Bismillah Buat saudara-saudariku yang mengharamkan musik, biasanya bermanhaj (mengikuti jalan) salaf sering disebut atau menamakan diri SALAFY atau WAHABI atau Ahalus Sunnah Waljamaah Yang banyak mengikuti/ belajar pada ulama ulama di Mekkah atau Madinah Semisal Syaikh Bin Baz, Syaikh Utsaimin, Syaikh Fauzan, Syaikh Nasiruddin Al AlBany dll. Milis muslim ini anggotanya 1001 macem Sebaiknya kalau menyampaikan sesuatu nasihat pake bahasa yang mudah dimengerti oleh saudara2 yg 1001 macem tsb Agar nasihat yang disampaikan bisa diterima dg mudah dan tidak menimbulkan "polemik"
Buat sadara-sadariku seluruh anggota milis muslim ini Apabila ada nasihat dalam milis ini yang kebetulan berseberangan dengan pendapat kita semisal tiba-tiba ada yang mengharamkan musik .... Aneh kan ?!!! tidak usah meradang, menerjang, kebakaran rambut (jarang yang pake jenggot soalnya) Tapi simak, kaji, cocokan dg Al Quran dan Sunnah ambil faedah Kalau bisa diterima Alhamdulillah, kalau tidak bisa diterima ya sudah Agama ini nasihat Kita diperintahkan untuk saling nasihat menasihati yang Haq Semoga Allah Ta'ala melimpahkan barokah, dan hidayahNYA untuk kita semua Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. ----- Original Message ----- From: Okki To: [email protected] Sent: Friday, May 02, 2008 10:59 AM Subject: [mediamusliminfo] Re: makna lagu sebelum cahaya - Letto sebuah Lelucon yg Aneh Maaf, mengenai hal yang saya utarakan adalah berdasarkan ingatan saya akan buku yang pernah saya baca lama sekali dan saya lupa detailnya, kalo ingat tentu saya akan kemukakan disini. Yah, memang masuklah engkau kedalam Islam secara kaffah atau seutuhnya, namun apakah orang yang masih mengerjakan dosa walaupun dia Islam tidak bisa diterima ? apakah anda, saya dan 90% orang didunia mampu masuk Islam secara Kaffah ? kalao nggak mampu, apakah kita ini kafir ? atau murtad ? kenapa dalil yang saya bilang tidak cocok ? apakah Lagu-laguan atau musik itu muncul tanpa seijin Allah SWT ? sesuai dalil yang anda jadikan pedoman (yang kebetulan juga saya jadikan pedoman), bahwa semua itu tergantung niatnya khan ? membaca Al Qur'an sekalipun kalo niatnya Riya juga berdosa khan ? kenapa kalo mendengarkan Musik kemudian membuat menginggat Allah SWT nggak boleh ? Kalo saya mendengarkan lagu-nya Ungu ... Bimbo .... bahkan Opick .... yang karena itu membuat saya lebih menginggat Allah SWT..... berarti saya berbuat dosa ? Lalu kalo saya membaca dan memahami Al Qur'an tapi nggak sanggup mengamalkannya apa nggak dosa ? Islam itu sesungguhnya berat, kalau kita benar-benar harus memenuhi 100%, namun seperti yang saya bilang, saya manusia biasa ........ kalo nggak sanggup 100%, apakah saya kafir ? selain itu, ada ayat-ayat ini yang menjadikan pegangan saya agar tidak berputus dari pengharapan akan ampunan Allah SWT : Dan kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Al Qur'an, 2:115) Sesungguhnya Orang-orang yang mengatakan : "Tuhan kami Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan) : "Janganlah kamu merasa takut dan jangan kamu merasa sedih, dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu (QS 41;30) Begitu menurut saya, maaf kalo sepertinya sok Pintar. Rgds Okkie ----- Original Message ----- From: DeNnIeS DeNnIeS To: [email protected] Sent: Tuesday, April 29, 2008 6:51 PM Subject: [mediamusliminfo] Re: makna lagu sebelum cahaya - Letto sebuah Lelucon yg Aneh Jazakallohu Khair atas nasehatnya akh Insya Alloh nasehat yg ana berlebihan atasnya ditujukan untuk Alloh ta'ala semata, tanpa ada rasa Ujub riya yg kita semua berlindung darinya. dan hanya Allohlah yg tau isi hati ana. senantiasa ana selalu menjadikan pedoman ana dengan hadits Rasululloh shalallohu'alahi wa salam Rasulullah ShallallahuâEURO(tm)alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan. Ana minta maaf atas atas perkataan ana yg menanda mengejek, wallohi ana g da maksud ke sana, Hanya Alloh yg mengetahui hati hambanya yg Dhoif ini. Ya Alloh ampunilah Hambamu ini. Rasululloh shalallohu 'alahi wa Salam bersabda "Semua anak Adam adalah bersalah, dan sebaik-baik orang yang salah adalah yang mau bertaubat" @ Okky bukankah kita akan sulit untuk bisa membuat orang memahami Islam ? Bukankah ada Riwayat dimana saat masuk Islam, Rasulullah tetap mengijinkan seseorang meminum Khamr, namun ditukar dengan janji tidak berbohong ? Bukankah Khamr jelas haram ? lalu Bagaimana dengan lagu ? yang tidak ada tuntunannya dalam Al Qur'an ? mohon di sebutkan hadits riwayat siapa, di kitab mana ana bisa mengeceknya dan apa penjelasan ulama terhadap hadits ini? Barokallohu Fik kemudian dalil tersebut cocok tidak di masukan kedalam perkara ini? bukankah kita di suruh masuk Islam secara Kaffah menyeluruh tidak setengah2. berpegang terhadap Islam baik Global Maupun rinci berdasarkan Firman Alloh Ta'ala âEUROOEHai orang-orang yang beriman, masuklah kamu dalam Islam secara kaffah" [Al-Baqarah : 208] Ya Alloh aku berlindung kepadamu dari Sifat Riya yang termasuk dari dosa2 besar yang di anggap biasa oleh kebanyakan manusia. yoedha pamungkas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: sfakat dengan akhi Wulung tafi buat akhi Denles trims buat nasihatnya ana trima.. Ya akhi...ana cuma prihatin ..dengan nada..nada..coment yang beredar. terkesan dzu'zon..tapi bila ingin mengingatkan coba di tekankan pada unsur pengingatnya dengan santun ...jangan terkesan meremehkan ..bahkan sedikit merendahkan...tentu akan sangat mulia bila kita menyampaikan kbenaran dengan kesopanan dan kesantunan tutur bahasa yang bijaksana .... masalah mudarat dan kemungkaran tentu kita wajib memperingatkan yang akhi contohkan kalau adik ana minum khamar tentu langkah pertama yang saya lakukan bukan ..langsung marah..atau asal timpuk..berkata kata kotor ..dengan penuh emosi.pertama yang harsu saya lakukan adalah berdoa..kepada Allah...mohon ampunan dan mohon pertolongan ..knafa yakhi..?sebab tanpa pertolongan Allah saya tidak sanggup merubah adik saya yang peminum khamar menjadi lebih baik (tidak minum dan bertaubat)..itu berlaku kepada apa pun dan siapa puun .. termasuk bila kita melihat kasus..di milis ini ..ketika kita bermaksud memberitakan kebenaran tapi berlandaskan syahwat ujub..riya.merasa paling benar ..oh..tentu hasilnya akan terjadi su'dzon..baik dari kita maupun orang lain (pembaca dan pengirim tulisan)siapa yang tahu..kalo ternyata di dalam hati tak sadar kita mengumpat dan mencela tulisan orang?siapa yang tahu ketika kita menulis postingan di milis tidak di hinggapi unsur riya atau ujub.. mari kawan kawan berdakwah dengan santun..sebarkan kebenaran dengan kasih sayang..dengan terlebih dahulu mohon pertolongan Allah ada saatnya pedang bicara ...tapi bila lisan bijaksana mampu merengkuh rahmatNya kenapa tidak semoga Allah merahmati kita semua On 4/28/08, Wulung Prakoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Wis tho paaaakk...ra usah aneh-aneh...konsentrasi ke bagaimana mengumpulkan rejeki yang halal daripada ngeributin masalah kayak gini. Istri sama anak butuh makan tuh, mereka gak butuh perang "picisan" kayak gini....ampun deh..... Rief H <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Alhamdulillah ..... Saudara-saudaraku, terimakasih telah mengingatkanku, menambah wawasanku, melengkapi perbendaharaanku. Perbedaan sdh pasti ada dan itu untuk saling melengkapi. Rapatkan shaf dan luruskan barisan ...... ----- Original Message ----- From: DeNnIeS DeNnIeS To: [email protected] Sent: Monday, April 28, 2008 12:24 AM Subject: [mediamusliminfo] Re: makna lagu sebelum cahaya - Letto sebuah Lelucon yg Aneh Amin ya Alloh Jazakallohu Khairn ya Akhi Yoedha ya akhi ini adalah perkara mungkar bagaimana bisa kita katakan jgnlah kamu komentari, janganlah saling cela.... ini adalah merupakan salah satu bentuk nasehat kepada kaum muslimin karena Rasululloh shalalohu'alahi wa salam bersabda Agama itu adalah Nasehat bagaimana jika perka yg kamu ketahui atas kemungkarannya, ambilah contoh misalnya nte dah tau hukum khamr lalu di keluarga nte ada yg meminum khamer contoh ade nte, lalu lantas. klo nte berpandangan seperti ini ya Akhi janganlah saling komentar, janganlah saling caci mencai, lantas dimana letak Amar Ma'ruf Nahi mungkarnya??? Barokallohu Fiik yoedha pamungkas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ampun..yang ginian gak usah di komentari...ampun ya Allah..jangan kau jadikan hamba-hambamu saling cela caci maki..serta su'dzon..ampuni kami yang memperturutkan syahwat mencela sesama kami ampuni kami ya Allah.... On 4/27/08, DeNnIeS DeNnIeS <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Jah ampun lagu aja sampe di cari2 makna dan Kandungannya.... bukannya menghayati makna2 kandungan Al Qur'an & Hadits dgn Bimbingan para Ulama, malah menekuni Musik. Musibah.... ntar lama2 di bikin Buku nich Syarah lagu Letto sebelum Cahaya Karya Asy Syaikh Rief H Al Andonisi <[EMAIL PROTECTED]> lucu+Kocak+aneh , sekaligus sedih.... ngeliatnya kasihan belum ada seorangpun Ulama Ahlussunnah yg mensyarah Music + Lagu baik para Imam yg 4 -rahimahulloh-, klo lantunan Syai'ir ada tp klo lagu wah rasanya lom ada, nte melakukan trobosan baru nich dah dakwah melalui musik di Syarah pula lagi dan di ujung penjelasan ttg Makna Lagu Leto beliaupun mengomentari "forward ke muslim lainnya" ... Allohul Musta'an Afwan..... bukannya ngeledek. tp ini adalah nasehat bagi mereka pencinta Musik, ini adalah suatu fakta bahwa Musik melalaikan orang dari mengingat Alloh, melalaikan Manusia dari Islam, melalaikan Manusia dari Al Qur'an & melalaikan manusia dari As Sunnah... ana sech tau itu lagu... klo g salah ntu lagu g dimaksudkan ke arah mengingat Alloh dah, kayaknya lebih cenderung lagu itu di arahkan kepada ttg soal Percintaan..... ttg orang yg mabuk cinta & kangen ma sang Kekasih masa mo diarahin mengingat Alloh pa g liat Video Klipnya.... pa Ga salah.... Musibah......... Jazakallohu Khair ya Akh Budi Utomo atas nasehatnya... Semoga Alloh memberi Hidayahnya kepadaku, Kepada kalian, kepada Kaum muslimin umumnya. amin budi utomo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamualaikum, afwan ya akhi, Mudah2an akhi di berikan cahaya imu yang berlimpah dan Allah selalu meninggikan derajat akhi didalam cahaya keilmuan yang haq. Sungguh disini ana terpaksa mengklarifikasi email akhi tentang lagu letto, Bukankah Rasul sangat membenci lagu2 ya akhi. Memang terhadap khilaf masalah halal dan haram lagu dikalangan ulama ya akhi, Apakah haram atau mubah ? Apakah hanya boleh didendangkan ketika hari raya saja atau kah setiap waktu, asal tidak melalaikan kita dari ibadah dan mengingat Allah ? Tetapi yang pasti telah haram menurut jumhur ulama Ahlus sunnah wal jamaah adalah Alat musik petik, baik itu gitar, biola dan semacamnya adalah haram, Yang diperbolehkan di islam hanyalah alat musik tabuh. Jadi ana mohon kepada Akhi, bersatulah kita kepada kebenaran Islam, Al quran dan sunnah. Ingatlah di dalam islam itu tidak ada istilah musik islam, karena pada asalnya musik itu adalah bikinan orang-orang kafir, Yahudi dan Nasrani. Perdengarkanlah telinga kita dengan alunan ayat-ayat suci alquran dan basahilah mulut-mulut kita dengan membaca alquran. Barangsiapa orang yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka. Tegakkan islam di dada kita maka akan tegaklah islam di bumi ini. Sukron. BUDI UTOMO ---------------------------------------------------------------- Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. -- lebih baik nekat ke surga dari pada terencana masuk neraka ------------------------------------------------------------------ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. ------------------------------------------------------------------ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. -- lebih baik nekat ke surga dari pada terencana masuk neraka -------------------------------------------------------------------------- Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. -------------------------------------------------------------------------- No virus found in this incoming message. Checked by AVG. Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.7/1410 - Release Date: 5/1/2008 5:30 PM --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
