Mas Wulung, Syukur kalo tayangan itu tidak merubah iman anda, tapi belum tentu 
dengan teman yang lain. Sekecil apapun kemungkinan pemurtadan harus dianggap 
serius, karena yang tahu kadar Iman kita hanya Allah SWT. Dan apakah dengan 
takut itu membuktikan kalo Iman teman-teman yang lain lebih tipis dibanding 
anda ?. Masih banyak Umat islam yang murtad karena sebungkus Indomie, apalagi 
dengan tayangan yang didesain khusus seperti itu. Anda mungkin masih beriman, 
namu bisa saja yang lain berubah ? Iman bukanlah hal yang patut disombongkan 
dan diperbandingkan, apalagi dengan saudara seiman, karena hanya Allah SWT saja 
yang tahu seberapa besar iman kita terhadap Allah. Kalau semua orang seperti 
anda, yang sebelum memberi Nasihat harus menyempurnakan diri sendiri, maka 
tidak akan ada orang yang memberi nasihat, karena tidak ada orang yang 
sempurna. bukankah ada perkataan : Ambillah nasihat walaupun datang dari budak 
yang hina dina. Maaf kalo menyingung, karena mereka yang menyebarkan berita ini 
saya anggap concern dengan kondisi kita sebagai umat muslim yang kerap kali 
dikelabui.

Wassalam

  ----- Original Message ----- 
  From: Wulung Prakoso 
  To: [email protected] 
  Sent: Sunday, December 16, 2007 10:12 PM
  Subject: [mediamusliminfo] Re: Terusan: [baitulhakam] Matikan TV Pada Sabtu, 
15 Desember 2007 Sore!


  Tuh kan, saya kemarin nonton (Acara Tgl. 15 Des)  tapi sampai sekarang saya 
masih muslim tuh...gak ngaruh blasss...temen2 yang kemarin ketakutan gimana??? 
kayaknya kalian ini terlalu mudah untuk diprovokasi yah...payah deh....ketahuan 
kadar keimanannya, segitu aja....
  Tayangan kayak gitu gak akan merubah iman saya pada Allah. Justru saya lebih 
takut kalo shalat saya gak bener...ngaji saya masih salah-salah.....masih suka 
gosipin orang....dan perbuatan lain yang berpotensi menjauhkan saya dari-Nya...
  Untuk temen2 yang memprovokasi, mending urus aja diri sendiri 
dulu...sholatnya dah bener belum???...ngajinya gimana??? zakat udah dibayar??? 
qurban gak???....

  Wassalam....

  Ullfah Muhayani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Setuju Mas Wulung

    Saya pikir apa yang telah terjadi di India (pindah agama dari Hindu ke 
Kristen) belum tentu mudah terjadi di Indonesia walaupun ada kemungkinannya 
karena karakteristik orang Muslim di Indonesia itu berbeda dengan orang Hindu 
di India. Perpindahan atau sebutlah pemurtadan orang Muslim besar2an di 
Indonesia  pernah terjadi karena kristenisasi paska kolonialisasi Belanda. 
Adapun motif perpindahan agama oleh orang Muslim Indonesia lebih karena motif 
ekonomi -kemiskinan- kadal fakru ayyakuna kuffron (bukan karena ajaran agama 
Kristennya yang bagus). Dan saya kok gak begitu yakin bahwa tayangan TV itu 
sampe begitu kuat sehingga bisa mempengaruhi keyakinan seseorang.


    Yang saya tahu bukannya orang2 Indonesia secara umum (termasuk warga 
Muslim) sudah berpindah dari hamba Allah menjadi hamba2 uang dan kekuasaan 
karena pengaruh sinetron Indonesia yang selalu menampilkan keglamouran.
    Dan memang bukan sudah saatnya kita memboikot TV2 di Indonesia karena 
tayangan2nya yang sudah tidak mempunyai muatan pendidikannya (eg. sinetron, 
gosip, reality show, contest idol even kontes dai kondang or dai cilik dll) 
bukan hanya karena tayangan 'My Hope Indonesia'.

    Saya kok curiganya isu ini hanya sebuah 'gaya marketing' produser acara 
tersebut agar semua orang Indonesia penasaran dan menonton acara tersebut 
sehingga menaikkan rating pemirsannya -ya walaupun mereka bilang gak akan ada 
iklan di acara tersebut tapi kita kan gak tahu motif bisnis mereka selain 
iklan- (ini opini saya aja loh). 

    Saya menghargai usaha bapak2 dan Ibu2 di forum ini untuk memberikan info 
yang semacam ini tapi janganlah kemudian kita panik dan khawatir berlebihan 
(apa bedanya panik dan khawatir ya ).
    Ya kalo menurut saya bagaimana kita di tingkat keluarga menyikapi secara 
cerdas media2 komunikasi ini di rumah kita. Jangan meninggalkan anak2 kita 
menonton TV sediri tanpa kita dampingi. Jangan mempunyai TV lebih dari satu di 
rumah apalagi menaruhnya di kamar anak satu he he sama aja bolong. 

    Ada gak penelitian tentang pengaruh acara ini terhadap keyakinan seseorang 
(di India)
    Misalnya berapa persen laki2 dan berapa persen perempuan yang terpengaruh.
    Berapa urban people ato rural people yang terpegaruh
    Berapa jumlan orang dewasa, orang tua dan remaja yang terpengaruh 
    Berapa orang kaya dan orang miskin yang terpengaruh
    Apakah tingkat kekastaan (Hindu) juga berpegaruh

    Dari hasil penelitian seperti ini kita bisa pake untuk menyusun aksi 
terhadap 'My Hope Indonesia itu'.

    Wassalam
    Thanks
    -f-

    ----- Original Message ----
    From: Wulung Prakoso <[EMAIL PROTECTED]>
    To: [email protected]
    Sent: Thursday, December 13, 2007 7:16:16 PM
    Subject: [mediamusliminfo] Re: Terusan: [baitulhakam] Matikan TV Pada 
Sabtu, 15 Desember 2007 Sore!


    Weladalah maaaas....kok panik kabeh tho?? anggap wae ini uji keimanan kita. 
Mau TV dinyalain kek, mati kek itu kan urusan dhewe-dhewe.....Santai laaahh...

    Wassalam........

    muklis susila <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      Perhatian: pesan yang diteruskan sudah dilampirkan.



      ________________________________________________________ 
      Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! 
Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
      relative"> Sejak satu dua hari ini, di berbagai milis Kristen
      ramai dibahas tentang sebuah film ruhani (baca: film
      pemurtadan) yang menurut rencana akan ditayangkan
      lewat stasiun teve swasta RCTI di slot acara FTV Natal
      (juga tengah diusahakan bisa ditayangkan di TransTV
      dan TVRI) secara serentak pada hari Sabtu, pukul 16.30
      - 17.30 wib nonstop alias TANPA IKLAN. Judul filmya:
      Sebuah Penantian.

      Film ini diprakarsai oleh Billy Graham Ministry (USA).
      Penginjil (Evangelist) Billy Graham sendiri merupakan
      salah seorang tokoh utama gerakan Zionis-Kristen
      (Judeo-Christianity ) AS yang dikenal sangat anti Islam
      dan pendukung fanatik gerakan Zionisme. Billy Graham
      inilah &#8216;Bapak Ruhani&#8217; dari Presiden AS
      George Walker Bush, di mana pada pertengahan 1980-an
      Bush jr., dikabarkan berhasil lepas dari pengaruh
      alkohol dan menjadi Kristen yang dilahirkan kembali.
      Suatu peristiwa yang oleh kalangan Kristen radikal di
      AS disebut sebagai Reborn in Christ.

      Sedangkan menurut investigator kenamaan AS Texe Marrs,
      saat itu Bush sebenarnya telah sepakat dengan para
      penginjil Zionis untuk memakai kedok kekristenan di
      dalam upaya menggolkan cita-cita gerakan Zionisme
      Internasional. Jadi &#8216;Reborn in Christ&#8217;
      hanyalah tipuan komplotan Bush agar mendapat dukungan
      dari umat Kristen AS dan Barat.

      Film &#8220;Sebuah Penantian&#8221; awalnya bernama
      &#8220;My Hope Indonesia&#8221; . Film sejenis dengan
      judul &#8220;My Hope India&#8221; telah diputar di
      India dan konon menurut pengakuan di banyak milis
      Kristen, film tersebut berhasil memurtadkan jutaan
      orang-orang Hindu India.

      Bukan Film Biasa

      Yang patut diketahui, film ini bukan sekadar film
      biasa. Tapi telah melewati ritual kekristenan khusus
      berupa &#8216;Doa Puasa&#8217; selama satu bulan
      penuh. Untuk pemutaran film &#8220;Sebuah
      Penantian&#8221; tanggal 15 Desember 2007 sore, para
      awak dan pendukung film ini, juga diikuti oleh banyak
      jemaat gereja yang berkiblat ke Billy Graham Ministry
      AS, telah melakukan ritual tersebut, melakukan Doa dan
      Puasa sejak tanggal 15 November hingga 15 Desember
      2007.

      Tujuannya hanya satu: Agar setiap orang yang belum
      menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, setelah
      menonton film ini ruhaninya akan goyang sehingga bisa
      meninggalkan agama yang selama ini dianutnya dan
      menggantinya dengan Tuhan Yesus. Sebuah film
      pemurtadan yang telah melalui ritual khusus.

      Film yang dibintangi oleh Restu Sinaga, Christine
      Hakim, Mario Lawalatta, dan Nana Mirdad ini didukung
      oleh seluruh denominasi gereja di Indonesia. Dari
      berbagai milis juga diungkap bahwa para pemain film
      ini &#8216;sudah dipilih Tuhan&#8217; , karena ada satu
      aktor ternama yang menyatakan mundur dari film ini dan
      akhirnya ditangkap polisi karena terlibat narkoba.

      &#8220;Sebuah kesaksian: Para pemain film ini
      sepertinya sudah disaring oleh Tuhan, yakni dengan
      batalnya salah seorang pemain yang sudah konfirm,
      namun entah kenapa tiba-tiba beliau membatalkan
      kontraknya. Ternyata Tuhan tahu siapa yang layak main
      dan siapa yang tidak layak main. Artis tersebut tidak
      lama kemudian tertangkap polisi karena terlibat
      narkoba dan saat ini sedang mendekam di penjara.
      Bayangkan betapa memalukannya film ini apabila yang
      main adalah artis tersebut&#8230; Yang menggantikan
      peran artis tersebut adalah Rudi Salam, &#8221;
      demikian kalimat dari berbagai milis Kristen tersebut.

      Matikan TV Saja

      Jika benar RCTI dan juga sejumlah stasiun teve swasta
      dan juga TVRI akan menayangkan film tersebut, film
      pemurtadan yang telah melewati prosesi doa puasa
      secara khusus, maka sebaiknya keluarga-keluarga Muslim
      dan perkantoran yang banyak dihuni orang-orang Islam
      mematikan teve tersebut pada jam di atas.

      Selain bisa terhindar dari pengaruh mistis film
      tersebut (berkat doa puasa selama sebulan yang
      memanggil kekuatan&#8212; istilah mereka pasukan
      doa&#8212;dari alam ghaib), maka hal ini juga sebagai
      bentuk penghematan energi. Bukankah Lidya
      Kandouw&#8212; orang Kristen juga, ibunya Nana
      Mirdad&#8212; sering bilang di TV: &#8220;Matikan Yang
      Tidak Perlu, Yang Tidak Perlu Matikan!&#8221; Jadi
      daripada buang-buang listrik dan usia pesawat TV,
      alangkah bijaknya kita mematikan pesawat TV di waktu
      tersebut.

      Atau bagi yang tetap penasaran menonton, sebaiknya
      jangan lepas dari wudhu selama menonton film ini agar
      terhindar dari &#8216;Kuasa Gelap&#8217; dan
      dilindungi oleh Allah SWT. Sembari menonton, teruslah
      berdzikir agar Yang Maha Pembolak-Balik Hati bisa
      terus melindungi keimanan kita. Dan untuk anak-anak,
      jangan sekali-kali melihat film yang bukan film biasa
      ini. Nashru minallahu wa fathun qariib. (Rizki)

      ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
      Sent from Yahoo! Mail - a smarter inbox http://uk.mail. yahoo.com


      __._,_.___ 
      Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
      Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
      MARKETPLACE

--------------------------------------------------------------------------
      Earn your degree in as few as 2 years - Advance your career with an AS, 
BS, MS degree - College-Finder.net. 
       
      Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
      Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch 
format to Traditional 
      Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe Visit Your 
Group 
      Y! Messenger
      Instant smiles
      Share photos while
      you IM friends.
      Yahoo! Groups
      Parenting Zone
      Share experiences
      with other parents.
      Moderator Central
      An online resource
      for moderators
      of Yahoo! Groups..
       
      __,_._,___ 



----------------------------------------------------------------------------
    Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.






----------------------------------------------------------------------------
    Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

----------------------------------------------------------------------------
    Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it 
now. 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke