[EMAIL PROTECTED] wrote:
> saya rasa hasil experiment
> >science
> >bisa digolongkan obyektif tenimbang selebaran pemasaran)
>
> pemberitaan yg berimbang adalah tepat, tapi mungkin penghujatan, itu yg
> kurang pas. Ini hanyalah masalah bahasa saja... agar lebih beradab.
Saya rasa pada saat ini rekan-rekan menulis belum sampai taraf
"menghujat"
baru mengemukakan fakta.. misal keburukan sistem.. dari sisi teknologi
Bayangkan di media massa Amerika (sudah sampai di Malaysia).. yang
sedang ramai adalah
- Orang ramai ramai mengembalikan Windows yang sudah dibeli (Refund Day)
- Orang kecewa ketika MS tidak bisa menduplikasi video.
Saya rasa level "penghujatan" di sini belum seberapa. Masih pada level
pengemukaan fakta saja... (yang relatif sedikit sekali masih diketahui
rekan-rekan lainnya).
> komersil saja, tdk mendetail. Informasi sejaarah GUI ini baik sekali utk
> semua.
Sebetulnya ada cerita dari sisi sejarah lagi... yaitu teknologi komputer
ini bisa berkembang pesat... (komputer = PC) adalah ketika adanya
keterbukaan
yaitu ketika Apple menggunakan komponen umum, program dibuka untuk umum
di BIOS IBM PC, di Computer Homebrew Club pun mereka saling
tukar-tukaran
code..dsb
Hal ini berhenti ketika si Bill Gates, menjual Basic (yang notabene
berkembang
banyak melalui diskusi di kalangan Computer Homebrew Club), dan menulis
Open Letter to the Programmer. Yang menghentikan era "keterbukaan" ini.
Makanya si Richard Stallman jadi marah-marah dan bikin FSF.
Perkembangan Unix sendiripun dipercepat dengan adanya era
keterbukaan tadi (ada satu buku yang berisi source code yang
dikomentari)
Inilah yang disebut "peer review". Nah di Era penguasaan program
aplikasi MS inilah "mutu" aplikasi menjadi menurun.. dalam arti
- Pemanfaatan hardware menjadi kurang optimum
- Reliabilitas sitem menjadi nomor dua
- Fungsi sistem yang kurang tepat
- Bug sistem yang terlalu banyak
Hal ini cenderung disebabkan karena MS adalah market driven, yang
marketnya sendiri dibentuk melalui "janji-janji pemasaran".
> yaa si awam, yg sblnya grogi berhadapan dengan komputer karena melihat
> huruf dan perintah2 komputer yg membingungkan, skrg bisa merasa lebih
> familiar.
Saya rasa kurang tepat.. bagaimana mereka yang mengoperasikan mesin
pengisi bensin... ini tergantung pada yang namanya "komputer" komputer
bukanlah hanya PC.
> Iya, sayang sekali rekan2 mhs (dan juga kebanyakan, sekali lagi:
> "kebanyakan" org di Indonesia) yg telah melek komputer itu dulunya mulai
> dgn MS. Jgn skrg sudah jago, udah pakar, udah linuxer malah memandang MS
> sbg selalu negatif.
Lho.. bukan begitu.. itu hanya mengemukakan fakta.. artinya mereka
"sadar"
dan mengetahui hal sebenarnya... serta ingin memberi tahu. Sama seperti
saya.. melihat para mahasiswa tidak tahu apa itu "kernel"... kalau saya
terangin dikelas... paling mengantuk... lebih gampang... coba pakai
LINUX..
pasti sebentar saja udah tahu apa itu kernel...
Sebetulnya popularitas MS di Indonesia sendiri dibentuk melalui "program
bajakan".
> Yah mungkin utk masa yg akan datang, akan banyak yg berkenalan dgn dunia
> komputer mulai dgn linux--tapi jgn nanti muncul si 'bonex' (misalnya)
> giliran si Linus dipandang negatif.
Lho.. si Linus..bukan satu-satunya orang yang develop Linux.. jadi siapa
yang mau diblame... sekarang develop kernel paling besar adalah Alan
Cox.
Anda pun bisa gabung (kalau udah jago...)...kalau code kita masuk di
kernel..
ini kebanggan besar... (big prestige among real programmer).
Jadi nggak mungkin dia diblame... lha dia nggak maksa orang makai
(melalui
metoda pemasaran yang sistematis misalnya, seperti Win, orang setengan
dipaksa
selalu upgrade....Win 3.1, Win 95, Win 98, dan nanti NT). Kalau anda
tidak
suka dengan kernel standard.. ya ubah sendiri compile sendiri. Anda
tidak
suka dengan pola letak file misal daripada /usr/bin mau ditulis
/gua/pusing
ya ubah sendiri.
Sama seperti saya sekarang.. ah manual page bahasa Inggris, saya nggak
nyalahin
si Distributor, saya bikin sendiri aja, ntar tinggal di panggil pakai
SETENV
(ini mungkin dalam model Linux, ethnodiversity bisa dilakukan..). Dalam
MS
we have no chance.
>
> *utk Pak Made, saya sudah mengira apa jawaban Anda, hehehe... memang Anda
Saya cenderung memilih OS sesuai dengan hardware dan seoptimal mungkin
karena saya mulai memakai komputer dari 4 KB memorinya...8-(
Dan dari komputer yang OSnya pas-pasan... jadi performance, optimasi
adalah kunci utaman untuk critical mission, dan reliabiltiy.
IMW
* Gunadarma Mailing List --------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Berhenti : 'unsubscribe' ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]