Rizal Muska wrote:
>
> Iya tuh mas, mana sekarang kan mahal. BTW saya dulu beli lho mulai dari
> versi 2.0 sampai Warpnya.
> Harganya lumayan deh 99.000 waktu itu kalo enggak salah. Belon ada tuh CD
> bajakan, masih pake disket malah.
Di sini OS/2 masih berjaya terutama di Bank.. (sebab tahu sendiri orang
Jerman kalau milih bareng nggak dilihat "ganjennya" tapi fungsinya).
Issue yang saya denger banyak orang "mengajak" IBM ngerelease source
code
nya OS/2. Bayangkan kalau OS/2 bisa jadi open Source bisa ramai pasar
Sistem Operasi.. konsumen yang diuntungkan...
Salah satu "reinkarnasi ide" OS/2 adalah ideanya diambil untuk VMware..
(dengan
virtual machine mechanismnya)... saya belum coba karena belum dijual
di pasaran, baru direlease sekitar 4 hari yang lalu.
> Setuju. O/S 2 itu real OS (built from the scracth utk IBM P/S 2), unlike
> Windows yg masih tergantung dgn DOS.
> Malahan menurut saya (mungkin ini subjektif :)) Windows session nya O/S 2
> masih jauh lebih stabil dibandingkan dgn WIndows sendiri, kenapa ya mas ?
> mungkin karena protected mode nya yg lebih Ok ?
Betul.. kita sendiri pernah uji coba.. dg Win sessionnya ternyata lebih
cepat dan lebih Stabil daripada tuh program dijalanin di Windows.. (ini
karena optimasi OS/2 tetapi untuk mempercepat jalannya proses
Win95 melakukan suatu trick "yang tidak aman" yaitu mengurangi
proses pengujian proteksi, artinya program harus "sadar" tidak melewati
RING 0.
Cara ini diambil biar Win95 bisa jalan lebih kenceng dan dan "seakan
akan lebih baik". Tapi kalau kita gali ke jeroannya. kita bisa bilang
"SIALAN"... ini sih bisa bikin program crash atau data hilang...
Justru itu setelah ngegali OSnya lebih dalam saya jadi "ngeri-ngeri
sedap"
dengan Windows 95/98.
(kalau masih inget kuliah saya ada perbandingan pola proteksi Win 3.1,
OS/2
dan Win NT).
> Satu lagi, probing hardwarenya O/S 2 tapi agak picky. Jangan harap memori
> jelek bisa melalui screening.
> Untungnya adalah kalo emang hardware problem ketauan dari awal.
Ini adalah perbedaan "konsep" reliabilitas. Artinya.. "diberikan janji
di muka" tapi tidak ditepati.. he..he kustomer di biarkan happy dan
berfikir tidak ada problem dg memori, ternyata setelah dipakai "crash"
dan menghilangkan data... 8-(
>
> HP UX 9.00 emang belon Y2K complaint, tapi 10.20 ke atas udah dgn patch.
Untuk UNIX sebetulnya mudah mengecheck Y2K (apalagi yang source codenya
ada, tinggal bongkar /usr/src/time.c he..he.heh)
> Bener Mas. Solid banget chainnya. Kayaknya LiNUX juga bisa tuh.
> Developer (banyak man)-Publisher (LINUXworld misalnya)-USer Group-University
> (Gunadarma ?).
> Khusus utk University kapan MAs MAde mau ngusulin LINUX jadi model OS di
> mata kuliah OS ?
Jangan khawatir sedang negoisasi.. artinya kita siap-siap ke arah sana..
(kalau bisa digabung dengan Linux-OSKit..). Semuanya sedang
dipersiapkan,
Gunadarma khan juga melihat trend masa depan.he..he.he.. (kalau nggak
mana
boleh saya ngumpulin staff/dosen buat ngebantuin translation
project..he.he.he)
> mahasiswa misalnya utk optimisasi, sekalian praktek low level programming.
> Bahas juga mungkin model business yg mungkin.
Ambisi saya malah "semua praktikum" based on Linux, artinya dijalankan
pakai
mesin LINUX. Jadi kita benar-benar menggunakan LINUX dan mahasiswa
bener-bener
"menggauli" *Nix tiap hari. Maunya sih bikin materi OS yang
kutak-katik
kernel (gimana ngerubah schedling process, ngerubah queueu, ngerubah
proses
migration strategy)..dll
Idea banyak.. tapi kalau saya sendirian nggak dibantu assisten.. ya
sulit (dan lagi
saya bukan di Lab TI..he.h.eh). Jaman saya di Lab TK, banyak asisten
yang
membantuin development.
> Sorry kalau dianggap menghayal jangan marah ye ..:)
Betul,.. bisa LINUX --> bisa UNIX ---> banyak dicari-...8-)
> SAya pengen nih ngebahas model bisnis yang terbuka dgn LINUX sama
> temen-temen di milis.
> Termasuk misi there is LINUX for everyone. LINUX bukan hanya good for
> developer misalnya, tapi juga buat mahasiswa non teknis . Saya rasa bikin
Betul.. memang Linux bisa untuk siapa saja.. saya bahkan menginstall
LINUX
untuk anak SD klas 1 (apa kurang "user friendly ????"). Gara-garanya
si bapak "keracunan" nggak mau lagi pakai program bajakan (kayak si
Poshi
di cerita Pandu aja...). Jadi si anak diwajibkan juga pakai LINUX..
walau masih klas 1 SD. Jadi memang Linux bisa buat "orang biasa".
Tinggal kita mau nggak kesempatan ini dimanfaatkan atau dibiarkan
lewat begitu saja...?????
> Tapi ada satu lagi yg menggelitik saya, banyakan mana org yg tau Porsche
> sama Kijang di Indonesia ? PR tuh :)
>
Masalahnya.. Kijang punya divisi Marketing dg dana besar, sedangkan
Porsche
di Indonesia aja perwakilannya "masih nebeng"..he.h.hhe.
IMW
* Gunadarma Mailing List --------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Berhenti : 'unsubscribe' ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]