Assalamualaikum, afwan ya akhi, Mudah2an akhi di berikan cahaya imu yang berlimpah dan Allah selalu meninggikan derajat akhi didalam cahaya keilmuan yang haq. Sungguh disini ana terpaksa mengklarifikasi email akhi tentang lagu letto, Bukankah Rasul sangat membenci lagu2 ya akhi. Memang terhadap khilaf masalah halal dan haram lagu dikalangan ulama ya akhi, Apakah haram atau mubah ? Apakah hanya boleh didendangkan ketika hari raya saja atau kah setiap waktu, asal tidak melalaikan kita dari ibadah dan mengingat Allah ? Tetapi yang pasti telah haram menurut jumhur ulama Ahlus sunnah wal jamaah adalah Alat musik petik, baik itu gitar, biola dan semacamnya adalah haram, Yang diperbolehkan di islam hanyalah alat musik tabuh. Jadi ana mohon kepada Akhi, bersatulah kita kepada kebenaran Islam, Al quran dan sunnah. Ingatlah di dalam islam itu tidak ada istilah musik islam, karena
pada asalnya musik itu adalah bikinan orang-orang kafir, Yahudi dan Nasrani. Perdengarkanlah telinga kita dengan alunan ayat-ayat suci alquran dan basahilah mulut-mulut kita dengan membaca alquran. Barangsiapa orang yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka. Tegakkan islam di dada kita maka akan tegaklah islam di bumi ini. Sukron.
BUDI UTOMO![]()
--- Pada Jum, 25/4/08, Rief H <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: Rief H <[EMAIL PROTECTED]> Topik: [mediamusliminfo] makna lagu sebelum cahaya - Letto Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat,
25 April, 2008, 5:50 PM
Alhamdulillah bisa masuk juga email
saya.
Mohon maaf kalau cerita dibawah ini sudah pernah
dikirim. Tapi saya tetap merasa senang bisa kirim email ini ke saudara-saudara
saya.
Semoga bermanfaat ......
makna lagu sebelum
cahaya -
Letto Letto merupakan sebuah grup band
yang tergolong baru di dunia permusikan
Indonesia . Band ini
bermarkas di daerah Kadipiro Jogjakarta. Pentolan band ini adalah Noe, anak dari
Emha Ainun Najib. Sebuah postingan di salah satu blog memberi makna atas
lagu ini. Secara lengkap, postingan itu berisi sbb:
Ku
teringat hati yang bertabur mimpi Kemana kau pergi cinta Perjalanan sunyi
yang kautempuh sendiri Kuatkanlah hati cinta
Reff : Ingatkan engkau
kepada embun pagi bersahaja Yang menemanimu sebelum cahaya Ingatkan
engkau kepada angin yang berhembus mesra Yang
kan
membelaimu cinta
Kekuatan hati yang berpegang janji Genggamlah
tanganKu cinta Ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri Temani hatimu
cinta Back
to reff
Siapa
yang tak kenal lagu ini? Hampir semua lapisan masyarakat ngerti betul lagu ini,
apalagi saat ini menjadi soundtrack lagu dari salah satu sinetron di televisi
swasta.Maka tak heran jika anak kecil, remaja aktivis dakwah atau bukan
mengenalnya bahkan mungkin hafal diluar kepala.
Seperti salah satu adik
binaan saya. Suatu ketika dia membuka isi lagu di hp saya, salah satunya
terdapat lagu sebelum cahaya milik letto. Lagu tersebut didengarnya terus
menerus diulang-ulang hingga temen-temen yang lainnya datang. sengaja saya
mendengarkan dia bernyanyi dan praktis mendengarkan pula apa yang dia nyanyikan.
"Sebelum cahaya"?? Penasaran juga kan ...apa sih
maksud lagu itu??? Sampai akhirnya saya bertanya pada dia, "dik, asyik banget
nyanyinya...hmmm...da banyak kenangan nii...dengan lagu itu?? Dia menjawab,
"jelas mbak..banyak kenangan..". Mbak pingin tahu?? Saya mengangguk..dan dia
mulai menceritakan apa yang dimaksud kenangan tersebut
Kata pertama yang
keluar adalah, "itu kan ngingetin
kita sama sholat lail mbak?" Heran dan takjub sebetulnya hati saya, kok bisa
ya?? Dia meneruskannya:
Bait
pertama lagu ini menunjukkan kalau Allah
selalu mengawasi kita Allah melihat kita yang sedang tidur tiba-tiba
terbangun...kita pergi untuk ambil air wudhu maka mengapa disana dituliskan
kemana kau pergi... kemudian kita menegakkan sholat malam, dalam kesunyian,
sendiri ketika semua orang tengah terlelap ketika dingin sangat menusuk di
tulang, ketika mata masih terkantuk-kantuk. Siapa yang sanggup untuk
menjalankannya?? Butuh kekuatan hati untuk melaksanakan raka'at demi raka'at,
lantunan ayat2 suci yang kita baca dan dzikir dengan penuh ketawadhuan.
Inilah makna yang dia temukan dalam baris perjalanan sunyi yang kau tempuh
sendiri, kuatkan hatimu cinta.
Bait
kedua, Allah ingin menentramkan hati kita, Allah mengingatkan
bahwa kita tidak sendiri dalam menjalankan sholat Lail, lihatlah ada embun
pagi yang selalu menemani kita hingga fajar muncul dari ufuk timur dan
rasakanlah sepoi-sepoi angin di sepertiga malam, yang dengan sangat lembut
meniup mukena kita. Sungguh kita tidak sendiri saat sholat Lail ditegakkan. Dan
mereka inilah yang dapat kita jadikan saksi di akhirat kelak.
Bait ketiga menerangkan siapa yang
punya tekad kuat tersebut? untuk menegakkan sholat malam setiap hari, setiap
malam. Dia adalah orang-orang yang selalu berpegang teguh pada janjinya terhadap
Allah. Janjinya bahwa dia kan selalu
menjadikan Alloh sebagai Illah dalam hidupnya.
Subhanallah yang tersirat ternyata
lebih dalam yah, silahkan forward ke muslim
lainnya
|
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke
[email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---