sama saya juga gak suka terlalu di dramatisir...boikot aja mas

2009/1/22 budi utomo <[email protected]>

> MAAF SAYA JUGA TIDAK SUKA FILM BEGINIAN.......
> MENJADIKAN AGAMA SEBAGAI PRODUK DAGANGAN........
> maaf ini sekedar opini pribadi saja..........sekali lagi maaf kalo
> menyinggung...
>
> BUDI UTOMO
>
>
> --- Pada *Kam, 22/1/09, Dee Na <[email protected]>* menulis:
>
> Dari: Dee Na <[email protected]>
> Topik: [mediamusliminfo] Re: Trs: "Perempuan Berkalung Sorban"
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Kamis, 22 Januari, 2009, 10:37 AM
>
> maaf saya gak doyan film ginian...
> Wassalam,
> Dee Na
>
>
> 2009/1/21 Ali Muntaha <[email protected]>
>
>>
>>
>> --- Pada *Rab, 21/1/09, Dwi Wahyudi Priyantoro <[email protected]>*menulis:
>>
>> Dari: Dwi Wahyudi Priyantoro <[email protected]>
>> Topik: "Perempuan Berkalung Sorban"
>> Kepada: "Agnesh JTI" <[email protected]>, "agus Keu JTI" <
>> [email protected]>, "Ali Muntaha" <[email protected]>, "Agus
>> Subagyo" <[email protected]>, "Ahmad Janan" <[email protected]>,
>> "antohood" <[email protected]>, "Benedictus Prasetyo" <
>> [email protected]>, "Edwin AJP" <[email protected]>,
>> "indrasanti aryati" <[email protected]>, "Udi Andoyo" <
>> [email protected]>, "widodo abr" <[email protected]>,
>> "Wachidin Mr." <[email protected]>, "lina winangsih" <
>> [email protected]>, "rahma wati" <[email protected]>, "Tuan Wandi" <
>> [email protected]>, "warti dariyati" <[email protected]>, "Wibono
>> Ppm" <[email protected]>, "Sahat Barita" <[email protected]>, "Dikun
>> Bogor" <[email protected]>, "gatot siswantoro" <
>> [email protected]>, "Joko sumarno Ppm" <[email protected]>,
>> "Mr. Herry Potter" <[email protected]>, "Siti Zuhriya Setiono" <
>> [email protected]>, "Sylvia Ppm" <[email protected]>, "Zachra
>> Nurhayati Syafri" <[email protected]>, "Mr. Donie" <
>> [email protected]>, "Deasy Ppm" <[email protected]>, "Deri
>> Bonaga" <[email protected]>, "Eko Iskandar Ppm" <
>> [email protected]>, "Ekoooooo PA" <[email protected]>, "Octa
>> EDP" <[email protected]>, "Fajar PA" <[email protected]>, "Risma
>> Tabung" <[email protected]>, "Gitta rasyidi Ppm" <
>> [email protected]>, "Mr. Teguh Boy Rianto" <
>> [email protected]>, "rachmawan hidayat" <[email protected]>,
>> "Ridwan Harris PA" <[email protected]>, "Rolly Ppm" <
>> [email protected]>, "Ronal Benitez" <[email protected]>,
>> "Herry Giant" <[email protected]>, "Teguh Perkasa" <[email protected]>,
>> "Tia Keu JTI" <[email protected]>, "Herry Karnadi" <[email protected]>,
>> "Iskandar Yudi" <[email protected]>, "yudie PA" <[email protected]>,
>> "Joki PA" <[email protected]>, "Nandar JTI" <[email protected]>,
>> "Ndaru Nur Sigit" <[email protected]>, "Vanda Syafri" <
>> [email protected]>, "Ika Mukti S" <[email protected]>, "Mr. Yudi
>> Sableng" <[email protected]>, "Benny Widodo" <
>> [email protected]>, "Arif JTI" <[email protected]>,
>> "yuni YAI" <[email protected]>, "Ika Cinderella" <[email protected]>,
>> "Arif bola" <[email protected]>, "Poppy Tob" <[email protected]>,
>> "Mr. Robin" <[email protected]>, "My Ika" <[email protected]>, "Bayu
>> Fals" <[email protected]>, "Dani Gendut" <[email protected]>,
>> "Henny Wells" <[email protected]>, "Seta Humanika" <
>> [email protected]>, "wahyu JTI" <[email protected]
>> >
>> Tanggal: Rabu, 21 Januari, 2009, 7:52 AM
>>
>>
>>
>>  [image: onion_gifs_emoticons-19.gif image by yudie278]
>> [image: 932588.gif image by yudie278]
>> *"Apakah anda tahu hubungan antara 2 biji mata anda.*
>> *Mereka berkedip bersama,*
>> *bergerak  bersama,*
>> *menangis bersama,*
>> *melihat bersama,*
>> *tidur bersama,*
>> *malah menutup pandangan terakhirpun bersama,*
>> *Meskipun mereka tidak pernah melihat antara satu sama lain kecuali di
>> cermin.......*
>> *Itulah arti Persahabatan sesungguhnya"*
>>
>> [image: 000201BB.gif image by yudie278]
>> *Yudie*
>> PT Jaya Trade Indonesia
>> Jl. Kramat Raya No. 144
>> Jakarta Pusat 10430
>> Phone 315-9999 Ext. 131
>> Fax. 314-5888
>> Mobile 0816-1699530
>> http://profiles.friendster.com/62277053
>> http://yudie278.multiply.com/
>>
>>
>>
>> Bagaimana jika seorang perempuan memperjuangkan eksistensinya di tengah
>> budaya yang menempatkan lelaki sebagai superior?
>>
>> Hanung Bramantyo berusaha menjawabnya lewat film berjudul "Perempuan
>> Berkalung Sorban". Film yang diangkat dari novel berjudul sama karya
>> Abidah El Khalieqy berdurasi 2 jam 10 menit ini, seolah menjadi penanda
>> bagi seorang Hanung. Bahwa ia mapan mengangkat tema-tema berbalut
>> religi seperti karya sebelumnya, "Ayat-Ayat Cinta".
>>
>> Anak Kyai
>>
>> Dikisahkan, Anissa, anak seorang Kyai di sebuah pesantren di Jombang,
>> Jawa Timur, menggugat perlakuan keluarga dan lingkungannya. Ia menggugat
>> kenapa dirinya selalu dibeda-bedakan dengan lelaki. Kenapa ia tidak
>> boleh melakukan  yang boleh dilakukan lelaki? Seperti menunggang kuda
>> atau menjadi ketua kelas.
>>
>>
>>
>> Sebagai wanita ia hanya dianggap nomor dua. Keluarga dan budaya
>> pesantren yang dijalaninya menekankan bahwa tugas seorang wanita hanya
>> melayani suami dan mengurus keluarga, lain tidak.
>>
>> Anissa yang diperankan cukup berhasil oleh Revalina S Temat, terpaksa
>> harus menerima kenyataan tersebut,  tumbuh menjadi wanita yang hidup
>> dibawah bayang-bayang budaya yang mengangkat supremasi lelaki.
>>
>> Puncaknya ia dipaksa menikah oleh ayahnya, Kyai Haji Hanan (Joshua
>> Pandelaky), dengan Syamsudin (Reza Rahdian), lelaki yang tak
>> dicintainya. Padahal saat bersamaan, ia diterima di sebuah perguruan
>> tinggi di Jogya. Tapi keinginannya untuk kuliah terbentur keinginan
>> Ayahnya yang keras. Anissa pun terpaksa menikah dengan Syamsudin.
>>
>> Sebelumnya Anissa punya sahabat dekat yang tak lain pamannya sendiri,
>> Khudori (diperankan Oka Antara), tapi pamannya itu pergi belajar ke
>> Kairo. Dan selama 7 tahun Anissa hanya berhubungan lewat surat dengan
>> Khudori.
>>
>> Selama menjalani perkawinan dengan Syamsudin, Anissa tak bahagia.
>> Syamsudin adalah lelaki yang sama sekali tak mengerti perasaan
>> perempuan. Ia selalu menuntut agar dilayani kapanpun dia mau. Anissa
>> tersiksa. Tapi sebagai wanita muslim yang taat, ia berusaha melayani
>> suami sebaik mungkin. Bahkan ketika Syamsudin menikah lagi dengan
>> Kalsum  (Francine Roosenda).
>>
>> Perzinahan
>>
>> Beberapa waktu kemudian, Khudori kembali dari Kairo dan melakukan
>> pertemuan rahasia dengan Anissa di Pesantren Al Huda. Anissa menggugat
>> kepergian Khudori tujuh tahun lalu. Dia yakin tak akan menjalani hidup
>> sepahit ini jika saja Khudori tak pergi meninggalkannya dulu.
>>
>> Anissa meminta Khudori segera menikahkannya. Tapi pertemuan itu
>> diketahui Syamsudin. Mereka kemudian diusir dari Pesantren karena
>> dituduh berzinah. Karena peristiwa itu, Kyai Haji Hanan meninggal dunia.
>>
>>
>>
>> Adegan berlanjut dengan kehidupan baru Anissa di Jogya setelah bercerai.
>> Anissa meneruskan cita-citanya, yakni kuliah di Jogya. Sementara Khudori
>> entah pergi kemana. Di Jogya Anissa memulai hidup baru, ia bekerja
>> sambilan menulis cerpen.
>>
>> Suatu ketika, Khudori datang menemui Anissa ke Jogja. Pertemuan itu
>> membuat benih-benih cinta keduanya tumbuh kembali. Meski Anissa belum
>> mampu menghilangkan trauma perkawinan masa lalu, namun akhirnya Anissa
>> menerima pinangan Khudori.
>>
>> Mereka lalu kembali ke pesantren Al Huda. Selama di Pesantren, Anissa
>> perlahan-lahan menumbuhkan minat  membaca para santri perempuan. Anissa
>> kerap membagi-bagikan buku yang menurut pesantren, termasuk 'buku
>> berbahaya'.
>>
>> Tindakan ini ditentang kakak-kakak Anisa yang mengurus Pesantren
>> sepeninggal Ayahnya. Tapi Anissa keukeh, bahkan ia berniat membuat
>> perpustakaan di pesantren itu. Ditengah usahanya, Anissa lagi-lagi harus
>> menerima kenyataan pahit. Khudori meninggal dunia karena kecelakaan.
>>
>>
>> Ia lalu memutuskan kembali ke Jogya dan bekerja sebagai konsultan
>> lembaga bantuan hukum untuk kaum perempuan. 'Gairah' baru yang
>> dihembuskan Anissa di pesantren itu, ternyata menginspirasi tiga orang
>> santri wanita yang kemudian kabur dari pesantren.
>>
>> Anissa kembali ke pesantren sembari membawa tiga santri yang kabur itu.
>> Usaha dan kegigihan Anissa akhirnya berbuah. Ia berhasil membangun
>> perpustakaan di pesantren itu.
>>
>> Sinematografi
>>
>> Menurut alur cerita, film ini dapat dibagi menjadi tiga segmen, pertama
>> kehidupan awal Anissa di Pesantren. Kedua saat Anissa menikah dengan
>> Syamsudin dan ketiga saat Anissa menikah dengan Khudori dan  kembali ke
>> pesantren. Ketiga segmen cukup runtut dikemas Hanung.
>>
>> Terlepas bagaimana isi novelnya, jelas banyak unsur dramatisasi yang
>> dibuat Hanung untuk mempertegas cerita. Namun terutama di segmen kedua
>> ketika Anissa berumahtangga dengan Syamsudin, banyak adegan yang
>> sebetulnya bisa dibuang karena tak berpengaruh pada keutuhan cerita.
>>
>> Misalnya saat Kalsum dan Syamsudin sedang berhubungan suami istri dan
>> Anissa mendengar rintihan mereka dari luar kamar. Terkesan malah
>> persoalan sekslah yang menjadi pangkal persoalan rumah  tangga Anissa,
>> baik ketika menikah dengan Syamsudian hingga menikah dengan Khudori.
>>
>> Padahal jika digali lebih dalam, banyak narasi  yang bisa dikembangkan.
>> Kenapa Anissa tidak bahagia dengan Syamsudin dan tidak bisa
>> membahagiakan Khudori pada awal-awal pernikahan? Dan jawabannya menjadi
>> berkesan dangkal--jika dibanding megahnya tema--yakni ternyata soal
>> kebutuhan seks.
>>
>> Di sisi lain, pergulatan ketika Anissa bermetamorfosa menjadi wanita
>> tegar, kurang dibuat detil. Padahal ini bisa memperkuat 'roh' film ini.
>>
>> Seperti layaknya film laga dimana saat sang jagoan bangkit perlahan
>> dengan tubuh berdarah-darah--adegan itu selalu tunggu penonton--, justru
>> di film ini kondisi macam itu tak tergambar jelas.
>>
>>
>>
>> Dan sekali lagi, entah memang dari novelnya atau bukan, ada banyak
>> adegan yang bisa ditebak. Seperti saat Syamsudin memergoki Anissa dan
>> Khudori berduaan di sebuah saung, atau ketika Khudori mengucapkan kata-
>> kata terakhir sebelum kecelakaan.
>>
>> Dalam adegan kecelakaan pun, Hanung mencoba 'bermain' dengan menampilkan
>> sosok misterius yang menabrak Khudori dan akhirnya justru tak
>> dituntaskan Hanung siapa pengendara mobil itu. Hanung membiarkan
>> penonton berpikir sendiri, meski secara eksplisit ada satu adegan yang
>> mengungkapkan pelakunya.
>>
>> Terlepas dari semua itu, Hanung memang bukan sutradara kemarin sore. Ia
>> cukup apik  menjaga  'nafas' film ini sehingga penonton enggan beranjak
>> dari kursi meski durasinya cukup panjang.
>>
>> Dari segi sinematografi, kemampuan Hanung menterjemahkan novel kedalam
>> layar lebar sulit terbantahkan. Ia sama sekali tak gagap mengangkat
>> terminologi-terminologi agama, dan tanpa kuatirnya ia berkreasi dengan
>> anasir-anasir dirinya dalam memahami budaya pesantren.
>>
>> Dan memang demikianlah seharusnya, karya kreasi tak perlu memikirkan
>> batas-batas. Batas-batas itu muncul dengan sendirinya saat kita mampu
>> mempertanggungjawabkan karya kita.
>>
>>
>>
>> ------------------------------
>>  Dapatkan nama yang Anda sukai!
>> <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/>
>> Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com
>>
>>
>
>
>
> ------------------------------
>  Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
> <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/>
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan
> @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain
> >
>


-- 
lebih baik nekat ke surga dari pada terencana masuk neraka

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke