btw, ada yang punya daftar perbandingan antara linux dg MS nggak ?

Maksud saya, kalo emang mau mengemukakan fakta, buat aja daftar perbandingannya.
Dengan begitu, semua jadi tahu, dan nggak perlu ditambahin komentar2x seperti ini :

      >Mikrosop kena tuntut lagi... hehehe, nyolong ide?
      >Kerjaan sehari-hari si Gates itu sih... :)

yang mungkin agak kurang mengenakkan (mungkin ini yg dimaksud bpk. rasananas sbg 
kurang beradab).

Atau kalo mau lebih objektip lagi, buat aja daftar kekurangan dan kelebihan MS dan 
linux.

Setiap manusia pasti punya kekurangan dan kelebihan. Jadi kita jangan menutup mata 
atas kelebihan dan kekurangan seseorang. Insya Allah aman dari dosa cela-mencela :-)

wassalam.
xan.
On 2/5/99, at 10:26 AM, I Made Wiryana wrote: 

>[EMAIL PROTECTED] wrote:
>> saya rasa hasil experiment
>> >science
>> >bisa digolongkan obyektif tenimbang selebaran pemasaran)
>> 
>> pemberitaan yg berimbang adalah tepat, tapi mungkin penghujatan, itu yg
>> kurang pas. Ini hanyalah masalah bahasa saja... agar lebih beradab.
>
>Saya rasa pada saat ini rekan-rekan menulis belum sampai taraf
>"menghujat"
>baru mengemukakan fakta.. misal keburukan sistem.. dari sisi teknologi
>
>Bayangkan di media massa Amerika (sudah sampai di Malaysia).. yang
>sedang ramai adalah
>- Orang ramai ramai mengembalikan Windows yang sudah dibeli (Refund Day)
>- Orang kecewa ketika MS tidak bisa menduplikasi video.
>
>Saya rasa level "penghujatan" di sini belum seberapa.  Masih pada level
>pengemukaan fakta saja... (yang relatif sedikit sekali masih diketahui
>rekan-rekan lainnya).
>
>> komersil saja, tdk mendetail. Informasi sejaarah GUI ini baik sekali utk
>> semua.
>
>Sebetulnya ada cerita dari sisi sejarah lagi... yaitu teknologi komputer
>ini bisa berkembang pesat... (komputer = PC) adalah ketika adanya
>keterbukaan
>yaitu ketika Apple menggunakan komponen umum, program dibuka untuk umum
>di BIOS IBM PC, di Computer Homebrew Club pun mereka saling
>tukar-tukaran
>code..dsb
>
>Hal ini berhenti ketika si Bill Gates, menjual Basic (yang notabene
>berkembang
>banyak melalui diskusi di kalangan Computer Homebrew Club), dan menulis 
>Open Letter to the Programmer.  Yang menghentikan era "keterbukaan" ini.
>Makanya si Richard Stallman jadi marah-marah dan bikin FSF.
>
>Perkembangan Unix sendiripun dipercepat dengan adanya era
>keterbukaan tadi (ada satu buku yang berisi source code yang
>dikomentari)
>
>Inilah yang disebut "peer review".  Nah di Era penguasaan program
>aplikasi MS inilah "mutu" aplikasi menjadi menurun.. dalam arti
>- Pemanfaatan hardware menjadi kurang optimum
>- Reliabilitas sitem menjadi nomor dua
>- Fungsi sistem yang kurang tepat
>- Bug sistem yang terlalu banyak
>
>Hal ini cenderung disebabkan karena MS adalah market driven, yang
>marketnya sendiri dibentuk melalui "janji-janji pemasaran".
> 
>> yaa si awam, yg sblnya grogi berhadapan dengan komputer karena melihat
>> huruf dan perintah2 komputer yg membingungkan, skrg bisa merasa lebih
>> familiar.
>
>Saya rasa kurang tepat.. bagaimana mereka yang mengoperasikan mesin
>pengisi bensin... ini tergantung pada yang namanya "komputer" komputer
>bukanlah hanya PC.
>
>> Iya, sayang sekali rekan2 mhs (dan juga kebanyakan, sekali lagi:
>> "kebanyakan" org di Indonesia) yg telah melek komputer itu dulunya mulai
>> dgn MS. Jgn skrg sudah jago, udah pakar, udah linuxer malah memandang MS
>> sbg selalu negatif.
>
>Lho.. bukan begitu.. itu hanya mengemukakan fakta.. artinya mereka
>"sadar"
>dan mengetahui hal sebenarnya... serta ingin memberi tahu.  Sama seperti
>saya.. melihat para mahasiswa tidak tahu apa itu "kernel"... kalau saya
>terangin dikelas... paling mengantuk... lebih gampang... coba pakai
>LINUX..
>pasti sebentar saja udah tahu apa itu kernel...
>
>Sebetulnya popularitas MS di Indonesia sendiri dibentuk melalui "program
>bajakan".
>
>> Yah mungkin utk masa yg akan datang, akan banyak yg berkenalan dgn dunia
>> komputer mulai dgn linux--tapi jgn nanti muncul si 'bonex' (misalnya)
>> giliran si Linus dipandang negatif.
>
>Lho.. si Linus..bukan satu-satunya orang yang develop Linux.. jadi siapa
>yang mau diblame... sekarang develop kernel paling besar adalah Alan
>Cox.
>Anda pun bisa gabung (kalau udah jago...)...kalau code kita masuk di
>kernel..
>ini kebanggan besar... (big prestige among real programmer).
>
>Jadi nggak mungkin dia diblame...  lha dia nggak maksa orang makai
>(melalui
>metoda pemasaran yang sistematis misalnya, seperti Win, orang setengan
>dipaksa
>selalu upgrade....Win 3.1, Win 95, Win 98, dan nanti NT).  Kalau anda
>tidak
>suka dengan kernel standard.. ya ubah sendiri compile sendiri.  Anda
>tidak
>suka dengan pola letak file misal daripada /usr/bin mau ditulis
>/gua/pusing
>ya ubah sendiri.
>
>Sama seperti saya sekarang.. ah manual page bahasa Inggris, saya nggak
>nyalahin
>si Distributor, saya bikin sendiri aja, ntar tinggal di panggil pakai
>SETENV
>(ini mungkin dalam model Linux, ethnodiversity bisa dilakukan..).  Dalam
>MS
>we have no chance.
>
>> 
>> *utk Pak Made, saya sudah mengira apa jawaban Anda, hehehe... memang Anda
>
>Saya cenderung memilih OS sesuai dengan hardware dan seoptimal mungkin
>karena saya mulai  memakai komputer dari 4 KB memorinya...8-(
>
>Dan dari komputer yang OSnya pas-pasan... jadi performance, optimasi
>adalah kunci utaman untuk critical mission, dan reliabiltiy.
>
>IMW
>* Gunadarma Mailing List --------------------------------------
>* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
>* Berhenti     : 'unsubscribe' ke [EMAIL PROTECTED]
>* Administrator: [EMAIL PROTECTED]
* Gunadarma Mailing List --------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Berhenti     : 'unsubscribe' ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke