mengetahui..kerana mereka dalah daripada 
Golongan Pewaris Nabi....amin
   
   
  sekian salam hormat,
   
  RADIOKITA
  http://www.datozaim.net/RADIO.htm
   
   
   
   
   
   
 
  
   
   
   
 



      
Bosan dengan spam? Mel 
Yahoo! memiliki perlindungan spam yang terbaik
http://my.mail.yahoo.com/











      
________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke