mo nanya , apa aja sih sunah sunah yang harus dilakukan di hari raya idul fitri.....
----- Pesan Asli ---- Dari: Ali Muntaha <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: media muslim <[email protected]> Terkirim: Rabu, 24 September, 2008 12:41:14 Topik: [mediamusliminfo] Trs: Yang bersedih di hari Raya --- Pada Rab, 24/9/08, Dwi Wahyudi Priyantoro <[EMAIL PROTECTED]> menulis: Dari: Dwi Wahyudi Priyantoro <[EMAIL PROTECTED]> Topik: Yang bersedih di hari Raya Kepada: "Agnesh JTI" <[EMAIL PROTECTED]>, "agus Keu JTI" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ali Muntaha" <[EMAIL PROTECTED]>, "Agus Subagyo" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ahmad Janan" <[EMAIL PROTECTED]>, "antohood" <[EMAIL PROTECTED]>, "Edwin AJP" <[EMAIL PROTECTED]>, "indrasanti aryati" <[EMAIL PROTECTED]>, "Udi Andoyo" <[EMAIL PROTECTED]>, "widodo abr" <[EMAIL PROTECTED]>, "Wachidin Mr." <[EMAIL PROTECTED]>, "lina winangsih" <[EMAIL PROTECTED]>, "rahma wati" <[EMAIL PROTECTED]>, "Tuan Wandi" <[EMAIL PROTECTED]>, "warti dariyati" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dikun Bogor" <[EMAIL PROTECTED]>, "gatot siswantoro" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mr. Herry Potter" <[EMAIL PROTECTED]>, "Siti Zuhriya Setiono" <[EMAIL PROTECTED]>, "Zachra Nurhayati Syafri" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mr. Donie" <[EMAIL PROTECTED]>, "Deasy Ppm" <[EMAIL PROTECTED]>, "Eko Iskandar Ppm" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ekoooooo PA" <[EMAIL PROTECTED]>, "Octa EDP" <[EMAIL PROTECTED]>, "Fajar PA" <[EMAIL PROTECTED]>, "Risma Tabung" <[EMAIL PROTECTED]>, "Gitta rasyidi Ppm" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mr. Teguh Boy Rianto" <[EMAIL PROTECTED]>, "rachmawan hidayat" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ridwan Harris PA" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ronal Benitez" <[EMAIL PROTECTED]>, "Herry Giant" <[EMAIL PROTECTED]>, "Teguh Perkasa" <[EMAIL PROTECTED]>, "Tia Keu JTI" <[EMAIL PROTECTED]>, "Herry Karnadi" <[EMAIL PROTECTED]>, "Iskandar Yudi" <[EMAIL PROTECTED]>, "yudie PA" <[EMAIL PROTECTED]>, "Joki PA" <[EMAIL PROTECTED]>, "Nandar JTI" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ndaru Nur Sigit" <[EMAIL PROTECTED]>, "Vanda Syafri" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ika Mukti S" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mr. Yudi Sableng" <[EMAIL PROTECTED]>, "Benny Widodo" <[EMAIL PROTECTED]>, "Arif JTI" <[EMAIL PROTECTED]>, "yuni YAI" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ika Cinderella" <[EMAIL PROTECTED]>, "Arif bola" <[EMAIL PROTECTED]>, "Poppy Tob" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mr. Robin" <[EMAIL PROTECTED]>, "My Ika" <[EMAIL PROTECTED]> Tanggal: Rabu, 24 September, 2008, 9:14 AM "Kita tidak dapat berbuat apapun untuk mengubah masa lalu, tapi kita bisa mengendalikan masa depan dengan berbuat KEBAIKAN mulai hari ini..." Best Regard Yudie Yang Bersedih di Hari Raya Meski bukan baru, tapi baju yang saya pakai masih terlihat seperti baru. Bersih dan rapi. Begitu juga yang dikenakan istri dan anak-anak saya. Tangis haru dan tawa gembira mewarnai suasana lebaran hari itu. Sepulang sholad Id, anak-anak cantik kami berlarian memburu nenek mereka untuk meminta cium. Setelah sebelumnya berhamburan di pelukkan kami, mengecup lembut tangan dan pipi kami. Saya dan istri membalasnya dengan kecup terkasih. Sebelum berlalu, tak lupa mereka meminta 'jatah' uang lebaran. Begitu indah dan harunya hari raya kami, hingga saya hampir terlupa akan sebuah janji jika saja tak diingatkan seorang sahabat. "Jadi kan kita ke sana?" Berenam kami memacu kendaraan menuju tempat yang sudah kami rencanakan untuk dikunjungi. Untuk sementara, kami tangguhkan rencana silaturahim ke beberapa teman lama. Tak lebih dari satu jam, kami sudah sampai di depan sebuah rumah yang kami tuju. Sebaris senyum belasan anak-anak dari halaman rumah menyambut salam kami. Seorang dari mereka yang paling besar mempersilahkan kami masuk ... Rumah kecil itu, dinding-dindingnya terlihat terkelupas di beberapa sisi. Tak ada satu pun anak yang mengenakan baju baru, sepatu baru, juga tak ada yang terlihat tengah menghitung-hitung uang hasil pemberian saudara-saudara mereka. Tak ada kue khas hari raya. Tak tersedia ketupat lebaran, apalagi semur daging atau rendang pelengkap sayur bumbu kuning. Air yang tersedia untuk kami pun hanya air tak berwarna, jelas, karena mereka tak punya sirup. Di rumah panti anak yatim itu, hanya ada mata-mata kosong menanti uluran tangan para dermawan. Mereka tak pernah lagi menikmati saat-saat indah di hari raya dengan aneka hidangan, pakaian bagus, cium dan peluk hangat dari orang-orang terkasih. Tak lagi mereka dapatkan punggung tangan dan pipi untuk dikecup sepulang sholat Id, juga kaki-kaki mulia tempat mereka bersimpuh, bahkan sebagian besar mereka pun tak pernah tahu wajah orang yang pernah melahirkannya. Sebagian mereka mengaku terus bertanya, kenapa Allah membiarkan mereka hidup tanpa orang tua? "Apakah Allah tak ingin melihat saya bermanja dengan ibu?" tanya Ardi, salah seorang penghuni panti berusia delapan tahun. Tidak sedikit dari mereka terus berharap Allah mengembalikan orang tua mereka agar mereka bisa merasakan menjadi anak, yang mendapatkan kasih sayang orang tua, agar ada tangan yang dikecup saat berangkat dan pulang sekolah, agar ada satu kesempatan bagi mereka untuk menikmati manisnya berbakti. Mereka seolah tak peduli dengan aneka makanan dan hadiah yang kami bawa. Bukan itu yang mereka rindui. Mereka mengaku sudah terbiasa hidup tanpa berlimpah makanan. Bersekolah tanpa uang jajan pun sudah keseharian mereka. Ada yang lebih mereka rindui di sepanjang hari, terlebih di hari raya ini. Akbar, lelaki kecil berusia lima tahun menghampiri dan berbisik di telinga saya, "Kak, gimana rasanya tidur ditemani mama?" Gagal saya menahan air mata ini .... Syawal 3, 1421 H Untuk Adik-adikku di Panti “Petir” Parung. Apa khabarnya kalian saat ini? * Dan untuk saudara – saudaraku dimanapun kalian berada, Hari ini kalian bebas makan dan minum sepuas-puasnya... namun tahukah engkau saudaraku... masih banyak saudara-saudara kita yang lain masih berpuasa sepanjang hari hingga saat ini lantaran memang tak ada yang bisa dimakan Dan hari ini pula kalian bebas memakai baju baru dan bagus, dan membagikan uang kepada anak dan handai taulan Namun tahukah engkau saudaraku... Masih ada seorang ibu yang menangis lantaran melihat anaknya terbaring sakit dan tak punya uang untuk berobat Dan hari inilah kalian bebas tertawa dan bersuka cita dengan saudara dan handai taulan Namun tahukah engkau saudaraku.... Masih banyak saudara-saudara kita terpaku, termenung, menatap langit kosong lantaran mereka tidak punya ayah ibu dan saudara-saudara... * Tahukah engkau saudaraku, jumlah mereka ratusan, ribuan, bahkan jutaan... bukalah hati kita, saudaraku, berikanlah apa yang kita punya dan mampirlah sebentar untuk mereka yang sebatang kara, mungkin itu kan berarti buat mereka..... biarkan mereka ikut tersenyum walaupun itu cuma sebentar. * SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H Mohon maap lahir bathin Yudie..... ________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com ___________________________________________________________________________ Nama baru untuk Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
