*Tanda Kekuasaan Allah Pada Penciptaan Otak*

*Otak memiliki tabiat yang dingin. Kemudian diperselisihkan mengenai hikmah
di balik itu. Sebagian orang mengatakan bahwa otak sengaja dibuat dingin
agar dapat mendinginkan panas yang ada dalam hati dan mengembalikannya
apabila terlewat kepada batasnya. Pendapat ini dibantah oleh sebagian
lainnya, mereka berkata : jika demikian halnya, seharusnya otak tidak boleh
diletakkan jauh dari hati, bahkan seharusnya otak membungkus hati
sebagaimana halnya paru-paru, atau minimal dekat dengannya di dalam dada
agar dapat menurunkan panasnya hati.
*

*Namun pernyataan ini dibantah lagi oleh golongan yang pertama, mereka
berkata : jauhnya otak dari hati tidaklah meniadakan hikmah yang telah kami
sebutkan tadi. Sebab, sekiranya otak diletakkan dekat dengan hati, tentu
kekuatan panas yang dikeluarkan oleh hati akan mendominasi otak. Oleh karena
itu, letak keduanya sengaja dibuat berjauhan agar tidak saling merusak, dan
keduanya bisa saling menyelaraskan dengan tabiatnya masing-masing. Berbeda
dengan paru-paru yang memang dibuat khusus untuk mendinginkan hati bukan
untuk meredam panasnya hati.
*

*Sementara itu, kelompok yang lainnya memilih jalan tengah, mereka berkata :
sebenarnya otak itu panas, akan tetapi ia memiliki tabiat yang tenang. Di
dalam otak ada pendingin khusus. Sebab otak merupakan alat berpikir, dan
alat berpikir ini butuh tempat yang tenang, tentram, bersih dari kotoran dan
najis, jauh dari kebisingan dan hiruk-pikuk. Oleh sebab itu pula, kejituan
berpikir, mengingat dan menelurkan ide-ide yang benar hanya dapat diperoleh
dengan ketenangan badan, ketenangan tindakan dan sedikitnya kebisingan dan
kegaduhan. Tugas ini tidak mungkin dilakukan oleh hati. Sementara otak
sangat tepat untuk mengembannya.
*

*Oleh sebab itu, ide-ide cemerlang biasanya dapat ditemukan pada malam hari
atau di tempat-tempat sepi. Dan ide itu akan rusak saat api syahwat dan
kemarahan membara atau pada saat kesedihan yang sangat mendalam, keletihan
karena aktifitas badan dan pikiran yang berat.
*

*Pembahasan ini tentu berkaitan dengan pembahasan lain, yaitu pembahasan
tentang apakah panca indera dan akal bersumber dari hati dan otak? Sebagian
orang mengatakan bahwa semua aktifitas pusatnya adalah hati dan akan selau
terkait dengannya. Antara hati dan panca indera terdapat beberapa celah dan
jalur. Setiap anggota panca indera pasti memiliki hubungan langsung dengan
hati, baik dihubungkan dengan syaraf atau dengan yang lainnya. Urat syaraf
ini keluar berhilir dari hati dan bermuara kepada seluruh tubuh, termasuk
diantaranya panca indera tersebut.
*

*Mereka berkata : apabila mata melihat sesuatu maka ia akan mengirim pesan
tersebut melalui urat syaraf ke hati, sebab urat syaraf ini berhubungan
langsung dengan hati. Demikian pula halnya alat panca indera yang lainnya.
Kemudian yang menjadi pertanyaan, apa sebabnya setiap anggota tubuh yang
memiliki karakter yang berbeda harus dibantu dengan beberapa alat panca
indera yang beraneka ragam, sementara karakter panca indera itu sendiri
berbeda? Kekuatannya juga berbeda satu sama lainnya. Mereka memberi jawaban
bahwa seluruh urat syaraf yang berada di dalam badan pasti berhubungan
dengan hati, baik secara langsung maupun tidak langsung. Mereka mengatakan
bahwa dari hati tersebut dialirkan melalui urat syaraf dan aliran darah
kekuatan kepada mata untuk mempergunakan alat penglihatan, kepada telinga
untuk mendengar, kepada kulit untuk merasa dan kepada setiap anggota tubuh
lainnya, hati mengalirkan kekuatan untuk menjaga setiap anggota tubuh
tersebut. Hati merupakan unsur pembentuk anggota tubuh, alat panca indera
dan kekuatan. Oleh sebab itulah, menurut pendapat yang benar hati merupakan
anggota tubuh yang pertama kali dibentuk. Tidak diragukan lagi, kekuatan
berpikir bersumber dari hati. Meskipun ada sekelompok orang yang berpendapat
bahwa sumbernya adalah akal yang ada di kepala, namun yang benar adalah
sumber dan pusatnya adalah di hati sementara cabangnya ada di kepala. Allah
telah mengisyaratkan hal tersebut dalam firman-Nya :*

*
*

*"Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati
yang dengannya mereka dapat memahami?" (al-Hajj : 46)
*

*Dalam ayat lain Allah berfirman :*

*
*

*"Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi
orang-orang yang mempunyai hati." (Qaaf : 37)
Yang dimaksud hati di sini bukanlah gumpalan daging yang dimiliki oleh
setiap hewan, mamun yang dimaksud adalah akal pikiran.
*

*Kelompok lainnya berpendapat lain, mereka mengatakan bahwa pusat alat panca
indera adalah otak. Mereka mengingkari adanya hubungan antara hati dengan
mata, telinga dan hidung melalui urat syaraf dan aliran darah. Mereka
mengatakan bahwa pendapat seperti itu merupakan kebohongan yang tidak sesuai
dengan anatomi manusia itu sendiri!
*

*Yang benar adalah pendapat pertengahan antara dua kelompok di atas, yaitu
hati merupakan sumber kekuatan bagi alat panca indera tersebut. Kekuatan ini
adalah kekuatan maknawi yang tidak butuh urat syaraf tertentu untuk
membawanya kepada alat panca indera tersebut. Karena kekuatan tersebut
sampai kepada alat panca indera dan anggota tubuh lainnya hanya bergantung
kepada kesiapannya menerima sinyal dari hati. Dan sinyal hati itu tidak akan
dialirkan melalui urat syaraf maupun aliran darah. Dengan demikian
selesailah segala kerancuan dalam permasalahan yang banyak dibicarakan dan
dipersoalkan ini. Wallahu a'lam bish shawab, hanya Allah-lah yang kuasa
memberi taufik kepada kebenaran.
*

*Kemudian, seandainya Anda melihat otak dan meneliti komposisinya niscaya
Anda akan menyaksikan suatu perkara yang menakjubkan. Anda akan melihat
suatu komposisi yang membuat akal terheran. Otak dibungkus oleh
selaput-selaput dan penutup yang saling bertumpang tindih untuk menjaganya
dari kegoncangan. Kemudian dibungkus dengan tulang kepala seperti topi baja
dan helm yang berfungsi untuk menjaganya dari benturan, kejatuhan dan
pukulan.
*

*Pelindung tersebut akan menahannya seperti halnya topi baja melindungi
kepala dalam pertempuran. Kemudian tulang tersebut dibungkus dengan kulit
untuk melindungi tulang tersebut agar tidak terkena gangguan. Kemudian kulit
tersebut dihiasi dengan rambut yang lebat untuk menjaganya dan menutupinya
dari cuaca panas dan dingin dan dari berbagai gangguan, dan juga berfungsi
sebagai keindahan dan perhiasan. Tanyakanlah kepada ahli ta'thil (para
pengingkar sifat Allah) [dan juga orang atheis dan sekuler, pen] : Siapakah
yang melindungi otak seperti ini? Dan siapakah yang telah menetapkannya?
Dalam ruangan ini (otak) tersimpan berbagai jenis manfaat, kekuatan dan
keajaiban lainnya. Kemudian ruangan ini ditutup dengan rapi dan dijaga
sedemikian sempurna. Allah telah menjaganya dengan baik dan menjadikannya
sebagai pusat pergerakan alat perasa dan panca indera. Maha Suci Allah
sebaik-baik pencipta.
*
*Kemudian Ibnul Qayyim rahimahullah melanjutkan lagi perkataannya : Tujuan
membeberkan hal ini semua hanyalah untuk mengingatkan tentang adanya hikmah
pada penciptaan manusia. Meski sebenarnya hikmah di balik itu terlalu besar
untuk diungkap oleh akal dan kata-kata. *

*(Keajaiban-keajaiban Makhluk dalam Pandangan al-Imam Ibnul Qayyim, Pustaka
Darul Haq)*
Diambil dari www.alsofwah.or.id

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke