RWANDA: Terlibat Genocide Atas Suku Tutsi, Seorang Biarawati Divonis 30 Tahun 
Penjara!!??



  <http://www.alsofwah.or.id/images/bdi-1-141106.jpg> Pengadilan Rwanda 
memvonis 30 tahun penjara atas seorang biarawati Katholik bernama Theofiester 
Mocaciepepe dengan tuduhan ikut membantu kelompok bersenjata suku Houto 
membunuhi suku Tutsi di rumah sakit tempat di mana ia bekerja pada tahun 1994 
lalu, di samping sejumlah tindak kriminal pembunuhan lainnya.!? 

Seperti yang dilansir stasiun berita BBC, Jan Patiest Nedahampa, kepala 
pengadilan rakyat di kota Potary menjelaskan, biarawati tersebut telah 
mengidentifikasi sejumlah orang Tutsi di rumah sakit, lalu menyeret mereka 
keluar untuk diserahkan kepada milisi bersenjata suku Houto. 

Ketika menjelaskan kekejaman sang biarawati, Nedahampa dalam wawancaranya 
dengan kantor berita Prancis menambahkan, wanita itu sama sekali tidak punya 
rasa belas kasihan terhadap wanita-wanita hamil. Ia dengan tega membuang 
orok-orok di tong sampah.!!?? 

Hakim pengadilan itu meneruskan, "Terdakwa pernah melakukan beberapa pertemuan 
dengan milisi-milisi Houto tersebut. Bahkan salah satu perwira militer ikut 
mendampinginya ketika mengidentifikasi para calon korbannya.!!" 

Mocaciepepe dianggap sebagai biarawati pertama yang diajukan ke meja hijau 
pengadilan rakyat Rwanda karena tindak kriminal yang dilakukannya ketika 
terjadi peristiwa 'genocide' di Rwanda. 

Seperti diketahui, perang antar suku di Rwanda telah menyisakan banyak sekali 
kasus-kasus sadis dan memilukan. Sejumlah laporan menyebutkan, sekitar 800 ribu 
suku Tutsi dan Houto moderat dibunuh dalam pembantaian yang terjadi pada tahun 
1994, di antara para korban tersebut terdapat sekitar ribuan orang yang 
bersembunyi di sejumlah gereja.!!?? [Dalam gambar terlihat kuburan massal di 
Nianza, Rwanda yang ditemukan pada tahun 2004] (CARLOS the Jackal ) 




-- 
This message has been scanned for viruses and
dangerous content by MailScanner, and is
believed to be clean.

Kirim email ke