At 11:43 AM 2/5/99 +0700, Agung Nugroho wrote:

  (...cut!...)

>JAKARTA (Media): Terhitung 1 Februari 1999, Telkom menerapkan metode baru 
>penghitungan tarif
>telepon lokal berdasarkan satuan detik, untuk percakapan berjarak di atas 30 
>km. Jika Anda
>menelepon dari Bumi Serpong Damai (BSD)ke Ancol yang berjarak 31,3 km pada 
>pukul 08:00-18:00,
>misalnya, tarifnya Rp 180 per 7 detik atau Rp 1.543 per menit, meskipun 
>dalam kode area yang sama
>seperti di Jabotabek yang kodenya 021.

  (...cut!...)

 Kalo gitu brarti sekarang lebih murah telpon lokal via handphone kali ya? Coba
 itung2x, dari Serpong ke Ancol Rp.1.543 / menit. Sedangkan kalo pake Mentari
 dari Satelindo Rp. 479 / menit (jam sibuk). Nah lho.. gimana nih ?? Itupun
belum
 termasuk PPN 10%?? Am i missed something?? Kan selama nomer PSTN masih 
 021 (prefix); biarpun diujung langit masih tetep dianggap lokal kan? Bukan
SLJJ?
 Kalo ternyata perhitungan diatas bener, kayaknya setiap orang yg tinggal di
 Botabek musti beli handphone + prepaid card. Supaya lebih murah 68,96% ...
 (buat perhitungan pake Pre-paid card dari Satelindo).

 koq kayaknya nggak mungkin TELKOM narok harga segitu ya? Maksudnya bedanya
 sampe diatas 50% itu lho .. ?? Tell me if i'm wrong, please..  :)

 Hehehe, coba2x deh ke http://www.telkom.net.id/guestbook.html ... disitu
 udah penuh ama makian/cacian ke Telkom...  :)

Wassalam,
---------
[EMAIL PROTECTED]
http://www.garudahotel.com/gerry
* Gunadarma Mailing List --------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Berhenti     : 'unsubscribe' ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke